WHISPER OF LOVE

WHISPER OF LOVE
WEDDING DAY


__ADS_3

πŸ’Œ Whisper of love πŸ’Œ


Β 


πŸ€ HAPPY READING πŸ€


.


.


Pagi hari matahari masih keluar malu-malu. Alexander yang dipercayakan Anastasia untuk merias wajah Joevanka, sudah datang dengan perkakasnya bersama asisten kepercayaannya. Sebelumnya Joevanka telah melakukan perawatan rutin mingguan seperti yang sudah disarankan mommy Anastasia. Merawat tubuh dengan melakukan lulur mingguan. Lulur ini dapat merilekskan tubuhnya sejenak. Karena di dalamnya mengandung aroma terapi yang dapat membuat tubuh serta pikiran menjadi rileks. Mommy selalu mengingatkan menjaga pola makan, banyak minum air putih, dan melakukan olahraga teratur.


Jari-jari lentik dan lihai dari Alexander bermain manja di wajah Joevanka. Mengubahnya lebih cantik dan membuatnya lebih segar di hari spesialnya ini.


Segitu aja Joevanka sudah cantik dengan sentuhan riasan yang gak mengubah wajahnya sama sekali. Pulasan foundation yang dicampur dengan sedikit highlighter memberikan kompleksi wajah yang semakin mulus dan memberikan efek glowy. Bagian wajah lainnya pun tak begitu banyak terpulas makeup. Matanya hanya ditegaskan dengan eyeliner kecoklatan dan alis lurus yang tetap di buat natural.


"Tinggal sedikit sentuhan terakhir, kamu akan terlihat cantik sekali sayang." Kata Alex tersenyum bangga.


Joevanka tersenyum malu, "Terima kasih Alex." kata Joevanka.


Alexander kembali mengarahkan wajah Joevanka ke depan cermin. Ia memegang rahang Joevanka dan menegakkan wajahnya.


Rona peach di pipinya sudah pasti dari blush on. Warna bibirnya walaupun bisa dibilang hampir nude, tapi bisa dipastikan ada pengaruh dari lipstick-nya yang merah muda. Makeup natural namun tetap cantik. Bak malaikat dengan wajah lembutnya.


Joevanka juga tidak ingin dikasih pake softlens karena akan menutupi mata indahnya.


Dan langkah terakhir Joevanka di pasangkan tudung beserta mahkota di atas kepalanya. Memancarkan kerlap kerlip berwarna silver dan membuatnya bercahaya. Sloyor dari tudung kepalanya itu sangat panjang. Namun tidak membuat Joevanka tidak bebas. Ia merasa nyaman menggunakannya. Terlihat sangat cantik dengan gaun putihnya.


Ivannia masuk yang di ikuti Alea. "Astaga Joe, kau sangat cantik." Kata Ivannia dengan suara histeris seperti melihat artis idolanya.


Mereka di minta Anastasia untuk menemani Joevanka di apartemennya. Sementara Meva sudah di makeup oleh asisten Alexander. Antonio sudah rapi dengan jas berwarna hitamnya.


Joevanka hanya bisa menahan senyumnya, ketika Ivannia terus menghujani nya dengan kata-kata pujian. Alexander masih memberikan pulasan terakhir pada bibirnya. Agar terlihat lebih cerah lagi.


"Aku yakin Ivander sudah tidak sabar menunggu pengantin wanitanya." Alea terkekeh mengingat wajah Ivander yang terlihat begitu nervous. Dari tadi dia sudah menghabiskan lima gelas air putih dan bolak-balik ke kamar mandi . Alea kembali tertawa. Ivander berulang kali membenarkan dasi di lehernya. Ya, siapapun dapat melihat kalau Ivander terlihat gugup saat ini.


Tidak butuh lama ketiga sahabat ini melakukan sesi foto. Dengan senyum penuh kebahagiaan. Ivannia menempatkan Joevanka berada di tengah dan kemudian Ivannia dan Alea menatap Joevanka dengan penuh tawa. Foto ini mengandung kesan kalau mereka bahagia melihat Joevanka menikah. Mereka mengganti pose dengan menarik tangan Joevanka dengan mulut terbuka. Cekrek... berulang kali fotografer profesional mengambil foto mereka.


SEMENTARA DI SISI LAIN.


Anastasia memasangkan jas untuk Ivander. Ia mengusap punggung Ivander dengan perasaan haru. Ivander berbalik dan melihat ke arah Anastasia. Dengan lembut Anastasia memegang pipi putranya.


"Kau tampan sekali sayang, mommy bahagia karena engkau menikah dengan wanita yang kau cintai." Anastasia tersenyum memuji penuh bangga.


Ivander tersenyum memegang tangan Anastasia di pipinya. Menikmati sentuhan kasih sayang yang selama ini di dapatnya. Tidak pernah mengabaikan walau sesibuk apa pun mereka.


Anastasia dengan lembut memeluk putranya dengan sayang. Ivander tidak tahan dan menitikkan air matanya.


"Terima kasih mommy, aku sangat menyanyangimu. Aku bersyukur mempunyai orangtua seperti daddy dan mommy. Aku sudah pernah katakan, aku dengan Ivannia tidak kurang kasih sayang. Terima kasih atas semua kebaikan kalian. Aku ingin seperti kalian mommy. Selalu dipenuhi cinta dan terus bahagia." Ucap Ivander lembut penuh perasaan.

__ADS_1


Anastasia dapat merasakan dan semakin menangis haru. Ia mengusap punggung Ivander dan semakin memeluk erat.


"Terima kasih untuk semuanya mommy." Ucapnya lagi dengan penuh keharuan.


Ivander pun ikut meneteskan air mata haru. Sementara Aaron berdiri di sisi luar melihat pemandangan haru itu.


Aaron tersenyum penuh kebanggaan. Anak laki-laki satu-satunya itu sudah dewasa dan akan memiliki keluarga. Seandainya Lionel dan Isabel ada. Mereka akan pasti menangis haru. Kedua anaknya akan menikah dan memulai hidup baru.


TAP TAP TAP


Suara langkah kaki menggema memasuki ruangan keluarga Donisius. Wajahnya ikut tersenyum. Rumah ini banyak kenangan bersama sahabatnya itu. Ia menarik napasnya dalam-dalam dan terus berjalan. Ia datang bersama kekasihnya dari Austria. Ia sengaja mengatakan tidak bisa hadir dalam acara bahagia sahabatnya itu. Ini akan menjadi kejutan dan menjadi hadiah di hari pernikahan sahabatnya.


"Selamat pagi, apa benar ini kediaman Donisius?" Suara bariton terdengar tidak asing di telinga Ivander. Mereka berbalik dan melihat ke arah pintu.


"SAMUEL?? benarkah kau itu?" Ucap Ivander kaget dan tidak percaya.


"Dude..." Samuel membuka tangannya dan melangkah mendekat untuk memeluk sahabatnya itu.


"Kau datang Samuel?" Kata Ivander dengan penuh haru.


"Ehmmm, aku datang untuk melihat sahabatku menikah." Kata Samuel melepaskan pelukannya.


"Apa kabar sayang?" Anastasia dan Aaron ikut bahagia dengan kedatangan Samuel, yang jauh-jauh datang dari Austria.


"Kabar baik aunty," Samuel memeluk Anastasia. " Aunty tidak berubah, 6 tahun yang lalu ku tinggal wajahnya masih sama dan tetap awet muda." Ucap Samuel tersenyum hangat. "Oh ya... perkenalkan dia calon istriku namanya Katharina."


"Ehmm...tunggu saja undangan ku dude." kata Samuel tidak mau kalah.


Anastasia tersenyum memberi tangannya untuk berjabat tangan. "Jangan sungkan sayang, anggap rumah sendiri ya. Kami tinggal dulu. Ingat 10 menit lagi kita sudah harus berangkat ke gereja ya sayang." Kata Anastasia tersenyum dan meninggalkan kamar. Dia ingin membiarkan mereka melepas rindu.


Suasana benar-benar syahdu dan haru di hari istimewa yang penuh kebahagiaan ini.


⭐⭐⭐⭐⭐


Dengan gaunnya yang membelai lantai. Joevanka menggandeng tangan Antonio memasuki gereja.


Ivander sudah berdiri di sana. Di sebelahnya berdiri seorang pendeta dengan senyum terindahnya.


Ivander melihat Joevanka. Hatinya sangat bergetar. Joevanka sangat cantik dengan gaun putihnya. Wajahnya tersenyum menatap haru ke arah Ivander. Mereka akhirnya sampai ke sini mengikat janji pernikahan dan akan menjadi pasangan suami-istri. Joevanka dan Ivander tidak bisa menahan harunya. Air matanya mengumpul di pelupuk matanya. Membuat mata mereka berbinar dan berkaca-kaca.


Antonio membawa keponakannya dengan bangga. Maju ke depan dengan diiringi musik pernikahan. Dentingan piano semakin terdengar. Samuel melambaikan tangannya kepada Joevanka. Sampai membuat Joevanka terbelalak dan sangat terkejut. Joevanka mengangkat tangannya dan melambai kepada Samuel yang berdiri di kursi tengah bersama seorang wanita. Ya, mungkin itulah kekasihnya yang sering di ceritakan Ivander. Ivannia duduk bersama Daddy dan mommy. Sementara Alea duduk bersama suaminya Ferdinan.


Kursi kursi gereja sudah dihiasi bunga bunga.


musik terus menggema membawa langkah Joevanka pada lelaki yang berdiri menunggunya. Antonio sudah berdiri di depan. Ivander mengulurkan tangannya untuk menyambut tangan Joevanka. Antonio menyerahkan tangan Joevanka kepada lelaki yang akan menjaga Joevanka seumur hidupnya.


Suasana menjadi syahdu, saling menatap dalam. Penuh rasa cinta dan kebahagiaan. Mereka melepaskan tatapan dan menghadap ke arah pendeta yang siap memberkati mereka untuk mengikat janji suci, sekali dan seumur hidup. Selamanya sampai maut memisahkan.


Berbagai acara telah di lalui dengan baik. Kini mereka saling berhadapan dan berpegangan tangan.

__ADS_1


Ivander mengambil cincin pernikahan yang telah diukir nama Ivander Donisius dan tanggal pernikahannya. Cincin cantik tersebut dihiasi dengan tiga berlian yaitu berlian oval dua karat serta dikelilingi oleh dua permata berbentuk hati. Cincin yang berbalut emas putih 18 karat.


Ivander menahan cincin itu tidak masuk ke dalam jari manis Joevanka. Ia mengucapkan sumpahnya dengan penuh penghayatan. Tatapan penuh cinta dan keyakinan. Ia menatap Joevanka dengan sayang.


"Saya Ivander Donisius bersumpah dihadapan Tuhan mengambil engkau Joevanka Mark menjadi istriku untuk saling memiliki menjaga sampai selama lamanya baik susah atau pun senang waktu sehat atau pun sakit. Saling mengasihi dan menghargai untuk saling menjaga selama lamanya. Sesuai hukum Allah yang Kudus dan inilah janji setiaku yang tulus."


Joevanka terus menatap Ivander dengan tatapan penuh cinta,hingga sumpah itu selesai di ucapkan dengan baik dan Ivander memasang cincin itu di jari manis Joevanka.


Kemudian Joevanka bergantian dengan memegang tangan Ivander. Ia mengambil cincin ukuran besar yang di ukir indah bertuliskan nama Joevanka Mark dan tanggal pernikahan mereka. Cincin cantik tersebut di hiasi dengan tiga berlian saja. Cincin yang berbalut emas putih 18 karat itu ia ambil dan menahannya agar tidak masuk ke jari Ivander.


Ivander menatap Joevanka dengan penuh cinta dan tersenyum penuh hangat. Lalu Joevanka mengatakan janji sucinya.


"Saya Joevanka Mark bersumpah dihadapan Tuhan mengambil engkau Ivander Donisius menjadi suamiku untuk saling memiliki menjaga sampai selama lamanya baik susah atau pun senang waktu sehat atau pun sakit. Saling mengasihi dan menghargai untuk saling menjaga selama lamanya. Sesuai hukum Allah yang Kudus dan inilah janji setiaku yang tulus."


Ivander tersenyum bangga, Joevanka dapat menyelesaikannya dengan baik. Joevanka pun masukkan cincin itu ke jari Ivander. Ia menatapnya dengan dalam. Joevanka tersenyum haru dan mengangkat wajahnya untuk melihat lelaki yang sangat ia cintai itu.


Pendeta membuka tangan dan mengulurkan tangannya untuk mendoakan pasangan ini. Mereka memejamkan matanya. Mendengar setiap doa yang di ucapkan dan mengaminkan di dalam hati. Memegang janji yang mereka ucapkan tadi. Selamanya dalam materai cinta.


Pendeta selesai mengucapkan doanya. Mereka kembali menegakkan kepala dan saling menatap.


" Kau boleh mencium pengantinmu." Ucap pendeta dengan senyuman hangat.


Ivander menatap Joevanka dengan sayang dan melepaskan tangan Joevanka dari genggamannya. Dan memegang tudung dan mengangkatnya secara perlahan hingga melewati kepala Joevanka dan Ivander kini melihat wajah Joevanka secara langsung. Cantik dan sangat cantik hanya itu yang bisa diucapkan Ivander dalam hatinya. Hatinya berdebar. Ivander mendekat satu langkah dan memegang bahu joevanka. Wanita pujaannya itu memenjamkan matanya. Dengan lembut Ivander mlumat singkat bibir Joevanka. Ciuman yang dirasa sangat menggetarkan jiwa. Ivander melepaskan ciumannya dan menatap Joevanka kembali. Perlahan Joevanka membuka matanya. Tersenyum sambil menunjukkan deretan giginya yang putih dan rapi.


Para undangan bertepuk tangan merayakan pasangan ini sudah sah menjadi suami istri. Kedua mempelai berjalan keluar.


Pelepasan burung dan diiringi pelepasan balon gas juga telah dilakukan. Burung merpati dilambangkan sebagai lambang cinta, kebahagiaan, kedamaian, dan kesejahteraan. Sementara pelepasan burung ini menandai kepergian para pengantin dari keluarganya masing-masing untuk memulai hidup baru bersama.


Senyuman bahagia terus terukir di wajah Ivander dan Joevanka. Mereka tidak menyangka takdir dan cinta mereka berakhir dalam ikatan perkawinan. Kini tidak ada lagi yang memisahkan mereka. Semoga pernikahan mereka abadi dan bahagia selamanya.


.


.


BERSAMBUNG


❣️ KASIH UCAPAN SELAMAT DONG DAN VOTE YANG BANYAK YA πŸ€ͺπŸ€ͺπŸ€ͺ🀣🀣🀣🀣


❣️ Resepsi pernikahan nanti datang ke hotel berbintang lima ya my readers tersayang. Semua di undang kok πŸ€—πŸ₯°πŸ˜˜πŸ˜


.


.


πŸ’ŒBERIKAN LIKE DAN KOMENTARMUπŸ’Œ


πŸ’Œ BERIKAN VOTEMU πŸ’Œ


πŸ’Œ BERIKAN BINTANGMUπŸ’Œ

__ADS_1


__ADS_2