Terpaksa Menjadi Istri Kedua

Terpaksa Menjadi Istri Kedua
Bisa panas ular Piton


__ADS_3

Bila yang masih penasaran di mana hilang nya hijab yang di gunakan tadi, terlihat kembali meneliti setiap sisi yang terdapat di dekat ranjang mereka.selimut yang sudah terlipat rapi kembali dia buka untuk menuntaskan rasa penasaran nya.


" Kamu lagi cari apa sayang?" tanya Arif dengan menelusup kan kedua tangan nya ke pinggang Bila.


" Astaga...Mas! Kamu ngagetin aja." gerutu Bila sambil memukul pelan tangan Arif yang sedang memeluknya dari belakang.


" Aku udah panggil Kamu dari tadi loh sayang! Kamu aja yang terlalu serius.ngapain?Hah?" tanya Arif dengan mencuri satu kecupan singkat di pipi kanan Bila.


"Ng-nggak..Ini lagi cari jilbab yang pertama Aku pakai tadi Mas, kira-kira jatuh kemana ya?"Nabila berpura-pura bertanya demi menghalau rasa gugup nya.


" Bawah ranjang ini mungkin sayang,sudah biarkan saja,nanti Aku beliin yang lebih bagus lagi." jawab Arif begitu sombong nya.


" Itu juga masih baru Mas,baru Aku pakai hari ini, Kamu main beli-beli aja." gerutu Bila tidak terima dengan ucapan sang suami, jilbab yang dia pakai siang ini masih sangat baru sekali.dia sama sekali tidak tertarik mendengar kata beli dari mulut Arif,karena di dalam lemari pakaian sana,sudah ada banyak sekali macam-macam jilbab yang belum Bila sentuh atau gunakan.


Arif tidak lagi menyahuti ucapan istri nya,pria ini terlalu sibuk mengendus wangi wajah Bila yang sangat khas,sesekali dia juga menggigit gemas pipi mulus Bila hingga sampai meninggal jejak kemerahan.


" Mas! Sakit." tegur Bila.


" Maaf,pipi Kamu wangi banget sih sayang,pakai bedak apa?" tanya Arif sangat lembut.


" Apaan sih Mas? Mau ngapain nanya itu? Kamu mau pakai juga?" kilah Bila sambil membalas tatapan mata suami nya.


Arif mulai mendekat kan bibir nya ke bibir ranum milik sang istri, Bila dengan reflek memejam kan kedua mata nya,dia sudah hapal sekali apa yang akan terjadi selanjutnya.Arif tersenyum tipis melihat reaksi sang istri.Arif lantas ******* bibir ranum yang sudah menjadi candu bagi nya itu dengan lembut hingga membuat sang empu nya melenguh.


" Mas Arif..." lenguh Bila kala dia merasakan sesuatu yang berbeda dalam tubuh nya.


Tangan Arif tidak tinggal diam saja,dia mulai meraba-raba aset kembar milik sang istri sehingga membuat sang empunya kembali menggeliat keenakan dengan suara erangan yang kembali keluar di sela ciuman panas mereka berdua.


" Mas.." lenguh Bila semakin menjadi-jadi.


" Engh..."lagi dan lagi sebuah erangan lolos begitu saja dari bibir Bila yang sedang beradu dengan bibir lelaki pemuja nya.suara merdu itu membuat Arif semakin terbakar api gairah.satu tangan nya lagi sudah membuka paksa kain penutup kepala istri nya.dengan buas nya dia mencium dan menggigit leher Bila hingga meninggalkan jejak kemerahan.Bila hanya pasrah masih dengan memejamkan mata nya.


Ular piton Arif yang bersembunyi di dalam celana boxer nya sudah berdiri mencari sarang basah.


Arif terus melahap habis bibir chery milik Bila. Tangan pria ini sudah menyelusup ke berbagai tempat yang ada.hingga membuat Bila merem melek di bikin nya.


" Mas.. Ak-aku masih belum siap datang bulan nya." ujar Bila setelah melepas paksa ciuman yang begitu memabukkan itu.

__ADS_1


" Nggak papa sayang,Mas ingat kok." jawab Arif sambil membelai lembut pipi Bila,tangan nya langsung merapikan rambut wanita nya yang sudah berantakan menutupi wajah cantik milik sang istri.


Arif langsung membawa tubuh istri nya agar merapat ke tembok kamar mereka.dan kembali menjalankan aksi panas nya.


Bibir manis Bila kembali menjadi sasaran utama nya.


" Eng...Bibir Kamu manis sekali sayang." ucap Arif dengan wajah yang masih menempel.


wajah Bila langsung bersemu merah tak terkendali kan lagi.


" Jangan di tutup lagi mata nya sayang, Kamu harus terbiasa.tatap mata A-ku." ucap Arif sambil mengangkat dagu sang istri agar menatap wajah tampan nya.


" Jangan malu-malu lagi,kita ini sudah suami istri yang sah.suami istri kan memang sudah biasa melakukan hal seintim ini,nanti kalau kamu sudah siap datang bulan nya, Aku mau minta lebih dari ini.boleh kan? Hm?" tanya Arif yang kembali menggigit nakal leher istri nya.


" Mm..Boleh Mas." jawab Bila sambil mengangguk kan kepalanya.


Karena merasa tidak mendapatkan penolakan dari sang istri,Arif semakin gencar memainkan lidah nya di dalam sana,tangan nya sudah meremas kuat dua gundukan kembar itu.kedua nya sama-sama sudah terbakar kabut gairah yang sangat memabukkan.


Karena sudah tidak tahan lagi menahan rasa sesak di bawah sana,Arif langsung menggendong Bila membawa masuk ke dalam kamar mandi.


" Mas,kita mau ngapain di sini?" tanya Bila bingung.


Bila yang masih malu-malu kucing langsung menutup rapat kedua mata nya.


" Mas,Aku mau keluar saja, Kamu mandi duluan aja kalau gitu." ujar Bila masih dengan aksi menutup mata.


" Siapa yang mau mandi sih sayang, bantuin Aku." jawab Arif dengan wajah kesal nya yang melihat sang istri masih saja malu-malu.


Arif dengan cepat kembali meraup bibir Bila dan ******* nya dengan lembut dan meraih tangan Bila yang kemudian dia arah kan kepada ular piton yang berdiri tegak.


Bila langsung membelalakkan mata nya dengan sempurna kala tangan nya sudah menyentuh benda panjang itu.nafas nya terasa sesak sekali.sedangkan Arif langsung tersenyum geli melihat tingkah lucu sang istri.


" Kenapa sayang?" tanya Arif.


Bila dengan cepat menggeleng kan kepalanya.wajah nya sengaja dia angkat ke atas agar tidak sampai melihat benda keramat yang begitu menakutkan itu.ketika Bila hendak melepas tangan nya dari kepala ular piton itu,Arif dengan cepat menahan nya.


" Ini milik mu sayang,tolong bantu Aku." bisik Arif begitu vulgar nya.mata nya sudah memerah menahan hasrat yang sudah terlanjur naik membumbung tinggi.

__ADS_1


Bila di buat gemetaran dengan ulah suami nya.ini adalah kali pertama nya Bila melihat langsung ular piton raksasa milik suami nya ,apalagi dalam keadaan berdiri tegak dan sudah bersiap mematok mangsa nya.


" Sayang! Lakukan seperti ini." panggil Arif sambil mengajar kan Istri nya cara memainkan ular piton nya.


" Tapi Mas..." ketika Bila hendak membuka mulut nya.Arif kembali membungkam nya menggunakan bibir seksi nya.


" Aku mohon! Bantu Aku sayang." ucap Arif dengan suara parau nya.


Sejenak pikiran Bila berputar-putar ke beberapa hari yang lalu.di mana sang suami terpaksa bermain sendiri di dalam kamar mandi dengan berulang kali menyebut nama nya di setiap kenikmatan yang dia rasakan.


Bila tertunduk merasa kebingungan,dia belum paham bagaimana cara memuaskan suami nya.jika di tolak dia takut akan menambah rentetan catatan dosa nya.


" Sayang!" panggil Arif lagi dengan gerakan mengangguk kan kepala,kedua alis nya sudah menyatu sempurna ketika melihat Bila hanya diam tanpa menggerakkan tangan nya.


Bila menghela nafas gusar nya dengan memejamkan mata nya akhir nya Bila menurut patuh dengan apa yang di inginkan suami nya.


" Aku belum pernah melakukan ini Mas, Aku ngga tau bagaimana cara nya." jawab Bila ragu.


" Lakukan seperti yang Aku ajar kan tadi sayang, pelan-pelan saja,elus- elus ular piton nya sampai dia terlelap lagi." Arif kembali mengajar kan Istri nya yang masih polos sekali tentang hal ini.pria ini begitu sabar mencontohkan setiap gerakan yang mampu menenangkan ular piton nya.


Tanpa menjawab apapun,Bila langsung mempraktekkan apa yang di ajarkan oleh suami nya.


Mata Arif langsung tertutup ketika merasa kan sesuatu yang berbeda dari sentuhan tangan lembut sang istri.


" Terus sayang." ucap Arif di sela kesibukan nya melahap habis benda kenyal yang sangat basah milik istri nya.


" Mas...Tangan Aku pegal." keluh Bila ketika merasa kan kebas di sekujur tangan nya,namun ular piton itu masih saja terjaga dan tidak ada tanda-tanda ingin mengeluarkan bisa ganas nya.


" Sebentar lagi sayang,lakukan lagi! Elus-elus." pinta Arif sambil menatap dalam wajah sang istri.


Setelah cukup lama berusaha,akhir nya ular piton itu pun mengeluarkan bisa ganas nya di atas tangan Bila yang masih bertengger di badan panjang nya.


Erangan merdu keluar dari mulut Arif yang sontak membuat Bila menjauh dari suami nya.


" Terimakasih sayang." ucap Arif sambil menarik kembali tubuh istri nya agar merapat kembali kepada dia.


Hanya anggukan kepala yang terlihat dari wajah Bila,karena dia masih merasa syok dengan muntahan bisa yang terasa sangat panas di atas tangan nya.

__ADS_1


" Ternyata hanya seperti ini." gumam Bila dalam hati nya.


Jangan lupa Like,Vote dan Komen ya guys.😍🥰😍🥰


__ADS_2