
Suasana rumah malam ini di hiasi oleh suara jeritan Naima yang tidak berhenti meraung-raung menyebut nama Arif.
Berbagai umpatan kesal serta seluruh isi kebun binatang sudah di sebut sebagai bentuk rasa marah nya.
Para penjaga yang berada di gerbang depan tidak berani masuk untuk ikut campur ke dalam masalah yang sedang di hadapi oleh majikan nya.sedang kan para asisten rumah tangga sudah mulai meninabobok kan diri masing -masing dengan menggunakan penyumbat telinga supaya tidak terganggu dengan jeritan liar Naima yang tidak tahu malu.
" Sialan Kamu Arif! Aku tidak akan membiarkan Kamu hidup bahagia setelah apa yang Kamu lakukan kepada ku malam ini." Naima melempar keras foto pernikahan mereka ke dinding yang berada di depan nya.
" Brak..."
Bingkai foto pernikahan yang hanya ada mereka berdua sebagai pengantin baru,hancur lebur tak berbentuk lagi.
Dulu ketika awal berkenalan dengan Arif,Naima mengaku seorang anak yatim piatu yang tinggal dan di besar kan di panti asuhan,berkat kegigihan nya akhirnya Naima berhasil meraih cita-cita yang ingin menjadi seorang model terkenal meskipun harus melalui jalur yang salah.
Karena merasakan kurang mendapatkan kasih sayang dan juga perhatian dari orang terkasih nya sehingga membuat Naima memilih mencari perhatian dari lelaki nakal yang juga butuh pelukan dan kasih sayang dari seorang wanita.hingga membuat dia semakin terbiasa dan sulit untuk keluar dari kebiasaan nya.
Padahal Arif punya segala nya,namun Naima seolah di butakan oleh masa lalu nya.
Sudah ribuan kali bunyi benturan keras terdengar dari kamar yang di tempati oleh Naima, berbagai macam benda yang ada di sekitar dia sudah hancur bagaikan butiran debu.
Drt....Drt...
Di tengah rasa emosi yang memuncak tinggi.
Ponsel milik Bila yang tergeletak di atas lantai berdering mati hidup.ponsel ini juga turut menjadi korban dari amukan Naima.
Berbagai macam nama pria silih berganti menghubungi nomor Naima.
" Untuk apa lagi keparat ini menelpon Aku? Apa wanita ****** nya sudah tidak mampu lagi memberikan kenikmatan sehingga dia mencari pelampiasan?" geram Naima langsung me reject panggilan yang masuk dari Baron.
Jarak dua menit,ponsel milik Naima kembali berdering dengan nama id yang berbeda.
"Roland." gumam Naima sambil menahan senyum licik nya.
__ADS_1
Roland adalah juga seorang pengusaha,meski belum sesukses Arif, tetapi isi dompet nya cukup untuk menyambung hidup Naima yang sedang melarat.
" Halo sayang." ucap Naima dengan nada suara lembut sengaja di manis-manis kan.
" Halo baby...Aku kangen Kamu." balas Roland sambil tersenyum nakal.dengan tidak tau malu nya dia memperlihatkan junior nya yang sedang berdiri tegak kepada Naima melalui sambungan telepon.Naima yang melihat nya langsung terbakar hasrat.membayangkan nya saja sudah membuat barang Naima gatal tidak tertahan kan.
" Aku tunggu Kamu di apartemen kilat, tempat kita biasa bercinta.jangan lupa bawakan Aku uang 50 juta." ujar Roland tanpa tau malu,seolah dia sedang menjual diri nya kepada Naima yang memang sudah terkenal wanita nymphomania.wanita ini tidak pernah puas jika hanya bercinta dengan satu lelaki saja dia kan terus mencari mangsa yang lain yang tentunya selalu berada di bawah umur nya.
Roland juga salah satu koleksi lelaki brondong milik Naima,tanpa sepengetahuan Naima, lelaki ini sudah di usir dari rumah nya karena berani menggelapkan uang perusahaan demi bisa jajan wanita penghibur di luar sana.
Sang Ayah yang murka dengan kebiasaan buruk anak nya lalu mengusir dan mengambil alih semua aset yang sudah diberikan kepada Roland.
Karena merasa terhimpit ekonomi, Roland memutuskan untuk kembali merayu Naima yang memang terkenal royal dan tidak pelit kepada lawan main nya di atas ranjang.
Naima langsung terdiam ketika mendengar kata uang 50 juta.andai saja dia masih punya kuasa atas semua harta Arif,sudah sejak tadi dia berlari menemui Roland yang sedang bertelanjang bulat.
" Hmmm..Ak-aku tidak bisa datang malam ini sayang,masih ada syuting yang harus Aku siapkan malam ini juga.kita bertemu lain waktu saja ya, Aku janji akan memuaskan Kamu segenap jiwa dan raga ku sampai Kamu tidak bisa bangun lagi." ucap Naima dengan nada sensual nya,belahan dada nya sengaja dia pertontonkan secara gratis agar memikat lelaki brondong nya.
" Sial.. Padahal Aku sejak tadi menahan lapar , tetapi dia malah tidak bisa datang." batin Roland dengan senyuman manis yang sengaja dia buat-buat.
" Maaf sayang,Aku sedang sibuk." ucap Naima sambil menahan rasa sakit di kaki nya akibat tidak sengaja menginjak pecahan kaca yang ada di dekat nya.
Tanpa menunggu lagi,Naima langsung mematikan sambungan telepon itu.
" Awww...Siapa yang sudah menaruh kaca di sini." Naima langsung memegang kaki nya yang mengeluarkan darah segar.saking kacau nya dia malam ini sampai -sampai membuat dia tidak sadar bahwa semua kekacauan ini akibat ulah nya sendiri.
Dengan tertatih-tatih Naima berjalan menuju ranjangnya,luka robek dari pecahan kaca itu cukup lebar melukai kaki mulus Naima.
" Kaca sialan! Sudah tau Aku lagi pusing mikirin hidup,di tambah lagi dengan rasa sakit ini! Gila." Naima kembali mengumpat kasar sesuka hati nya.
Drt...Drt...
Ponsel yang berada di samping nya kembali berdering nyaring.untung saja ponsel ini tidak mati total setelah sempat sekarat karena melayang tinggi hingga membentur tembok yang Kokoh.
__ADS_1
" Halo honey.." sapa Yudis lelaki brondong yang juga salah satu pemuas nafsu berlebihan Naima.
" Iya honey.Kamu lagi di mana?" tanya Naima kembali dengan suara lembut dan sangat merdu di telinga pendengar nya.
" Aku di klub tempat biasa kita nongkrong, Kamu kenapa ngga datang malam ini? Padahal Aku sengaja kabur dari rumah karena sudah kangen berat sama Kamu " gombal Yudis sambil meneguk minuman pesanan nya.sedang kan di hadapan nya ada beberapa teman nya yang sedang tertawa mendengar Yudis yang tengah merayu Naima.
" Aku juga kangen berat sama Kamu Honey,nanti Aku akan datang kesana.tungguin Aku ya honey.. setengah jam lagi akan sampai." balas Naima yang sudah bosan dan butuh tempat pelampiasan emosi nya.
" Oke honey,jangan lupa pakai baju yang sangat seksi ya honey ku." pinta Yudis .
" Kamu tenang saja honey..Aku akan memberikan semua yang Kamu mau." balas Naima tersenyum puas.
Setelah mematikan sambungan telepon nya,Yudis langsung tertawa lebar bersama teman -teman nya.
" Apa Aku bilang,dia tidak akan bisa menolak keperkasaan ku di atas ranjang.kalian berani pasang berapa jika wanita ****** itu sampai datang kesini menemui Aku?" tawar Yudis meladeni ajakan taruhan dari teman-teman nya.
" Aku pasang 10 juta." sahut teman Yudis yang ada di depan nya.
" Aku pasang 15 juta."sahut pria gondrong.
" Aku pasang 20 juta." sahut yang lain nya lagi.
Tanpa Naima ketahui dia sudah menjadi bahan ledekan dan juga bahan taruhan dari Yudis dan teman-teman nya. lelaki ini hanya menjadi kan Naima barang mainan nya saja.
Namun berbeda dengan Naima yang selalu memakai hati dan perasaan kepada semua lawan main nya.
" Sial! Bagaimana cara nya Aku pergi kesana! Sementara Aku tidak punya uang sepeserpun." gumam Naima ketika sadar bahwa saat ini dia sedang dalam masa kritis setelah di talak oleh Arif.karena terlalu senang mendapat kan kata kangen dari Yudis membuat otak nya tidak berfungsi dengan sempurna.
" Akh..." teriak Naima kembali membanting bantal dengan sangat keras.
Baju seksi yang sudah melekat di tubuh nya , langsung di robek begitu saja menggunakan tangan kosong.
" Aku tidak boleh jatuh miskin lagi." Naima langsung mencari nomor kontak lelaki tua yang bisa dia peras dengan menjual tubuh nya.
__ADS_1
Jangan lupa Like,Vote dan Komen ya guys.😍🥰😍🥰