
Karena terlalu banyak pekerjaan di dalam perusahaan nya,Arif sampai di depan rumah nya tepat pada pukul 8 malam.Arif langsung masuk ke dalam rumah begitu Pak Man mematikan mesin mobil nya dan membukakan pintu untuk Arif.
Langkah kaki Arif terus menaiki anak tangga dan berhenti tepat di depan pintu kamar mereka.suara seseorang sedang tertawa di dalam kamar membuat Arif semakin penasaran dan bergegas membuka pintu kamar.
" Sayang!" Arif langsung berlari menghampiri Bila dan memeluk erat tubuh sang istri.
" Mas! Sudah pulang?" tanya Bila terkejut.
" Iya..Kamu Kenapa belum tidur?" tanya Arif memicingkan mata nya saat melihat sebuah drama romantis sedang berputar di layar televisi nya.
" Aku belum ngantuk,tadi kebangun jam 7 malam.terus ngga bisa tidur lagi." jawab Bila menahan geli karena di serang habis oleh Arif menggunakan benda kenyal nya.
" Geli Mas!" seru Bila tidak tahan lagi saat Arif sengaja menggigit leher nya.
" Kangen." ucap Arif menatap lekat wajah sang istri lalu bergegas mengunci pintu kamar karena saat masuk tadi kelupaan mengunci nya.tidak ingin aksi mesum nya kepergok oleh sang Mama yang super jahil Arif memilih menjaga privasi.
" Tadi kenapa Kamu tertawa sayang?" tanya Arif sambil melepas satu persatu kain yang menutupi tubuh atletisnya.
" A-ku lagi nonton drama itu." jawab Bila gugup.rasa nya masih aneh bagi Bila melihat suami nya dalam keadaan polos begini, meskipun sudah berulang kali melihat dan melakukan nya bersama,entah kenapa Bila masih saja malu-malu dalam urusan yang satu ini.
" Kenapa Kamu suka banget sih nonton film orang luar sana?" tanya Arif yang hampir tiap saat melihat Bila sering menonton drama yang menampilkan pemain dengan bermata sipit.
" Seru aja, cowok -cowok nya juga ganteng -ganteng semua." balas Bila tanpa merasa bersalah sedikit pun.
Arif yang tidak suka mendengar Bila memuja lelaki lain selain dirinya langsung menyesap habis bibir Bila di sertai dengan gigitan kecil.
" Aku tidak mau lagi mendengar Kamu memuja laki-laki selain diriku." ucap Arif tepat di wajah Bila setelah ciuman mereka terlepas.
" Oh..Engh.." Bila yang baru menyadari ketidaksukaan suami nya langsung mengangguk gugup dan merasa takut.
__ADS_1
" Kamu harus di hukum atas kesalahan tadi." ucap Arif mengerlingkan mata nya lalu bersiap-siap hendak menerkam mangsa nya.
" Apa Aku sudah boleh melakukan nya sayang?' tanya Arif penuh damba.
Bila yang mengerti dengan maksud tatapan sang suami langsung mengangguk kan kepala nya.
Belum sempat Bila membuka suara nya, bibir kenyal milik Arif sudah terlebih dahulu menerobos masuk ke dalam rongga- rongga mulut nya.
Bila yang mulai pintar dalam memainkan bibir nya, langsung membalikkan keadaan dengan dia yang lebih dominan.mata Arif di buat merem-melek saat merasakan permainan benda kenyal milik Bila begitu memabukkan dan mampu membuat dia mengerang nikmat.
" Engh...." Arif mengerang saat Bila sengaja menyesap lehernya lalu turun ke atas perut nya.
Bila yang berada di hadapan Arif saat ini bukan lagi Bila yang masih minim pengetahuan bercinta.setiap hari menonton drama luar membuat Bila belajar dengan sendirinya.
" Kamu hebat banget sayang!" puji Arif masih memejamkan mata nya menikmati setiap rasa yang menjalar di seluruh tubuh nya.karena sudah tidak kuat lagi menahan rasa sesak di bagian bawah nya,dengan gerakan cepat,Arif kembali memutar posisi,kembali mengambil alih tubuh Bila yang sudah mulai menegang.
Arif melenguh kuat saat merasakan inti tubuh nya yang semakin terjepit kuat.
Arif langsung bergerak tak terkendali hingga membuat Bila mengerang tanpa jeda.sampai kedua nya melenguh bersama di saat puncak yang indah itu mereka dapat kan.
Tanpa sadar Arif langsung menjatuhkan tubuh nya menimpa Bila.dia sengaja menyusupkan wajah nya pada leher Bila yang masih basah.kedua nya sama-sama dapat merasakan bagaimana jantung mereka bekerja sangat cepat.deru nafas milik kedua insan ini bahkan terdengar jelas karena mereka masih sangat terengah-engah.
" Mas!" rintih Bila saat merasakan tubuh nya tertimpa sebuah beban besar
" Awas kaki Aku kena Mas." tegur Bila saat melihat Arif hendak berpindah tempat.
Rasa nya saat ini ,Arif ingin sekali membawa Bila untuk berpetualang kembali.namun hal itu urung di lakukan Arif.rasanya Arif ingin sekali egois tetapi setelah melihat kaki Bila yang belum sembuh total membuat Arif membatalkan niat nya.
" Sayang!" seru Arif menatap lekat wajah Bila yang sedang kelelahan.
__ADS_1
" Boleh Aku bertanya sesuatu?" ucap Arif lagi.
Saat ini kedua insan ini tidur saling berhadapan menyembunyikan tubuh polos mereka di bawah selimut tebal.di leher kedua insan yang sedang di mabuk asmara ini terdapat banyak sekali tanda-tanda merah.Bila yang memang sehari-hari menggunakan hijab untuk penutup kepala nya tidak terlalu risau memikirkan cara untuk menutupi nya.berbeda dengan suami nya yang memiliki rambut pendek dan tidak ada hal lain yang bisa menyelamatkan dia.entah lah.. Yang jelas Bila tidak ingin memikirkan nya saat ini biarkan lah itu menjadi urusan suami nya.
" Kamu mau nanya apa Mas?" tanya Bila membalas tatapan mata suami nya.
" Sayang! Apa Kamu punya mantan pacar waktu berada di kampung dulu." tanya Arif yang entah kenapa mendadak ingin tahu kehidupan Bila sebelum menikah dengan dia.
" Pacar?" Bila nampak berpikir keras untuk mengingat nya.
" Mantan sayang, bukan pacar." tegur Arif tidak terima atas ucapan Bila.
" Ah..Iya itu..Aku sama sekali belum pernah pacaran, tetapi kalau teman dekat sih ada." jawab Bila jujur.
" Apa Kamu suka sama dia?" tanya Arif posesif.
" Dulu sih suka, tetapi sekarang apa masih boleh Aku menyukai laki-laki lain?" Bila membalikkan pertanyaan itu kepada suami nya.
" Awas saja kalau Kamu berani,Aku akan mengurung rapat Kamu di dalam rumah dan nggak akan bisa kemana-mana lagi,pria yang Kamu sukai itu pun akan Aku bunuh dengan tangan Aku sendiri." ucap Arif menggebu-gebu.padahal Bila hanya bertanya dan belum tentu melakukan nya.
" Kamu ternyata kejam juga ya Mas,Aku kan cuman bertanya,lagian cuman menyukai bukan berarti memiliki." jawab Bila semakin takut mendengar ancaman yang di berikan oleh suami nya.
" Kamu sudah menjadi milik ku seutuhnya,tidak ada pria lain yang boleh memiliki Kamu selain Aku.sampai maut memisahkan kita."Arif berkata dengan bersungguh-sungguh lalu mengecup pelan bibir Bila yang sedang menganga.
Cup..Ciuman singkat itu berubah menjadi sebuah permainan yang memabukkan dan kembali membuat bulu-bulu halus Arif merinding merasakan tubuh nya bergetar dan meminta lebih.
Niat awal nya yang tidak ingin membuat kaki Bila kesakitan karena ulah nya,tapi ternyata Arif malah melupakan janji nya itu.
Malam ini Arif benar-benar di buat bergadang menemani Bila yang masih belum bisa tidur. Bergadang kedua insan ini suatu hari nanti akan menghasilkan sebuah karya indah.dan mampu membuat hubungan mereka semakin dalam.
__ADS_1
Jangan lupa Like, Vote dan Komen ya guys 🥰🥰😍😍
Maafkan Author yang hanya bisa up 1 bab hari ini.😊😊