
" Kamu itu punya telinga apa tidak sih? Kenapa masih saja tetap memakai baju murahan ini!" bentak Reno dengan wajah murka nya.
" Gara -gara ulah Kamu ini! Aku kembali di tegur sama Tuan muda,mau Kamu apa sih? Hah?" hardik Reno begitu kasar nya.dia sudah lelah dalam hal menasehati wanita genit ini,tapi nyata nya wanita ini selalu saja percaya diri menampilkan lekuk tubuh nya.
" Apa salah nya sih,pakai baju seperti ini!Baju yang Aku pakai ini merupakan model terbaru! Bukan sembarangan baju." balas nya tidak mau kalah.sedikitpun wanita ini tidak merasa getir di tatap tajam sama Reno.
" Kamu masih nanya apa salah nya? Sana beli kaca yang lebih besar lagi! Ini bukan tempat dugem atau pantai yang bisa Kamu jadikan tempat ajang pamer belahan dada,ini itu kantor tempat orang mencari uang untuk menafkahi keluarga nya.kalau Kamu masih tetap mau pakai baju mu itu? Silahkan angkat kaki dari sini,karena Aku sudah lelah kena omelan Tuan muda, gara-gara Kamu yang tidak tahu diri." ujar Reno tegas lalu pergi meninggalkan Naura yang terus mencak-mencak.
" Kurang ajar Kamu! Emang nya Kamu siapa, berani-berani nya ngatur hidup Aku."
" Suka-suka Aku dong,kalau sampai Aku berhasil mendapatkan hati Tuan muda! Kamu adalah orang pertama yang akan Aku tendang dari perusahaan ini." batin nya tidak berhenti menatap ke arah ruangan Reno yang sudah tertutup rapat.
Di dalam ruangan nya Arif kembali melanjutkan segudang pekerjaan, berharap bisa selesai lebih cepat dari perkiraan nya.satu persatu berkas yang ada di atas meja mulai di baca dan dia pahami,lalu setelah merasa sesuai dengan harapan nya baru lah dia membubuhi tanda tangan nya.
Sampai jam sebelas siang ini, Arif masih betah saja membaca berkas nya.dia sama sekali tidak mau membuang waktu nya secara percuma.sang bidadari hati nya sudah menunggu kepulangan nya di dalam rumah.
" Aduh! Kenapa Aku selalu saja kangen sama Bila ya! Wajah manis nya selalu saja menghantui pikiran ku."
" Lama-lama Aku bisa gila kalau terlalu lama berjauhan dengan dia." batin nya lalu mengambil ponsel canggih nya lalu mencari nomer sang istri dan bergegas melakukan panggilan video.
Bila yang kebetulan sedang berbaring di atas kasur langsung duduk saat mendengar suara ponsel nya berbunyi.
" Mas Arif!" gumam nya lalu menggeser kan tombol hijau yang menyala di ponsel nya.
" Assalamualaikum Mas." sapa Bila dengan wajah bantal nya.
__ADS_1
" Wa alaikum salam sayang." jawab Arif sumringah.
" Kamu baru bangun tidur?" tanya Arif saat melihat wajah istri nya masih sembab tanpa menggunakan kain penutup kepala.
" Iya..Aku ngantuk banget,ini semua gara-gara Mas." jawab Bila langsung melempar bola panas kepada suami nya.
" Jangan cemberut seperti itu! Nanti pawang Kamu marah loh karena tau Aku ngapa-ngapain Kamu."ucap Arif tersenyum tipis.
"Biarin aja! Biar di kasih tembakan air mata lagi sama Mama." jawab Bila mencebikkan bibir nya.
" Lah! Orang Kamu juga menikmati nya,jangan kesal begitu,nanti malam kita tambah lagi ronde nya,kapan perlu kita main nya sampai pagi hari,gimana?" goda Arif sambil menatap devil ke arah istri nya.
Bila yang kehabisan kata-kata untuk menjawab kejahilan suami nya hanya melirik saja ke arah ponsel nya.sedangkan orang yang di tatap menampilkan wajah berbinar bahagia.
" Sayang! Kangen." ucap Arif dengan nada manja nya.tingkah bucin Arif benar-benar di luar dugaan.
" Nggak bisa sekarang sayang! Kerjaan Aku lagi banyak banget sebentar lagi mau ada meeting,kayak nya hari ini Aku pulang telat deh.Kamu nggak papa kan tinggal sendirian?" tanya Arif seolah-olah Bila tidak terbiasa dengan suasana sepi rumah ini.
"Ya nggak papa,biasa nya juga seperti ini.Mas jangan lupa makan dan minum yang secukupnya." balas Bila mengingat kan.punya suami super sibuk harus membuat Bila pandai mengatur emosi dan juga kesabaran nya.
" Iya sayang,akan Aku ingat pesan Kamu! Gimana kalau Kamu aja yang datang ke kantor sayang? Aku lemes banget kalau nggak lihat wajah Kamu." tutur Arif tidak kehabisan akal mencari cara agar dia bisa berdekatan dengan istri nya.wangi aroma tubuh Bila benar-benar memabukkan untuk pria dingin ini.
" Apa-apaan sih Mas!Kayak anak kecil saja deh!Sejak kapan Aku punya suami lebay kayak gini? Heran deh,orang dingin nya kayak beruang kutub kok bisa lebay juga ya." ucap Bila lirih langsung membuat Arif terpingkal-pingkal di buat nya.
" Lebay Aku ini hanya untuk Kamu seorang sayang,kalau sama yang lain ,Aku nggak akan mau." jawab Arif.
__ADS_1
" Ya terserah Kamu saja lah Mas,awas saja kalau sampai Aku tahu Kamu berani lebay sama wanita lain,Aku pasti kan ular piton mu itu tidak akan bisa berdiri lagi setelah itu." ancam Bila sungguh sangat menakutkan.
" Ya elah sayang,nggak percayaan amat sama suami.Kamu jadi kan datang ke sini?"tanya Arif pura-pura memastikan.
" Nggak! Aku masih capek! Nanti kalau Aku kesana yang ada Aku malah di garap lagi sama Kamu yang mesum nya tingkat ibu kota." ujar Bila santai, sedang kan tubuh dan raga nya masih betah bermalas-malasan di atas ranjang nya.
" Kangen sayang! Aku nggak bisa konsentrasi kerja."
" Ya sudah sini pulang aja! Aku capek ,mau tidur lagi.sana kerja lagi,katanya lagi sibuk banget."
" Ya udah deh,tapi malam tungguin Aku pulang ya? Jangan tidur duluan.Aku mau minta double ya." ucap Arif lalu mengecup dari jauh pipi Bila.
" Issh mesum banget deh." Bila lalu memutuskan sambungan telepon nya setelah mengucapkan salam dan kembali masuk ke alam mimpi nya.
Reno yang sejak tadi sudah berdiri di depan meja nya hanya bisa mencebik kesal melihat tingkah Tuan muda nya.sudah setengah jam lebih dia menunggu tetapi pria yang berada di depan nya malah asyik mengobrol mesra-mesraan dengan istri nya.
" Maaf Tuan,semua nya sudah siap di ruang meeting." ujar Reno mengingat kan kembali.
" Sekarang?" tanya Arif tidak yakin.pasal nya dia masih memiliki banyak pekerjaan penting, tetapi harus terganggu dengan jam meeting yang datang begitu cepat.
" Iya Tuan,ini sudah sesuai dengan jadwal yang kita sepakati kemarin." jawab Reno pelan tapi cukup mempan untuk menyadarkan Arif.
" Baiklah... Padahal pekerjaan Aku masih banyak sekali." gumam nya lirih lalu berdiri untuk bersiap-siap menuju ruang meeting.
" Gimana mau selesai itu pekerjaan! Orang bucin begini,tiap menit selalu saja menelpon istri nya, padahal kan masih bisa bertemu kalau sampai di rumah nanti.mau Aku tegur takut ngamuk.nelpon nya nggak pernah bisa sebentar, sampai habis waktu dua jam." umpat Reno menyindir Tuan muda nya yang suka lupa waktu kalau sudah menyangkut istri tercinta nya.
__ADS_1
Jangan lupa Like, Vote dan Komen ya guys 🥰🥰🥰😍