Terpaksa Menjadi Istri Kedua

Terpaksa Menjadi Istri Kedua
Talak


__ADS_3

Brakkk..


Bunyi pintu di dobrak paksa oleh Arif begitu kuat menggema kesemua sudut ruangan.


Bahkan para Asisten yang berada di lantai bawah juga bisa mendengar suara keras itu.


" Sa-sa-yang!" Naima di buat gelapan dengan kehadiran Arif yang tiba-tiba saja sudah pulang ke rumah.


Dengan perasaan yang tidak menentu Naima menggeser semua barang yang berserakan menggunakan kaki nya.


Arif tersenyum sinis melihat ekspresi wajah Naima.


" Apa yang sedang Kamu lakukan ?" tanya Arif.


sinis.


" Ak- aku hanya ....." Naima di buat tidak berkutik oleh munculnya sosok suami harta Karun nya.


Belum siap dia berdandan cantik dan juga seksi,Arif ternyata pulang lebih awal dari yang dia duga.


"Sial! Kenapa si bodoh ini tiba-tiba saja sudah masuk ke dalam kamar,dan apes nya lagi Aku belum mempersiapkan diri." kutuk Naima pada diri nya sendiri.bisa- bisa nya dia lupa jika tadi pagi Arif sudah berjanji akan pulang ke rumah ini.


" Hanya apa? Hanya ingin marah karena tidak di kirim uang oleh suami bodoh mu ini?" sindir Arif mengulang kembali ucapan yang dia dengar dari depan pintu.


Jleb...


" Mati Aku! Apa dia mendengar semua yang Aku ucapkan tadi?" Naima semakin gemetar ketakutan.


Suara dingin dan muka ketat Arif langsung membuat nyali Naima menciut dan tidak berani muncul lagi.


Rahang Arif mengeras pertanda jika dia sedang menahan amarahnya,jika saja Naima adalah seorang laki-laki mungkin sudah sejak tadi dia menghajar habis orang yang berada di depan nya.


"Jawab!" hardik Arif lebih menakutkan lagi.


Arif berjalan semakin dekat dengan tubuh Naima,tas kerja yang ada di tangan kiri nya di lempar kan begitu saja hingga membentur ke kaca meja rias yang berada di belakang Naima.


Pyarrr...


Satu persatu pecahan kaca itu jatuh berhamburan ke atas lantai.

__ADS_1


Lagi dan lagi asisten rumah tangga yang sedang berkumpul membicarakan tentang kedatangan sang Tuan rumah, kembali mendengar suara yang begitu keras,karena pintu kamar memang tidak di tutup rapat oleh Arif.tidak ada satu pun di antara mereka yang berani masuk ke lantai atas.


Arif mencengkram rahang Naima dan mengangkat wajah nya agar mata mereka saling bertemu.


" Kenapa Kamu tidak bisa menjawab pertanyaan Aku? Hah!" tanya Arif masih dengan sangat emosi.


" Aku tidak bilang apapun sayang, kenapa Kamu pulang tidak memberitahu Aku terlebih dahulu?" Naima menjawab dengan kikuk,wajah nya memerah menahan rasa sakit.


" Apa hanya ada uang yang ada di dalam otak Kamu ini? Kemana uang hasil Kamu memamerkan tubuh di depan kamera dan laki-laki itu? Apa tidak cukup juga untuk membiayai kehidupan nakal Kamu di luar sana?"


" Sayang! Lepasin dulu! Sakit!"keluh Naima sambil memegangi pergelangan tangan Arif.


Bukan nya melepaskan,yang ada Arif malah semakin menambah kuat cengkraman tangan nya.


Naima masih terus memanggil Arif dengan panggilan sayang, membuat Arif semakin muak mendengar nya.


" Masih bisa bilang sakit? Wanita ****** seperti Kamu ini tidak seharusnya mengeluh sakit,karena Kamu pantas mendapatkan nya."


" Ke-napa Kamu berbicara seperti itu kepada Aku sayang? Aku ini istri Kamu! Tidak sepantas nya Kamu memperlakukan Aku seperti ini." Naima mengeluarkan akting terampuh nya demi menyelamatkan diri nya dari amukan Arif.


" Tidak usah Kamu keluar kan air mata palsu Kamu itu,tidak akan mampu menyelamatkan Kamu atas apa yang telah Kamu perbuat.Aku bukan lah orang bodoh yang bisa Kamu tipu lagi." Arif berbicara seolah akan memakan hidup-hidup orang yang berada di depan nya.


Naima menyeka cepat air mata yang susah payah dia keluar kan untuk mengelabui Arif,belum sempurna dia mengeluarkan semua kemampuan nya.ternyata sudah bisa di tebak duluan oleh mangsa nya.


" Sekarang jawab Aku! Apa maksud Kamu mengatai Aku suami bodoh?Dan Kamu kemana kan uang yang selama ini Aku kasih?" nafas Arif memburu cepat, terlihat jelas ada amarah besar yang sedang dia bendung di dalam tubuh nya.


" Uang itu sudah habis untuk membeli semua keperluan syuting Aku, terus untuk kebutuhan rumah juga." jawab Naima gelapan.


" Jangan berani berbohong lagi! Katakan yang sejujurnya nya? Kenapa selalu saja tidak pernah cukup? Apa para lelaki brondong mu itu selalu meminta bayaran mahal ketika mereka berhasil memuaskan hasrat mu di atas tempat tidur?" skakmat Arif yang sukses membuat tubuh Naima berguncang hebat.


" Kenapa dia bisa mengetahui semua nya? Apa benalu itu sudah melaporkan semua nya kepada bos bodoh nya ini? Atau lelaki tua itu yang membocorkan nya?" Naima bertanya-tanya dalam hati nya,siapa gerangan yang sudah membuat rahasia besar nya terbongkar nyata di depan pria yang berstatus sah sebagai suami nya.


" Jawab ******!" bentak Arif dengan berteriak.


" A-ku tidak berbohong sayang,uang pemberian dari Kamu... Aku pergunakan untuk kebutuhan kita." jawab Naima dengan wajah mengiba.


" Lalu kenapa tagihan kartu kredit Kamu selalu membengkak? Apa juga untuk memenuhi semua kebutuhan kita?" hardik Arif sinis.


" Iya sayang, dan sebagian nya Aku sumbang ke pantai asuhan." Naima kembali bersilat lidah.

__ADS_1


Arif langsung berdecih sinis.


" Jangan melibatkan mereka yang tidak ada sangkut pautnya ke dalam masalah ini.Aku sudah mengenal lama kepribadian Kamu,dan Kamu tidak akan sudi datang ataupun bertemu orang yang penampilan nya di bawah selera Kamu! Jadi jangan memutar balik kan fakta lagi."Arif menyentak punggung Naima sehingga membentur dinding di belakang,Naima mengaduh kesakitan,namun Arif seolah tuli.


" Apa dengan bukti ini bisa membuat Kamu bicara jujur?" tanya Arif sambil melempar kan sejumlah foto yang sengaja dia cetak untuk membungkus semua drama kepalsuan Naima.


" Apa ini?" tangan Naima terulur memunguti lembaran foto yang sudah terlanjur berserakan di atas lantai.


Jleb...


Satu persatu foto Naima sedang bercumbu dengan pria yang berbeda nampak jelas di mata nya.


" Ti-tidak! Ini bukan Aku sayang,pasti ada orang jahat yang ingin menghancurkan rumah tangga dan karir Aku?" Naima terus menggeleng kan kepala nya,dia benar - benar di buat tidak percaya oleh apa yang terjadi saat ini.


" Masih mau mengelak juga? Apa masih kurang bukti nya? Atau mau aku perlihatkan kepada Kamu bagaimana nikmat nya Kamu menjerit ketika tidur dengan laki-laki lain." Arif langsung mengeluarkan ponsel nya dari dalam saku celana.lalu mencari video yang sudah di kirim oleh sang Papa dan juga asisten nya.


" Lihat! " bentak Arif sambil tersenyum sinis.


Naima menunduk kan wajah nya ketika suara jeritan nya menggema dari dalam ponsel milik Arif,tidak ada lagi senjata yang bisa dia gunakan untuk mengelabui suami nya,semua nya sudah terbongkar rata dengan tanah.


" Sayang! Ini tidak seperti yang Kamu bayang kan! Kamu salah paham sama Aku sayang!"


" Mungkin saja ada orang iseng yang mengedit video itu dan menggunakan wajah aku sebagai pemeran wanita nya." tutur nya yang terus berusaha menjinakkan Arif.


" Salah paham?Tidak seperti yang Aku lihat?


Terus ini apa? Aku sudah bosan dan muak dengan semua sikap Kamu!Aku sudah tau semua nya,tanpa ada yang tertinggal sedikit pun.ingat itu!Dan mulai hari ini juga Aku bebaskan Kamu mencari kenikmatan di luar sana,mulai hari ini, sekarang ini dan detik ini juga,Kamu bukan lah istri Aku lagi! Sekarang Kamu bebas untuk menemui kapan pun lelaki brondong kesayangan Kamu itu? Aku sudah membebaskan Kamu dari apa yang membelenggu kebebasan Kamu.jangan lupa raya kan lah kemenangan kalian ini." ucap Arif dengan lugas tanpa ada sedikit pun penyesalan.


Deg...


Jantung Naima di buat bernanah ketika mendengar kata talak dari mulut suami ladang emas nya.


Jangan lupa like,Vote dan Berikan Hadiah sebanyak mungkin ya guys.


Tinggalkan jejak sayang nya di Kolom Komentar walaupun hanya satu kata.


Dukungan dan support dari kalian sangat berarti bagi Author.


Terimakasih semuanya 😍😍😍🥰😍

__ADS_1


__ADS_2