WHISPER OF LOVE

WHISPER OF LOVE
Wedding Reception.


__ADS_3

💌 Whisper of love 💌


 


🍀 HAPPY READING 🍀


.


.


Ivander dan Joevanka kembali menggelar acara resepsi pernikahan di hotel ternama di kota xx, sebelumnya mereka telah melangsungkan pemberkatan pernikahan di gereja. Pada acara itu, keluarga mengundang sekitar 2000 tamu undangan teman, relasi, kolega, dan keluarga yang datang dari luar negeri. Sebagian artis turut hadir dan sejumlah kerabat dekat kedua pasangan tersebut.


Para tamu undangan dilakukan barcode khusus. Untuk itu, hanya tamu undangan dengan akses barcode inilah yang bisa masuk ke resepsi pernikahan Ivander dan Joevanka.


Seluruh ballroom hingga pelaminan tertutup jutaan bunga yang didominasi warna putih, terasa klasik namun romantis dan tak lekang oleh waktu.



Joevanka tampil cantik bak princess dengan mengenakan ball gown dan tiara di kepalanya dan sepatu rancangan dari orang ternama yang diperkenalkan mommy Anastasia. Sementara itu, sang suami, Ivander mengenakan setelan tuxedo yang elegan. Busana kedua mempelai ini mengesankan konsep negeri dongeng yang indah. Dekorasi resepsi pernikahan Ivander dan Joevanka didominasi warna putih. Mulai dari pintu masuk hingga dekorasi dinding pelaminan juga berwarna serba putih dan warna dekorasinya ada bernuansa pastel.


Bunga putih dan nuansa blush pink mendominasi ruang pelaminan yang di isi dengan sofa putih dan chandelier yang memberi kesan mewah.


Kesan romantis disuguhkan dengan ornamen lilin di sekitar dekorasi bunga. Di tambah kain-kain putih yang menjuntai di langit-langit gedung. Bagian panggung ini juga dihiasi bunga putih dan lilin di sekelilingnya.


Konsep seating party, di mana para tamu duduk di masing-masing kursi yang sudah ditentukan. Dekorasi meja bundar juga mengusung tema elegan, dengan bunga besar warna pink sebagai centerpiecesnya. Terlihat pula kristal menjuntai di bawah bunga.


Para tamu undangan sudah mengisi kursi-kursi. Mereka tinggal menunggu pengantin memasuki ballroom.


Gavin tidak bisa mengikuti acara pemberkatan karena mommy nya tiba-tiba dilarikan ke rumah sakit karena mendapat serangan jantung. Gavin akhirnya berangkat pagi dan tiba sore hari. Gavin kini menunggu pengantin masuk. Namun matanya memicing melihat Ivannia melangkah panjang dari ruangan ballroom. Tidak lama kemudian Ia berlari menutup hidungnya.


Gavin mengedarkan pandangannya dan bangun dari duduk untuk mengikuti Ivannia.


⭐⭐⭐⭐⭐


Alunan musik terdengar mengalun ketika mengiringi langkah mereka. Ivander sambil berjalan menyanyikan lagu yang berjudul Since I Found You. Semua tamu undangan berdiri menyambut kedatangan kedua pengantin.


"Since i found you my life begin so new


Now who needs a dream when there is you


For all of my dreams came true


Since i found you”


Ivander bernyanyi dan Joevanka sendiri melemparkan senyumnya kepada semua tamu undangan. Mereka terus berjalan memasuki ruangan, senyum kedua mempelai ini tidak pernah lepas dari bibir mereka. Gavin bangun dari duduknya memberikan bunga kepada Joevanka dan memberikan gestur oke kepadanya lalu mengangguk tanda ia sangat bahagia melihat Joevanka menikah dengan pujaan hatinya. Mata Gavin berkaca-kaca. Ia mendongak ke atas berusaha menahan air matanya agar tidak terjatuh di sudut matanya.


Ivander terus bernyanyi, Joevanka tersenyum dan kembali menoleh ke belakang untuk melihat Gavin yang terus melambaikan tangannya kepada Joevanka. Lega sangat lega karena Gavin akhirnya datang.


Semua berdecak kagum dan memberikan tepuk tangan, menyambut kedatangan mereka. Pengantin duduk di tempat yang telah disediakan.


Anastasia tersenyum bahagia, ia berhasil menjatuhkan air matanya. Menyaksikan kebahagian anaknya.


Aaron menepuk tangan istrinya dengan lembut, ia memberikan kehangatan melalui senyumannya. Aaron menghapus air mata istrinya yang sudah tergelincir membasahi pipinya.


"Aku benar-benar terharu sayang. Melihat putra kita menikah dengan anak sahabatku. Aku yakin Lionel dan Isabel sangat bahagia."


"Ehm... pastinya sayang." ucap Aaron tersenyum hangat dan mencium tangan istrinya dengan lembut.

__ADS_1


Sementara Betran dan Felin ikut bahagia dan terus mengikuti lagu yang dinyanyikan oleh Ivander. Sampai mereka tiba di atas panggung pelaminan. Ivander menyanyikan lagu dari Chirstian Bautista dengan baik. Curahan hati Ivander kepada Joevanka. Betapa hidupnya dapat berubah semenjak di pertemukan kembali dengan belahan jiwanya.


Berbagai acara telah di lalui dari kata sambutan Aaron dan tamu undangan yang memberikan ucapan selamat. Kini tibalah momen saat kedua mempelai memotong kue pernikahan mereka. Kue bergaya klasik ini ada 10 tingkat dipotong menggunakan pedang yang di hias bunga. Kedua mempelai tersenyum bahagia sambil menunjukkan deretan giginya. Di saksikan para undangan.


Tidak berhenti sampai di situ saja, di acara selanjutnya Joevanka juga mempersiapkan surprise spesial untuk suami. Ia tampil menari salsa. Melakukan gerakan salsa dengan sangat indah dan luwes. Joevanka berhasil menghibur seluruh tamu undangan yang hadir di pesta.Tepukan tangan dan keriuhan dari penonton membuat Joevanka semakin bersemangat. Ivander tersenyum bahagia menyambut tangan istrinya yang terus melakukan gerakan salsa. Sampai musik berhenti. Dengan napas yang memburu dan terlihat naik turun. Joevanka menatap suaminya dengan sayang. Joevanka mengambil microfon dan mengarahkan ke mulutnya. Ia mulai mengucapkan puisi demi puisi untuk sang suami.


Aku bisa merasakan kebahagiaan,


Menikmati setiap detik keajaiban yang kau berikan


Aku hanya bisa terdiam


Merasakan setiap detik hidupku.


Ku ingin menua bersamamu


Menemani mu sepanjang hidupku.


Bersatu selamanya,


Dalam cinta yang nyata


Cinta yang tulus seperti merpati


Yang terbang ke langit tinggi.


Cintaku..cintamu..


Akan bersemi kekal abadi


aku di sini


Mengisi kekurangan mu dengan kelebihanku


Dengan ketulusan hatiku


Dengan cinta suci ku


Dengan rasa yang bergelora untukmu.


Tetaplah mencintaiku selamanya, suamiku...


Dengan mata berkaca-kaca, Joevanka menyelesaikan puisinya dengan baik. Ia memberikan kejutan manis berupa sebuah puisi indah yang ia tulis sendiri bagi sang suami tercinta. Mata Ivander ikut berkaca-kaca. Ia tampak bahagia dan terharu mendapat untaian kata kata indah dari sang istri. Di saksikan tamu-tamu undangan. Ivander menatapnya dengan dalam dan tersenyum haru. Joevanka memang bisa membuat puisi, curahan hatinya ia tuang melalui puisi-puisi indah. Dengan lembut, ia memegang ke dua sudut bahu Joevanka. Melangkah satu langkah ke depan. Menatap Joevanka semakin dalam. Ivander mendekat dan mencium dahi Joevanka dengan lembut. Tanda kasih sayang teramat sangat darinya. Penuh ketulusan dan cinta yang dalam.


Tepukan tangan yang meriah dari tamu undangan menambah suasana menjadi sempurna.


"Terima kasih sayang, terima kasih..." Ucap Ivander lembut ke telinga Joevanka namun mampu membuat jantung Joevanka bergetar hebat. Ia tersipu malu dan menatap Ivander dengan sendu.


Acara berjalan lancar di venue mewah yang didekorasi cantik dan penuh dengan bunga. Ivannia tidak mengikuti acara resepsi pernikahan kakaknya. Karena ballroom yang di penuhi bunga membuatnya pusing dan memilih meninggalkan acara dan tidur di kamar hotel saja. Halbret membuang napas lesu. Sedari tadi ia berusaha mendekati Ivannia dan hanya tatapan sinis dan cuek saja yang ia terima dari wanita cantik itu. Sementara Gavin tidak melewatkan setiap acara resepsi pernikahan dari sahabatnya. Ia tersenyum haru melihat kebahagiaan Joevanka. Sahabat pertama yang ia kenal di London.


⭐⭐⭐⭐⭐⭐


Para tamu undangan sudah mulai pulang satu persatu, begitu selesai berjabat tangan dan mengucapkan selamat, tidak lupa mereka memberikan doa kepada kedua mempelai. Sesi foto berakhir dengan baik.


"Gavinnnnnnn......." Panggil Joevanka menghentikan langkah Gavin. Ia melangkah panjang ketika Gavin ingin keluar dari ballroom. Lelaki itu memandang ke belakang dan tersenyum ketika melihat Joevanka hampir menangis.


Tanpa di minta Joevanka memeluk sahabatnya itu. Air mata tidak di undang jatuh tergelincir di pipinya. Siapa yang tidak kenal Gavin. Selama mereka di Australia, semua orang pasti merasa iri jika melihat kedekatan mereka. Ia adalah kakak terbaik Joevanka.

__ADS_1


"Bagaimana keadaan ibu?" Tanya Joevanka.


"Sudah lumayan Joe, jangan menjatuhkan air matamu di hari bahagiamu Joe. Nanti suamimu berpikiran aneh. Lihat, matanya terus ke arah kita. Aku yakin dia sudah sangat cemburu." Ucap Gavin terkekeh yang di ikuti Joevanka ikut tertawa sambil menunjukkan deretan giginya yang putih dan rapi.


Tanpa sadar, karena kebiasaannya selama mereka di Australia. Joevanka memberikan tinjunya ke perut Gavin. Namun kali ini Gavin menangkap tangannya. Dan mata Gavin berubah sayu. Pandangannya terus mengunci Joevanka.


"Akhirnya kau menemukan cinta sejati mu Joe. Ku doakan semoga kau bahagia dalam menjalani kehidupan berumah tanggamu. Belajar jadi dewasa dan mengerti pasanganmu. Semoga kau dan pak direktur bahagia selalu ya. Di berikan momongan yang lucu- lucu agar bisa meramaikan rumahmu, ehmm...” Kata Gavin, matanya tidak lepas menatap joevanka.


Joevanka mengangguk dan tersenyum sambil menahan air matanya agar tidak terjatuh. Wajahnya mengerucut ke bawah. Ivander melangkah mendekati Gavin dan istrinya.


"Gavin, terima kasih sudah datang di acara kami. Australia tidak lah dekat. Aku sangat bahagia kau bisa datang. Istirahatlah di hotel ini."


"Terima kasih pak, rencana besok aku kembali lagi ke Australia. Jadi malam ini saya akan menginap di hotel ini."


Gavin memegang kotak, yang ia pegang sedari tadi. "Ini untukmu, Joe. Hadiah khusus dariku." Kata Gavin menyerahkan kotak hadiah kepada Joevanka.


Joevanka tersenyum bahagia. "Terima kasih Gavin, harusnya kau tidak usah repot-repot."


"Aku tulus memberikannya untukmu."


"Terima kasih." Ucap Joevanka, memeluk Gavin kembali.


"Kalau begitu aku permisi dulu Joe. Saya pergi dulu pak direktur." kata Gavin.


"Ehmmm, terima kasih Gavin." Ucap Ivander.


Gavin melangkah meninggalkan ballroom dan mencari kamar hotel tempatnya untuk beristirahat malam ini. Resepsionis memberikan kunci kepadanya ketika ia menunjukkan kartu undangan berwarna gold. Perusahaan Donisius memberikan pelayanan terbaik kepada undangan yang datang dari luar negeri dan memberikan kunci penginapan.


Ivander dan Joevanka berjalan hingga ke pintu depan. Aaron, Anastasia,Meva dan Antonio juga sudah menunggu di sana. Sebuah mobil mewah berwarna hitam menunggu mereka di depan lobby. Joevanka terkejut ketika melihatnya. Ia bahkan sampai menutup mulutnya dengan kedua tangannya.


"Ini hadiah daddy sayang, hadiah untuk pernikahan kita." ucap Ivander tersenyum bahagia.


"Astaga dad, bukankah ini berlebihan?" Kata joevanka menatap Aaron dan Anastasia. Namun Joevanka masih belum bisa menutupi rasa terkejutnya.


"Apa kau menyukainya?" Tanya Aaron.


"Tentu saja dad, aku sangat menyukainya." Kata Joevanka dengan anggukan antusias.


Joevanka pun memeluk Anastasia, Aaron, Meva dan Antonio secara bergantian yang di ikuti oleh Ivander.Selesai berpamitan mereka pun meninggalkan hotel terbesar di kota xx itu. Dengan perasaan bahagia dan penuh cinta.


Mereka akan memulai babak baru dalam mengarungi kehidupan bahtera rumah tangga. Masih panjang perjalanan hidup yang mereka jalani nantinya.


Pernikahan akan membawa mereka pada sebuah petualangan baru. Di sana mereka harus beradaptasi, dan adaptasi itu bukan proses yang mudah. Ada tantangan dan berbagai permasalahan yang harus di hadapi. Tapi setiap mereka berhasil melewatinya, mereka akan naik level dan menemui tantangan baru lagi. Namun mereka percaya dengan kekuatan cinta yang mereka punya. Ivander dan Joevanka bisa melaluinya dengan baik.


.


.


BERSAMBUNG


.


.


💌BERIKAN LIKE DAN KOMENTARMU💌


💌 BERIKAN VOTEMU 💌

__ADS_1


💌 BERIKAN BINTANGMU💌


__ADS_2