Terpaksa Menjadi Istri Kedua

Terpaksa Menjadi Istri Kedua
Salah paham


__ADS_3

Sesampai nya di dalam kamar mereka,Arif langsung melepas kan tangan Bila dan mengunci pintu kamar agar Bila atau siapapun itu tidak ada yang bisa keluar masuk tanpa izin dari nya.


Ekspresi Arif sontak berubah drastis.dia begitu marah dan juga cemburu kepada istri nya,amarah nya semakin bertambah kala mendapati Bila langsung kabur begitu saja tanpa meminta izin kepada dia, terlebih lagi di saat dia pulang sudah ada sang Mama yang menanti kedatangan nya dengan hukuman yang menurut dia sangat konyol dan memalukan.suami mana yang tidak cemburu kala mengetahui jika istri nya ternyata sering bertukar pesan dengan lawan jenis nya.


Arif mengabaikan tatapan mata istri nya.dia lebih memilih masuk ke dalam kamar mandi dengan membanting keras pintu itu hingga menimbulkan bunyi yang cukup keras.


Bila memejamkan mata nya sambil memegang dada nya ketika mendengar suara pintu yang di banting oleh suami nya.sikap kasar suami nya kembali datang menyapa kehidupan rumah tangga nya.


Bila yang merasa bingung dan serba salah memilih membaringkan tubuhnya sambil menatap langit-langit kamar.


" Kenapa Kamu pergi begitu saja tanpa bilang dulu sama Aku? Kalau Kamu nyasar dan hilang bagaimana?"hardik Arif begitu keluar dari kamar mandi.dia saat ini masih menggunakan handuk sebatas pinggang nya.tatapan mata Arif nampak tidak bersahabat lagi.


Bila yang tidak ingin di salah kan dalam perkara ini memilih membuka suara nya mengeluarkan apa yang dia rasakan sejak tadi.


" Untuk apa lagi Aku tetap bersama Kamu kalau hanya untuk Kamu diamkan dan untuk Kamu kasari, walaupun Aku orang kampung tetapi Aku masih bisa berpikir jernih dan nggak akan ada orang yang mau membawa wanita lelet seperti Aku ini." balas Bila begitu mengagetkan Arif.sudah cukup sejak sore tadi suami nya mengabaikan dia.kali ini Bila tidak ingin lagi membiarkan suami nya menyakiti perasaan nya.


" Jangan pernah melawan perkataan ku sayang! Apa Kamu tidak bahagia menikah dengan ku?"


Bila yang merasa tidak nyaman dengan pertanyaan suami nya memilih membuang wajah nya kearah lain.


" Sebaiknya Kamu langsung istirahat saja Mas,kayak nya Kamu terlalu lelah bekerja sampai membuat otak Kamu geser."


" Aku tidak sedang bercanda sayang."


Bila langsung mengembalikan tatapan nya saat mendengar Arif berbicara dengan menaikkan volume suara nya.


" Kamu apa-apaan sih Mas.." ujar Bila dengan tatapan sengit nya.


Arif perlahan berjalan mendekati Bila yang sedang menatap nya dengan tatapan yang sulit untuk di artikan.


" Kamu kenapa berubah seperti ini sih sayang?" tanya Arif masih berusaha mengontrol emosi nya agar tidak sampai menyakiti perasaan Bila lagi.


" Aku? Memang kenapa dengan Aku? Harus nya Aku yang nanya seperti itu?Kamu kenapa? Kenapa tiba-tiba saja mendiam kan Aku sedangkan sebelum nya kita terlihat baik-baik saja."


" Apa Kamu tidak menyadari nya juga? Rahasia apa yang sudah Kamu simpan di dalam ponsel mu itu?"


" Kenapa Kamu dengan bangga nya berbalas pesan dengan laki-laki lain? Kenapa?"tanya Arif mengeluarkan semua isi hati nya.

__ADS_1


" Kamu kenapa marah -marah nggak jelas seperti ini sih?"


" Aku nggak marah,Aku hanya mengatakan apa yang Aku rasakan dan apa yang menganggu pikiran ku.kalau Aku marah mungkin ponsel Kamu sudah tidak berbentuk lagi saat ini."


Sekuat tenaga Arif berusaha menahan diri nya agar tidak sampai membentak dan mengeluarkan kata kasar nya lagi.


" Kamu cemburu?"tanya Bila tidak percaya.


" Ya jelas Aku cemburu lah sayang,Kamu itu istri ku, untuk apa Kamu berbalas pesan dengan laki-laki yang jelas bukan muhrim. Apalagi dia secara terang-terangan mengatakan isi hati nya kepada Kamu.coba pikirkan sekarang bagaimana perasaan mu kalau Kamu berada di posisi Aku, bagaimana perasaan Kamu saat mengetahui ponsel ku ternyata banyak pesan dari teman wanita ku, bagaimana perasaan Kamu saat melihat Aku tertawa berbalas pesan dengan wanita itu, bagaimana reaksi yang akan Kamu berikan.Apa Kamu juga akan mendiamkan Aku seperti yang Aku lakukan?" tanya Arif sudah bersimpuh dengan memegang kedua tangan istrinya.


" Aku tidak pernah menanggapi lagi pesan mereka Mas,Aku hanya bertukar pesan dengan sahabat wanita ku saja." sahut Bila tidak ingin suami nya berpikiran buruk tentang dia.


" Tetapi lelaki itu juga ikut mengomentari nya bukan?"


" Maaf." jawab Bila tertunduk kala menyadari kesalahannya.


" Aku tidak ingin lagi melihat Kamu berbalas pesan dengan laki-laki selain Aku.kalau sampai itu terjadi!Kamu tanggung sendiri akibat nya." ancam Arif dengan wajah serius nya.


" Iya..Kamu cemburu nya berlebihan deh."


" Aku hanya menjaga hubungan kita,Aku tidak ingin lagi gagal untuk yang kedua kali nya.ini semua Aku lakukan karena Aku sangat menyayangimu."


" Kenapa Kamu membentak dan mengatai Aku kayak siput,Aku nggak terima ya Mas, Kamu samakan dengan hewan itu."sambung nya masih menaruh dendam dengan ucapan suami nya.


" Maaf,Aku kelepasan." ucap Arif sambil nyengir.


"Jangan marah begitu,Aku sama sekali tidak bermaksud menyakiti perasaan Kamu,dan Aku juga tidak bermaksud mengabaikan Kamu,mana bisa Aku hidup tanpa ada Kamu berada di samping ku.seluruh dunia ku teralihkan oleh Kamu ,sayang."ucap Arif sambil memeluk tubuh istri nya.


" Jangan menggombal,Aku masih tersinggung dengan ulah Kamu tadi." bisik Bila di telinga suami nya.


" Aku kan sudah minta maaf sayang,masa masih di perpanjang juga?"Arif melepas kan pelukan agar bisa menatap wajah cantik milik istri nya.


" Ya...Mau gimana lagi.." ucap Bila sambil berpura-pura berpikir.


" Dasar nakal!" seru Arif lalu membelai pipi istri nya dan beralih menggelitik pinggang Bila.


" Mas! Jangan.." teriak Bila merasa tidak tahan dengan gelitikan tangan suami nya.

__ADS_1


" Ampun ngga? Cepatan maafin." pinta Arif tidak memberikan jeda agar istri nya bisa tenang.


" Ya..Iya..Aku maafkan." jawab Bila menyerah.


" Nah gitu dong,kan impas." ujar Arif lalu berdiri hendak masuk mengambil baju ganti nya.


" Kamu pemaksaan banget sih Mas!" keluh Bila belum ikhlas.


" Biarin,yang penting tidur nanti malam ada yang kelonin.wle ...wle.." Arif menggoda Bila dengan menjulurkan lidah nya lalu buru-buru menutup pintu ruang ganti.


" Cih..Anda terlalu percaya diri sekali Tuan." ucap Bila menggelengkan kepala nya.


Sikap absurd suami nya ini hanya muncul saat berada di rumah saja, tetapi akan kembali berubah datar dan dingin saat sudah bertemu dengan karyawan dan kolega bisnis nya.


Semua orang pasti tidak akan menyangka jika Arif bisa berubah semanis ini kepada istri nya.


Setelah keduanya berganti pakaian dan menjalankan ibadah sholat magrib, mereka segera turun ke lantai bawah untuk memenuhi panggilan Mama Yolan.


"Selamat malam Mama ku tersayang." ucap Arif yang sengaja ingin menggoda Mama nya.Arif semakin memeluk erat pinggang Bila saat menyadari tatapan mata Mama nya.


" Malam." jawab Mama Yolan dengan tatapan mata geram nya.


" Apaan sih Ma! Lihat nya kayak gitu amat." protes Arif yang merasa kesal dengan sikap Mama nya yang tidak pernah ada manis nya.


Arif benar-benar seperti menantu yang sedang di musuhi oleh mertuanya.


" Siapa juga yang lihatin Kamu,orang Mama lagi lihat anak Mama,mana tahu sudah Kamu sakiti ketika berada di dalam kamar tadi."oceh Mama Yolan merasa jengkel dengan tingkah putra nya.


" Anak Mama itu Arif atau Bila sih?"keluh Arif tidak terima.


" Tidak usah mengulang kembali pertanyaan yang sudah sering Kamu tanyakan,dan jawaban Mama akan selalu sama,Bila lah yang menjadi anak Mama,bukan Kamu yang nggak jelas ini."jawab Mama Yolan ketus lalu mengambil posisi duduk untuk makan malam.


Pak Rizal yang ikut menyaksikan pertunjukkan lucu ini langsung memukul pelan bahu anak nya.


" Maka nya,jangan pernah lagi Kamu menyakiti putri kesayangan nya,jadi marah kan pawang nya." ledek Pak Rizal mengikuti langkah istri nya.


Arif hanya memutar jengah bola mata nya lalu menggandeng Bila menuju meja makan.

__ADS_1


Jangan lupa Like, Vote dan Komen ya guys 🥰🥰🥰😍


__ADS_2