Terpaksa Menjadi Istri Kedua

Terpaksa Menjadi Istri Kedua
Dinner romantis


__ADS_3

Arif sengaja membawa Bila untuk makan di sebuah tempat yang sangat bagus dan juga romantis sekali.candle light dinner untuk pertama kali nya bagi mereka berdua sengaja di pilih Arif di sebuah hotel bintang 5, Pemandangan indah terhampar luas di depan mata mereka berdua.kedua pasangan ini tengah berada di puncak hotel yang terletak di pusat ibu kota.


Hotel ini menyuguhkan pemandangan yang tidak akan pernah bisa di lupakan oleh Bila.


"Mas! Ini bagus sekali." ucap Bila sambil mengedarkan pandangannya ke segala arah.


Kilauan lampu penerangan dari rumah penduduk setempat semakin menambah kesan indah , di tambah lagi dengan hamparan danau buatan yang semakin mempercantik pemandangan dari lantai 30 hotel ini.


"Kamu suka sayang?" tanya Arif yang sudah mendekap mesra pinggang ramping milik istri nya dari belakang.


Dengan sangat cepat, Bila langsung mengangguk kan kepala nya.lalu memutar kan badan nya agar bisa berhadapan dengan sang suami.


" Suka Mas,ini bagus sekali! Aku baru pertama kali naik ke atas gedung seperti ini.pemandangan nya juga bagus." jawab Bila menatap teduh wajah pria yang sudah memberikan nya kebahagiaan.


Walaupun masih dalam hitungan hari, tetapi Bila sangat mensyukuri atas perubahan sikap dari sang suami.


" Aku janji! akan sering-sering mengajak Kamu makan di tempat seperti ini.untuk sekarang kita makan nya berdua dulu,nanti baru bertiga atau berempat dengan calon buah hati kita?"ujar Arif sambil tersenyum hangat kepada wanita yang mampu menggetarkan hati nya.pengkhianatan yang di lakukan oleh Naima sama sekali tidak membekas di hati Arif,dia bahkan tidak seperti orang yang sedang patah hati.dia tetap tertawa dan bahagia menjalani hidup nya.sudah sejak jauh- jauh hari dia merasakan perasaan nya mulai memudar kepada Naima.dan untuk saat ini nama Nabila lah yang menduduki posisi paling tinggi di dalam dada nya.


Mata Bila langsung membulat ketika mendengar kata buah hati dari mulut suami nya.Bila tidak pernah membayangkan jika Arif akan sudi mempunyai anak dari rahim nya yang notabene nya hanyalah wanita biasa dan bukan dari kalangan sosialita.


"Memang nya Kamu ngga malu punya anak dari rahim wanita seperti Aku?" tanya Bila lirih.


" Hey! Kamu ngomong apa sih sayang? Memang nya kenapa?" tanya Arif balik.

__ADS_1


Di antara mereka berdua ada beberapa pelayan yang sudah bersiap menjamu acara makan malam romantis ini.


Kehadiran pelayanan ini tidak menyulutkan aksi romantis yang tengah berlangsung dramatis setelah pertanyaan aneh keluar dari bibir chery Bila.


"Tatap mata Aku sayang! Kamu itu wanita terspesial salam hidup ku saat ini, Kamu wanita yang baik-baik, Kamu istri yang patuh,lantas kenapa Aku harus malu?" tanya Arif yang sama sekali tidak berniat melepas belitan tangan kekar nya melingkar sempurna di pinggang Bila.


" Aku ..Aku hanya merasa tidak pantas saja mendapatkan ini semua,disini posisi Aku hanyalah istri kedua dan hanya sebatas pengganti.apalagi kita menikah tanpa ada perasaan yang mendukung penuh.Aku cukup sadar diri akan latar belakang kehidupan Aku." jawab Bila sambil menggigit bibir bawahnya.


" Jangan bicara seperti ini lagi sayang, sekarang Kamu adalah wanita satu-satu nya yang ada di dalam hidup ku, Aku tidak berniat berpoligami atau pun membagi hati ini.Aku terpaksa menjadi kan Kamu istri kedua atas permintaan Mama sama Papa,memang saat itu belum ada rasa cinta di antara kita.Kamu tau sayang? Sejak awal pertama melihat wajah mu , Aku sudah mulai menaruh setitik rasa di hati ini,hingga lambat laun perasaan ini semakin terasa dan semakin besar untuk Kamu.jangan minder lagi, Aku sangat menyayangimu dan juga mencintai Kamu.maaf kan Aku yang selama ini telah menyakiti dan mengacuhkan keberadaan mu.itu semua hanya karena Aku terlalu egois." ujar Arif dengan wajah serius nya.malam ini pria ini benar-benar menyatakan perasaan nya kepada sang istri yang dulu dia nikahi hanya berstatus sebagai istri kedua.


" Kamu serius Mas? Bukan karena pengkhianatan yang di lakukan oleh istri pertama Kamu itu kan?" tanya Bila yang masih bingung antara harus bahagia atau sedih.


Kata cinta dan sayang ini sudah sangat dia tunggu-tunggu keluar dari mulut suami nya.entah Kenapa pengakuan cinta ini sangat berarti sekali bagi Bila yang baru mengenal kata cinta.


" Hanya kamu lah istri ku satu-satunya." imbuh nya lagi langsung mengecup dan bahkan ******* habis bibir chery yang sejak tadi membuat hasrat kelelakian nya membuncah tinggi.


" Ya Tuhan.....Ini benaran?" gumam Bila sambil mencubit gemas pipi nya yang sedang memakai blush-on tipis.


" Aw... Sakit! Itu berarti nyata." ujar nya lagi seperti orang linglung.


" Ini nyata sayang! Kamu tidak perlu menyakiti diri mu seperti ini." sahut Arif yang tidak habis pikir melihat tingkah gemas dari Bila.


" Mulai saat ini, Kamu adalah milikku seutuhnya, begitu juga dengan Aku... Yang sudah menjadi milik mu seutuhnya.kita jalani rumah tangga ini dengan sebaik mungkin.Kamu mau kan mengandung anak dari pria seperti suami mu ini? Hm?" tanya Arif sambil menggesek-gesekkan hidup mancung nya kepada hidung Bila yang juga sedikit mancung.

__ADS_1


" Iya..Aku mau Mas." jawab Bila sambil mengangguk gugup.


" Terimakasih sayang." ucap Arif yang kembali menyatukan bibir nya dengan Bibir Bila.


Ciuman ini semakin lama semakin dalam dan semakin menuntut juga.Arif yang sadar jika mereka masih berada di atas puncak hotel segera menyudahi ciuman hangat ini saat melihat wajah Bila sudah memerah dengan deruan nafas yang tidak terkendali kan lagi.


" Mas! Malu."ucap Bila pelan sambil menyembunyikan wajah nya di dada sang suami.


" Kenapa mesti malu lagi sih sayang? Ini hal yang wajar.sekarang lebih baik kita segera makan malam.sebelum angin nya lebih kuat lagi menerpa tubuh kita.dan Aku semakin tidak kuat lagi menahan sesak ini." jawab Arif langsung menggandeng mesra Bila menuju meja makan yang di hiasi lilin kecil yang sedang menyala di atas nya.


" Ular piton nya selalu saja beraksi, padahal kita hanya berciuman saja, tetapi ini barang cepat sekali bangun nya." sambung Arif lagi sambil berbisik di telinga Bila.


" Jangan macam-macam Mas,ini di tempat terbuka.Aku ngga mau harus mengalami kebas lagi! Cukup sekali dan tidak akan mau lagi." tolak Bila langsung menjaga jarak aman dari Suami nya yang rada-rada miring dalam hal kelelakian.


"Jangan khawatir sayang,turun 3 menit ,maka kita akan sampai di sebuah ruangan hotel.kita bisa menghabiskan malam panjang di sini,tapi sayang nya tamu itu belum pulang - pulang juga! Kapan sih dia pergi nya?" tanya Arif sedikit kecewa.


" Mungkin besok! Soalnya tadi pas Aku mau bersih-bersih, cairan nya sudah tidak keluar lagi ." jawab Bila jujur, tidak mungkin dia terus menutup dirinya, sementara sang suami terus meminta jatah nya.


" Baiklah... Persiapkan dirimu untuk besok malam sayang.malam ini kita akan mulai menginap di sini sampai dua hari berikutnya." ujar Arif dengan wajah devil nya.


Sebuah rencana licik muncul di dalam benak nya saat ini.dia tidak akan membiarkan istri nya lolos lagi dari terkaman buas ular piton raksasa nya.


" Sabar ya Piton! Besok Kamu akan bertemu sarang basah yang begitu indah nya." gumam Arif dalam hati nya.

__ADS_1


Jangan Lupa Like, Vote dan Komen ya guys...😍🥰😍🥰


__ADS_2