Terpaksa Menjadi Istri Kedua

Terpaksa Menjadi Istri Kedua
Menemui Obat Penawar nya


__ADS_3

" Sayang sentuh lah Aku,sampai Kamu puas dan tidak sanggup lagi untuk berpaling." teriak Naura saat melihat Arif mulai membuka kunci pintu yang sengaja di tutup tetapi malah lupa menyimpan nya.kepala nya yang masih terasa sakit terkena benturan tembok, membuat Naura kesulitan untuk mengejar langkah Arif.


" Sa..yang." teriak dia lagi dengan rasa frustasi nya saat merasa rencana nya sudah menemui kata gagal.


" Sial! Kenapa juga Aku lupa membuang kunci nya.dasar bodoh." umpat nya berusaha menggerakkan tubuh nya yang terasa sakit sekali.


" Aku sudah bertindak sejauh ini,Aku nggak boleh gagal dan kehilangan kesempatan emas ini." batin nya memejamkan mata sambil menggigit bibir nya menahan rasa sakit yang menjalar di sekujur tubuh nya.


" Ayolah badan! Jalan,jangan diam aja." Naura berusaha mengayunkan kaki setelah cukup lama berdiam diri menenangkan tubuh nya.


Arif setengah berlari dari ruangan nya menuju lantai bawah.dia bahkan lupa membawa dompet atau pun ponsel nya yang tergeletak di atas meja kerja nya.


" Aku harus segera sampai ke lantai bawah, sebelum pelacur itu berhasil mengejar Aku.semoga saja Pak Man masih ada di bawah." batin Arif sambil menatap lurus ke depan dan sesekali melirik ke belakang mencari keberadaan wanita yang sudah berani menjebak dirinya.niat hati ingin bekerja lembur supaya mengurangi pekerjaan nya yang menumpuk,Arif malah di hadapkan dengan persoalan sengit ini.


" Aku berhasil." seru Arif saat tubuh nya sudah sampai di lantai dasar dan bergegas mencari sopir pribadinya.


Arif yang mulai merasakan tidak lagi mampu mengontrol hasrat nya yang menggebu-gebu berlari menghampiri pos penjagaan dan mencari keberadaan Pak Man.


" Di mana Pak Man?" tanya Arif kepada salah satu penjaga yang sedang berdiri.


" Ada di dalam pos Tuan muda, sebentar Saya panggil kan." jawab nya lalu bergegas membuka pintu pos membangunkan Pak Man yang sedang terlelap menunggu panggilan Tuan muda nya.


" Cepetan." teriak Arif tidak sabaran.


Dalam hitungan detik Pak Man sudah muncul di hadapan nya dengan mata khas orang bangun tidur.


" Malam Tuan muda." sapa Pak Man ketika sudah bertemu dengan Tuan muda nya.


" Malam,ayok kita pulang." ajak Arif langsung masuk ke mobil nya melepaskan semua kancing bajunya.rasa panas itu semakin bergelora di dalam tubuh nya dan semakin menyiksa.


Di saat mobil yang di tumpangi nya hendak keluar meninggalkan kawasan perusahaan nya,Arif teringat jika wanita ular itu masih berada di dalam sana,dan akan dia urus besok pagi.


" Pak! Tahan wanita yang ada di dalam sana,besok pagi Aku akan datang mengurus nya."

__ADS_1


" Jangan sampai dia meloloskan diri,kalian semua akan tanggung akibatnya." ancam Arif lalu menutup kembali kaca mobil nya.


" Siap Tuan muda." jawab ketiga petugas keamanan itu dengan kompak dan detik berikutnya saling melirik.


" Yang cepat Pak Man,kita harus segera sampai di rumah secepatnya,Aku sudah tidak sanggup lagi menahannya." ujar Arif sambil memejamkan mata nya menahan rasa yang sangat menyiksa tubuh nya.


" Siap Tuan muda." jawab Pak Man patuh,ingin rasa nya pria paruh baya ini bertanya ada apa? Tetapi melihat wajah Arif yang sudah memerah bak terkena siraman air panas membuat Pak Man mengurung kan niat nya.


" Tambah kan suhu pendingin nya Pak." seru Arif menginterupsi.


Pak Man langsung menjalan kan perintah meskipun dia sendiri mulai menggigil akibat permintaan aneh dari Tuan muda nya.


" Tuan muda kenapa ya ? Aku rasa nya sudah sangat kedinginan sekali, tetapi Tuan muda masih saja merasa kepanasan." gumam Pak Man merasa sangat curiga.


" Apa..." Pak Man yang mulai menyadari penyebab nya langsung melajukan mobil nya dengan kecepatan di atas rata-rata, untuk saja sebelum dia di rekrut menjadi sopir pribadi, Pak Man sudah terlebih dahulu menjalani serangkaian tes fisik dan juga mental.


Beruntung nya alam semesta mendukung pelarian Arif ini,dalam waktu 15 menit saja, mobil yang di kemudikan oleh Pak Man sudah sampai di dalam pekarangan rumah nya.


Arif langsung turun begitu saja dan berlari mencari keberadaan istri nya.


" Ada apa Pak Man?" tanya sang ketua yang sedang piket malam.


" Seperti nya Tuan muda sedang di jebak seseorang.maka nya Tuan muda minta di antar pulang dengan cepat, Saya saja sampai menggigil begini karena Tuan muda selalu meminta di naikkan suhu pendingin nya." jawab Pak Man yang sudah memakai kain sarung untuk menutupi seluruh tubuh nya.


" Siapa?" tanya nya penasaran.


" Seperti nya seorang wanita, tetapi Tuan tidak menyebutkan nama nya."


" Dimana wanita itu berada,biar kita yang mengurus nya, berani-berani nya dia bermain licik seperti ini,nggak sayang sama nyawa kali ya wanita murahan itu."


" Sudah di tangkap sama tim keamanan kantor,besok pagi Tuan muda sendiri yang akan mengurus nya.Saya mau istirahat dulu,dingin bener." Pak Man langsung masuk menuju kamar nya berharap bisa bergelung di bawah selimut tebal.


Sedangkan di lantai atas sana ,Arif membuka pintu kamar nya dengan perlahan.pria ini kembali mendesah panjang saat mendapati pintu kamar nya dalam keadaan terkunci.

__ADS_1


Tok....


Tok...


Tok...


" Sayang!" seru Arif dengan lembut,dia tidak ingin membuat kegaduhan di tengah malam yang sunyi ini.meskipun sedang terpengaruh oleh serbuk laknat itu tetapi dia tidak boleh berbuat kasar kepada istri nya.


" Sayang! Ini Aku." ucapnya lagi, akibat semua harta bendanya yang ketinggalan di dalam kantor membuat Arif kesusahan untuk masuk ke dalam kamar nya sendiri.


Bila yang sayup-sayup mendengar suara suami nya di balik pintu langsung bergegas bangkit dan membuka pintu kamar nya.


" Mas." ucap Bila dengan rasa tidak percaya nya,selama ini suami nya selalu masuk tanpa mengetuk atau pun membangun kan tidur lelap nya.


" Kamu kok tumben nggak langsung masuk saja?"tanya Bila pada akhirnya.


" Nanti aja Aku jelasin nya sayang,tolong bantu Aku,rasa nya sangat panas sekali." jawab Arif melepaskan kan semua pakaian yang dia kenakan di hadapan Bila.


" Aku sudah tidak sanggup lagi menahannya sayang,bantu Aku."imbuh nya lalu ******* habis bibir sang istri sampai kedua nya kehabisan nafas.


" Aku di jebak sayang,wanita itu sengaja memasukkan obat perangsang ke dalam minuman ku,Aku tidak sanggup lagi menahan nya ,Aku menginginkan Kamu." bisik Arif dengan tatapan mata berkabut gairah tinggi.


" Iya Mas, lakukan lah,tapi jangan kasar." pinta Bila lalu ikut membalas permainan suami berharap apa yang dia lakukan bisa membantu menyembuhkan rasa aneh dalam tubuh suami nya.


Arif langsung menggendong Istri nya dan membaringkan tubuhnya di atas kasur.


" Ngghhh." desah Bila saat merasakan ada benda kenyal yang menempel di leher nya.


Arif memasukkan tangan nya kedalam baju tidur tipis yang di gunakan oleh istri nya.dengan satu kali hentakan baju ini sudah berhasil dia robek tanpa harus menyakiti istri nya.


" Mas!" pekik Bila saat melihat keanehan suami nya.


" Diam lah sayang ,ayo kita mulai." ucap nya dan kembali menyesap habis bibir tipis Bila dengan penuh nafsu.

__ADS_1


" Emghh....Mas..." Bila mengerang memanggil nama suami nya.


Jangan lupa Like, Vote dan Komen ya guys 🥰🥰😍😍


__ADS_2