
Setelah mengantar Bila ke kamar nya dan membantu Bila berbaring di atas ranjang empuk nya.Mama Yolan berlari menuju kamar nya hendak mengambil harta Karun yang sudah lama sekali dia simpan sejak Arif dan Bila baru menikah.
" Akhir nya Kamu kepakai juga ." gumam Mama Yolan mengajak bicara benda yang berada di tangan nya.
Mama Yolan lalu menggenggam benda itu dan membawa nya keluar menuju kamar sang menantu.
Sedang kan di dalam kamar nya saat ini,Bila menjelma menjadi putri tidur sejak tadi pagi.
" Ya tuhan...Kepala ku." gumam Bila pelan sambil memijit-mijit seluruh bagian kepala nya menggunakan tangan kanan nya,Bila bahkan sudah tidak sanggup lagi untuk membuka mata nya hanya untuk sekedar menikmati indah suasana di luar jendela nya.
Hiks...Hiks..
Bila menangis sesenggukan bersandar di sandaran ranjang nya.ingin sekali dia mengeluh dan mengadu kepada Mama mertua nya ,namun Mama Yolan sudah terlanjur pamit untuk ke kamar nya sebentar dan berjanji akan kembali lagi.tetapi sudah 5 menit Bila menunggu nyata nya sang Mama mertua belum juga menampakkan diri nya.
Naya memilih terus memejamkan mata nya sambil menikmati setiap rasa nyaman yang datang dari pijatan tangan nya.
Hampir saja dia terlelap kembali di tengah rasa pusing yang melanda nya, kali ini dia di buat mual-mual yang memaksa dia harus bangun dan berlari ke kamar mandi.
Bila melempar asal selimut yang menutupi tubuh nya lalu berlari secepat mungkin masuk ke dalam kamar mandi.Bila muntah-muntah tapi tidak ada yang dia keluar kan kecuali air yang dia minum tadi karena sampai siang ini Bila belum makan apa-apa sama sekali.
Setelah puas muntah,Bila pun kembali masuk ke kamar dan duduk di tepi ranjang nya sambil mengelap air mata nya yang ikut keluar juga.lagi dan lagi rasa mual itu kembali menyergap nya dan membuat dia terpaksa harus kembali masuk ke kamar mandi.
Hoek...Hoek....Hoek..
Bila mengabaikan suara ketukan pintu kamar nya,dia sudah tidak punya tenaga lagi untuk menyahuti nya.hingga pintu terbuka sendiri dan Mama mertua nya masuk dengan memaksa kan diri.
" Sayang! Kamu kenapa berdiri di sini?" tanya Mama Yolan langsung menghampiri Bila yang masih menunduk di dekat wastafel kamar mandi nya.
Bila tidak menjawab dengan ucapan melainkan dengan suara muntahan nya.
Hoek...Hoek..Hoek..
__ADS_1
Mama Yolan dengan sigap mengelus punggung Bila untuk membantu memberikan rasa nyaman.
Setelah Bila tidak lagi merasakan mual, Wanita paruh baya ini dengan sigap membantu membersihkan mulut Bila menggunakan tissue yang ada di kamar mandi.
" Ayok Mama bantu masuk ke kamar." tawar Mama Yolan yang hendak memapah Bila namun di balas gelengan kepala oleh menantu nya.
" Mama keluar duluan aja Ma,Bila masih mau di sini." jawab Bila pelan.
" Loh! Kenapa sayang? Kamu masih mau muntah?" tanya Mama Yolan pelan.
" Nggak Ma, Bila mau buang air dulu." jawab Bila lagi.
Mama Yolan tersenyum senang saat mengetahui Bila ingin buang air.itu artinya dia tidak perlu lagi memaksa dan menunggu terlalu lama untuk mencoba benda yang masih dia pegang.
" Baiklah,Mama nunggu Kamu di luar ya,tapi buang air nya di dalam wadah kecil ini saja.setelah itu jangan lupa gunakan ini." ujar Mama Yolan sembari memberi kan dua buah benda pipih kepada Bila.
" Tampung di wadah kecil lalu gunakan ini?" Bila di buat heran dengan permintaan Mama mertua nya.
" Ini apa Ma? Kenapa harus di tampung?" imbuh nya merasa tidak mengerti.
Saat ini jantung Mama Yolan lebih Jedag Jedug di banding kan dengan jantung Bila.
Bila perlahan membuka kantong hitam dan langsung membulat kan mata nya saat melihat isi yang terdapat di dalam nya.Bila menatap kepada Mama Yolan sambil mengangkat kedua benda itu.tatapan mata Bila mengisyaratkan sebuah pertanyaan besar di dalam benak nya.Mama Yolan yang mengerti arti dari tatapan mata Bila pun langsung maju dan memeluk erat pundak sang menantu.
" Sebaiknya kita tes dulu sayang.Mama mohon! Tolong gunakan lah benda itu sekarang juga."ucap Mama Yolan dengan was-was.
Bila terlihat berpikir dan menimbang permintaan Mama mertua nya,kini dia mulai mengerti dengan segala keanehan yang dia rasakan hari ini.tapi dia juga takut menghancurkan harapan indah Mama mertua nya jika nanti hasil yang mereka dapatkan tidak sesuai dengan apa yang mereka harapkan.mengingat dirinya baru hari ini mengalami hal aneh itu.
" Tidak ada salah nya kan kalau kita mencoba? Apapun hasil nya,Mama akan menerima nya sayang." sahut Mama Yolan meyakinkan menantunya.
Bila akhirnya mengangguk kan kepala nya sebagai tanda setuju yang langsung di sambut ciuman sayang di pipi nya dari wanita paruh baya yang berada di samping nya.
__ADS_1
" Terimakasih putri ku sayang,Kamu ikuti saja petunjuk yang ada di kertas putih itu." ucap nya lalu bergegas keluar dari kamar mandi supaya Bila bisa secepat mungkin melakukan nya.
wanita paruh baya ini langsung membantu Bila menutup pintu kamar mandi.
Bila yang tinggal sendirian di dalam kamar mandi bergegas melakukan apa yang di minta oleh Mama nya,bukan perkara sulit untuk melakukan itu karena sejak tadi Bila memang sudah sangat ingin melakukan nya.
Setelah menampung air seni nya ke dalam wadah kecil pemberian Mama mertua nya.Bila lalu mencelupkan dua buah benda pipih yang memiliki merk berbeda itu sesuai dengan petunjuk yang dia baca.
Bila segera menegakkan tubuh nya lalu mencuci tangan nya yang terkena air itu,dan menunggu dengan segala rasa yang campur aduk.Bila memilih menyandarkan tubuhnya di tembok sambil meremas kuat ujung baju yang dia pakai.rasa gugup semakin besar menyelimuti hati nya.
" Semoga saja hasil nya tidak mengecewakan Mama." batin Bila sambil menggigit bibir bawah nya.
" Bagaimana jika memang hasil nya tidak sesuai dengan harapan Mama? Mama marah nggak ya?" pikir nya dengan segala rasa ketakutan nya.
Setelah di rasa sudah cukup lama dia berdiam diri menunggu hasil nya,Bila akhirnya memutuskan untuk keluar dengan dua benda pipih yang berada di tangan nya.
Wanita ini belum siap melihat nya secara langsung,dia lebih memilih membawa nya keluar menemui sang Mama.
" Bagaimana sayang?" tanya Mama Yolan penasaran.
" Bila belum melihat nya Ma.Bila takut." jawab Bila masih dengan wajah lemas dan juga pucat.
Mama Yolan tersenyum menanggapi rasa kekhawatiran menantu nya.dia lalu meraih kedua benda pipih itu lalu di angkat lebih dekat ke wajah nya sehingga membuat mata Mama Yolan dengan jelas bisa melihat ada dua garis merah yang muncul di benda yang dia pegang.
" Sayang! Hasil nya positif." seru Mama Yolan sambil memeluk tubuh Bila yang sedang terdiam karena kaget.
" Kamu benaran lagi hamil sayang,Mama sebentar lagi akan menjadi seorang nenek.Mama bahagia sekali Sayang." sambung Mama Yolan sambil mengelus perut Bila yang masih rata.
" Apa? Mama nggak lagi jahil kan?" tanya Bila curiga.
Mama Yolan langsung mengendurkan pelukan nya lalu mengangkat wajah Bila sehingga wajah nya mereka saling bertemu.
__ADS_1
" Mama serius sayang! Coba deh Kamu lihat sendiri." tutur Mama Yolan menatap tersenyum dengan dua buah test pack yang dia tunjukkan kepada Bila.
Jangan lupa Like, Vote dan Komen ya guys 🥰🥰🥰🥰