
" Ada apa Mas? Kenapa kamu tiba-tiba tertawa seperti itu?" tanya Bila yang merasa heran melihat mood suami nya cepat sekali berubah, padahal baru saja dia mencak-mencak gara merasa terganggu oleh suara telepon, sekarang malah keasyikan memainkan gawai canggih itu.
" Nggak ada apa-apa sayang, tunggu sebentar ya." jawab Arif lembut sambil membelai mesra pipi Bila.
Sambil menunggu suami nya selesai,Bila juga memilih bermain ponsel dengan bertumpu kepada bantal yang sudah dia susun tinggi.
Nabila tercengang melihat ada pesan masuk yang datang dari grup yang dia sendiri tidak tau grup apa itu.
" Siapa yang menambah kan Aku ke dalam grup ini?" batin Bila terus membaca dan melihat - lihat siapa saja penghuni grup yang di beri nama " Putih abu-abu."
" Munaroh,Bunga ,Citra, Lestari..."
" Ternyata semua teman -teman Aku juga udah ikut gabung?" imbuh nya sambil mengangguk kan kepala.
Bila pun mulai mengetik pesan untuk membuka obrolan bersama teman masa sekolah nya dulu.
" Halo apa kabar kalian semua nya." sapa Bila yang masih canggung.
Tanpa Bila duga ternyata pesan yang dia kirim langsung mendapat kan tanggapan dari teman-teman nya yang lain.
" Bila...."
" Bila..."
" Kangen Kamu...Kuliah dimana beb?"
" Aku di jakarta, kebetulan ngga lanjut kuliah tari."
" Aku sama Bunga juga di jakarta Bil, kapan-kapan kita ketemuan ya.udah kangen banget sama wajah cantik Kamu!"
" Boleh, kabari aja kapan kalian bisa."
" Aku juga ikut gabung dong,Aku juga kangen sama ibu peri nya Aku."
Lagi-lagi Bila di buat tercengang dengan apa yang dia lihat,Bila sengaja membuka kontak yang mengirim pesan terakhir dan menatap jeli foto yang menjadi profil aplikasi hijau itu.
" Hino." batin Bila ,nama ini cukup membuat jantung Bila terasa berdesir mengingat kebersamaan mereka dulu.
Hino adalah murid yang bandel,suka bolos sekolah, selalu bikin onar dan suka tawuran.tetapi jika di nasehati oleh Bila,si manusia amburadul ini langsung nurut dan patuh.Bila juga sering membantu Hino belajar dan mengerjakan tugas rumah nya.panggilan Ibu peri ini khusus Hino berikan kepada Bila yang telah menyelamatkan hidup nya.
Kedua orang tua Hino bahkan sangat berterima kasih kepada Bila dan sudah menganggap Bila sebagai anak mereka sendiri.satu minggu sekali Hino selalu mengajak Bila main ke rumah nya,selain karena permintaan sang ibu,Hino juga sudah mulai memiliki rasa suka dan sayang kepada Bila.namun karena masih begitu polos dan tidak pernah dekat dengan pria manapun,Bila tidak pernah merespon apa yang Hino lakukan untuk nya.Bila pun tidak terlalu mengerti dengan isi hatinya.
__ADS_1
" Ibu peri! Jangan kabur dulu"
"Bila...Di cariin tuh sama ayang mbeb mu"
" Hahaha..."
"Iya ada apa?" balas Bila.
" Kamu lagi ngapain ibu peri?"
" Lagi mau...."
Belum sempat Bila melanjutkan pesan nya tidak sengaja jari jempol nya malah sudah memencet tanda kirim.bertepatan dengan itu Arif pun telah mendarat kan tubuh nya di samping Bila.
" Habis balas pesan dari siapa sayang?" tanya Arif dengan merangkul sang istri serta merebahkan kepala Bila di dada nya yang bidang.
" Teman sekolah Aku waktu SMA Mas." jawab Bila jujur lalu menyimpan kembali ponsel nya di atas meja nakas.
" Ternyata Kamu punya teman juga ya? Walaupun cuek dan ketus seperti ini."goda Arif sambil menyentil ujung hidung Bila menggunakan jari telunjuk nya.
" Ya punya dong Mas,memang nya Aku apaan? Sampai-sampai ngga punya temen segala."Jawab Bila kesal dan memilih melingkar kan tangan nya di pinggang Arif.entah sejak kapan Bila merasa senyaman ini berada di dalam rangkulan suami nya.
Arif pun tertawa kecil mendengar jawaban yang keluar dari mulut Bila.
" Mas! Mbak Naima apa kabar ya?" pertanyaan itu lolos begitu saja dari mulut Bila, walaupun belum pernah bertemu langsung dengan mantan madu nya,Bila merasa penasaran dan sekaligus merasa bersalah kepada dia.
" Kenapa Kamu tiba-tiba menanyakan dia sama Mas?" Arif membalas tatapan Bila sangat lekat, sedang kan satu tangan nya sibuk membelai apa yang bisa dia belai.
" Kira-kira dia semarah apa ya kalau sampai tahu Kamu sudah menikah lagi dengan wanita kampungan seperti Aku?"
" Jangan membahas dia lagi sayang,Aku ngga suka! Antara Aku dan dia sudah tidak ada hubungan lagi.semua nya sudah selesai dan berakhir."
Cup.
" Hanya Kamu wanita spesial dan calon ibu dari anak-anak ku kelak."Arif menatap lekat wajah Bila dan menghujani nya dengan ciuman yang bertubi-tubi.
Cup.
Cup.
Cup.
__ADS_1
Cup.
"Mas!" Bila langsung menyembunyikan wajah nya ke dalam dada Arif.namun Arif dengan sengaja menggeser tubuh nya dan berhasil mencium kembali bibir yang semanis madu itu.
" Mas! Ja..."
Bila tidak lagi melanjutkan ucapan nya karena Arif sudah ******* rakus bibir nya dengan sangat sempurna.Arif sengaja menekan tengkuk Bila untuk memperdalam ciuman panas mereka, Arif mengunci habis pergerakan Bila sampai tidak bisa melawan untuk menghindari aksi gila nya.
Bila langsung memejamkan mata nya dan ikut menikmati permainan yang sedang dimainkan oleh suami nya.percuma saja Bila melawan ataupun menolak, tenaganya tidak akan mampu menandingi Arif yang lebih kekar dan segalanya dari dia.
" Boleh Aku meminta hak Aku sekarang sayang?" tanya Arif lembut dan langsung mencium leher jenjang Bila yang begitu menggoda.
Bila terdiam sejenak menenangkan jantung nya yang sudah berdetak kuat,Bila merasa ini lah saat nya dia memulai perjalanan baru dalam hidup nya,entah sudah berapa banyak dosa yang sudah Malaikat catat karena kesalahannya.
Sudah satu bulan lebih mereka hidup bersama sebagai sepasang suami istri.namun Arif dan Bila belum pernah melakukan hubungan layak nya suami istri pada umumnya.siang ini dia ingin menyerahkan diri seutuhnya kepada pria yang memang berhak mendapatkan nya.
" Boleh 'kan sayang?" tanya Arif memastikan lagi.
Bila dengan cepat mengangguk kan kepala nya dan langsung di sambut senyuman nakal oleh Arif sang duda ngenes.
Setelah mendapatkan izin dari sang tuan rumah nya Arif tidak menyia-nyiakan kesempatan dan kembali melanjutkan apa yang sudah dia mulai.Arif kembali menyesap bibir tipis yang sudah menjadi candu nya .kedua nya larut dalam pagutan mesra dengan detak jantung yang saling bersahutan.
Arif lalu membaringkan tubuh Bila dengan penuh perasaan,Bila semakin gugup melihat tubuh nya sudah terlentang indah di atas ranjang.
" Aku sudah tidak tahan lagi sayang." ucap Arif menatap wajah Bila yang semakin terlihat cantik dan menarik setiap hari nya.
" Kamu boleh melakukan nya sepuas hati mu Mas,Aku tidak ingin lalai dalam menjalankan tugas ku,semua milik mu." jawab Bila memantapkan hati nya.
" Oh.. Tentu dong sayang." Arif bersorak gembira dalam hati nya.
Karena Arif tidak sabar lagi menunggu hingga malam datang,jadi lah siang pertama untuk mereka berdua.
Arif kembali menyesap habis bibir Bila hingga membuat Bila mengeluarkan kicauan nikmat nya.
Dengan tubuh yang masih mengungkung istri nya ,Arif melepas cepat semua yang melekat di tubuh nya ,lalu melakukan hal yang sama kepada istri nya .
Mata Bila membulat sempurna kala menyadari ular piton milik suami nya sudah berdiri tegak di bawah sana.
" Sayang! Ini mungkin akan terasa sakit, tetapi Mas akan berusaha pelan, beritahu Mas kalau kamu tidak kuat menahan nya." Arif sangat memahami jika ini adalah hal baru untuk istri nya yang masih perawan.
Jangan lupa Like,Vote dan Komen ya guys.😍🥰😍
__ADS_1
Terimakasih semuanya.mampir juga di novel baru saya .
" Rumah tangga ku hancur di tangan Ibu mertua."