
" Ini adalah nasi goreng terenak yang pernah Aku makan loh sayang.rasa nya sangat pas sekali di lidah Aku." ujar Arif memuji masakan istri nya.
"Masa sih? " tanya Bila tidak percaya.
" Hmm." jawab Arif kembali menyendok nasi goreng ke dalam mulut nya,lalu bergantian ingin menyuapi Bila.namun Bila seolah enggan menerima suapan dari sendok yang sama seperti yang dia pakai.
" Kamu ngga mau coba cicipi masakan Kamu sendiri?" Arif terheran -heran melihat wanita yang ada di depan nya saat ini,kenapa susah sekali menaklukkan hati nya.dia seakan-akan mengemis mengharapkan cinta dari Bila.
Baru kali ini lah ada perempuan yang sulit sekali dia taklukkan, padahal selama ini wanita lah yang selalu takluk di hadapan nya, Nabila sangat berbeda sekali dengan wanita di luar sana.
" Satu sendok saja sayang." Arif masih bersikeras ingin makan bersama.
" Aku masih kenyang Mas,buat Kamu aja." tolak Bila yang lebih memilih meminum air putih yang sudah di tuangkan ke dalam gelas.ketimbang menerima suapan suami nya.
"Benaran ya Aku habiskan nasi goreng nya?" Arif memperlihat nasi goreng yang tinggal beberapa sendok lagi kepada Bila,mungkin saja wanita nya akan berubah pikiran.
" Iya Mas, buat Kamu aja." ternyata Bila tetap pada pendiriannya.dia masih tetap menjaga hati nya supaya tidak luluh oleh perlakuan manis dari Arif,sampai dia benar-benar yakin dengan apa yang dia rasa kan saat ini.
" Kenyang nya.." seru Arif sambil memegang perut yang sudah besar.
"Ini minum nya Mas." Bila memberi kan segelas air putih kehadapan Arif .
Melihat Arif memakan lahap masakan nya membuat Nabila sangat senang.
" Ayo kita langsung naik saja sayang." ajak Arif yang sudah bersiap-siap memutar badan nya.
" Kamu duluan saja Mas, Aku mau membereskan meja makan ini dulu." tolak Bila dengan alasan yang benar.
" Biar Bibi aja yang membereskan nya,kita langsung naik aja." Arif langsung menggandeng tangan Bila keluar dari ruang makan,lalu naik menuju lantai atas.
Bila langsung mengangguk patuh tanpa bisa melawan perintah suami nya.
Setelah sampai di dalam kamar,Bila langsung masuk ke dalam kamar mandi dan tidak lupa membawa baju ganti nya.
Dalam waktu 5 menit dia sudah keluar dengan wajah segar karena telah membersihkan badan nya yang bau bawang dan keringat.dia harus pandai menjaga kebersihan tubuh nya, supaya suami nya tidak merasa ilfil saat berdekatan dengan dia.
__ADS_1
" Kamu habis mandi sayang?" tanya Arif mengangkat wajah nya.
" Hm..Cuman mandi kecil aja Mas,gerah.." jawab Bila ikut naik ke atas ranjang lalu membaringkan tubuh nya di samping Arif yang sedang duduk menatap layar laptop.
" Mau ngapain? Kamu udah ngantuk?" tanya Arif ketika melihat Bila sudah bersiap memakai selimut.
"Belum, cuman mau baring gini aja." jawab Bila kelabakan karena mendapat tatapan maut dari suami nya.
" Ada apa Mas?" tanya Bila sedikit takut.
" Nggak papa kok, cuman mau lihat wajah bidadari aja,jangan tidur dulu! Kita ngobrol dulu di sini." ajak Arif merangkul pundak Bila semakin rapat ke dada nya.
" Mas belum mau tidur? Besok kan kerja?" ucap Bila mengingat kan.
" Aku belum ngantuk,karena masih kekenyangan."jawab Arif sambil tersenyum manis.
" Mmm Mas,Aku boleh nanya ngga?" tanya Bila sedikit ragu.
" Mau nanya apa?"
Arif langsung mematikan laptop nya, mungkin ini lah saat nya dia berbicara dari hati ke hati kepada istri nya.supaya hubungan mereka lebih dekat lagi.
" Sebenar nya dia belum tau,dan Aku pun belum memberi tahu kan masalah ini kepada dia.karena dia tidak perlu tau dan ikut campur lagi ke dalam kehidupan pribadi ku.tadi malam Aku memang datang ke rumah nya, tetapi bukan untuk menginap atau pun berbagi hari antara Kamu dan dia.Aku datang ke sana untuk menyelesaikan semua urusan ku dengan dia.tadi malam tepat nya pukul 8 malam.Aku sudah menjatuhkan talak kepada dia.Naima bukan lagi istri ku, hanya Kamu lah satu-satunya wanita berharga yang ada di kehidupan ku saat ini." jawab Arif panjang lebar menceritakan semua kejadian tadi malam.
" Apa?" Bila merasa kaget dengan fakta yang di ucapkan oleh suami nya.
" Iya...Di antara Aku dan Naima sudah tidak ada hubungan apapun lagi.Kamu tidak perlu kaget seperti itu,ini semua sudah menjadi keputusan Aku."
" Kenapa harus berpisah Mas,kalau pun harus ada yang pergi ..Dan itu adalah Aku,karena Aku adalah orang ketiga dalam hubungan kalian ."
" Kamu tidak boleh pergi dari samping ku.ini semua bukan karena kehadiran Kamu, melainkan karena kesalahannya sendiri,dia telah berselingkuh dari Aku dan hanya memanfaatkan uang Aku saja." Arif menjelaskan duduk permasalahannya supaya Bila tidak merasa bersalah atas perceraian nya dengan Naima.
" Selingkuh bagaimana sih Mas,bukankah kalian adalah pasangan yang serasi dan sangat cocok.kenapa Kamu malah menuduh Mbak Naima berselingkuh?"Naima masih belum yakin dengan ucapan suami nya.
Arif langsung membuka file yang tersimpan di dalam ponsel nya.dia langsung memperlihat kan gambar tidak senonoh itu kepada Bila.tetapi dengan secepat kilat juga dia menutup mata Bila supaya tidak terlalu lama menatap gambar yang menjijikan itu.
__ADS_1
" Ini lah alasan nya,bukan karena kehadiran Kamu.tetapi karena kelakuan memalukan yang telah dia perbuat selama ini di belakang Aku.Papa sebenar nya juga sudah mengetahui bukti kenakalan nya,makanya Papa tidak pernah merestui hubungan kami."
" Mungkin ini lah cara nya tuhan menyadarkan Aku yang sudah membangkang kepada kedua orang tua yang sudah membesar kan Aku.begitu bodoh nya Aku dulu mau menikahi dia padahal jelas-jelas sebelum menikah saja dia sudah berani bermain Api dengan lelaki lain."
Bila diam menyimak semua penjelasan yang di berikan oleh suami nya.dia ikut prihatin mendengar kisah hidup Arif yang ternyata tidak seindah yang dia pikirkan selama ini.
" Kamu yang sabar ya Mas,semoga masalah ini cepat selesai,dan jangan pernah pakai emosi." nasehat Bila sambil mengusap pelan tangan Arif.
Senyuman yang Bila berikan langsung menular kepada Arif si pria judes dan juga dingin.
" Kamu akan menjadi satu-satu nya wanita yang akan mendampingi Aku selama nya.kita mulai rumah tangga ini dari awal.maaf kan atas semua perlakuan yang tidak menyenangkan yang telah Aku perbuat kepada Kamu.karena kemarin Aku masih di butakan oleh rasa cinta dan kasihan ku kepada Naima." jujur Arif sambil menatap lekat wajah Bila yang begitu menyejukkan.
Bila sebenar merasa tersinggung mendengar ucapan suami nya, ternyata dia hanya menganggap Bila ketika istri pertama nya telah pergi meninggalkan nya bersama lelaki lain.dengan kata lain Bila hanya di jadikan obat sakit hati sekaligus cadangan.
" Bukan kah posisi Aku dari awal sudah seperti itu!" gumam Bila dalam hati nya.dia tidak.boleh memperlihat kan sisi rapuh nya kepada pria yang baru saja mengungkap isi hati nya.
" Sayang! Kamu mau kan memaafkan Aku dan juga pernikahan ini? Aku akan berusaha menjadi suami yang baik untuk kamu." tutur Arif semakin mendekat kan jarak di antara mereka.
Bila ingin sekali mendengar Arif menyatakan rasa cinta nya kepada dia.namun seperti nya itu tidak akan pernah terjadi.Jika boleh egois Bila juga ingin mendengar bahwa alasan Arif menceraikan Naima adalah karena kehadiran nya bukan karena ketahuan berselingkuh.
Sakit dan senang bercampur aduk di dalam jiwa Bila yang rapuh ini.
Bila hanya membalas dengan tersenyum tipis.
dia masih belum bisa memastikan apakah ini benar nyata atau hanya sebuah tipu daya demi mendapatkan apa yang sedang suami nya ingin kan.
" Cup.."
" Terimakasih sudah memberikan Aku kesempatan kedua.Aku janji tidak akan menodai nya,karena Aku sangat tau bagaimana sakit nya berada di posisi itu."
Jangan lupa Like,Vote dan Komen ya guys.
Pencet juga bintang lima nya..
Terimakasih semuanya 😍😍😍🥰
__ADS_1