Airmata Dendam

Airmata Dendam
Flashback ( Kesedihan seorang istri )


__ADS_3

Kamila duduk diam sambil melamun di depan jendela kamarnya.


Wajahnya yg cantik terlihat basah oleh airmata yg masih terus mengalir dari matanya.


" Kak Mila "?? panggil Fatimah.


Fatimah sangat sedih melihat kondisi kakaknya setelah menjalani operasi. Dia tau kakaknya pasti sangat terpukul dengan kenyataan yg harus dia terima.


Dokter sudah memvonis kakaknya akan sulit untuk bisa memiliki anak.


" Kak Mila, mobilnya Kak Dave sudah datang. Apa kakak tidak mau menyambutnya "?? tanya Fatimah sambil mengusap bahu kakaknya.


" Kakak malu bertemu dengan suami kakak, Fatimah " jawab Kamila lirih.


" Malu kenapa Kak "??.


" Karena kakak tidak bisa menjadi istri yg sempurna untuknya "!.


" Astagfirulloh Kak Mila, tidak boleh bicara seperti itu.


Tidak ada manusia yg sempurna di dunia ini. Kesempurnaan itu hanya milik Alloh Kak "!! ucap Fatimah kaget mendengar ucapan kakaknya.


Kamila menangis mendengar perkataan Fatimah.


Sebagai seorang wanita, hidupnya seperti sudah tidak berguna lagi saat tau kalau dirinya tidak akan bisa memberikan keturunan untuk suaminya.


" Kakak sangat ingin memberikan seorang anak pada Kak Dave.


Tapi kenapa takdir begitu jahat pada kakak "! ucap Kamila.


Fatimah segera memeluk kakaknya yg sedang menangis.


Hatinya ikut bersedih melihat musibah yg tengah menimpa rumah tangga kakaknya.


Dave yg saat itu berdiri di depan pintu kamar, tak kuasa mendengar kesedihan yg sedang di rasakan istrinya.


Dia mengusap matanya yg basah sebelum akhirnya masuk menemui istri dan adik iparnya.


" Sayang "?! panggil Dave.


Fatimah yg melihat suami kakaknya masuk ke dalam kamar, segera meminta izin untuk pergi dari sana.


" Fatim keluar dulu ya kak "?!.


" Iya, terima kasih Fatimah sudah menemani istriku " ucap Dave lalu duduk di samping istrinya yg sedang menunduk.


" Iya Kak ".

__ADS_1


Fatima kemudian keluar dari kamar. Dave yg melihat istrinya hanya menunduk tersenyum sedih.


" Sayang, apa kamu tidak merindukanku "? tanya Dave.


Kamila diam tidak menjawab. Hatinya sangat sakit mendengar pertanyaan suaminya.


Dia rindu, sangat-sangat merindukan suaminya ini.


Tapi dia juga merasa begitu malu dengan kondisinya sekarang.


" Sayang, apa kamu tau. Setiap malam aku selalu memikirkan kamu.


Aku sangat tersiksa melihat keadaan kamu yg seperti ini. Aku tau, kamu sangat ingin memberikan keturunan untukku.


Jujur, sebenarnya aku juga sangat menginginkan hal yg sama sepertimu. Tapi Tuhan berkehendak lain saat ini.


Sayang, aku mohon kamu jangan seperti ini. Percayalah padaku, aku tidak akan meninggalkanmu meskipun kamu tidak akan pernah bisa memberikan keturunan untukku.


Kamu jauh lebih penting daripada segalanya. Jadi ku mohon, jangan siksa aku seperti ini "! ucap Dave sambil meneteskan airmatanya.


Kamila menghambur ke pelukan suaminya begitu Dave mengungkapkan kepedihannya.


Dia menangis di dada suaminya.


" Maafkan aku sudah membuatmu khawatir Kak.


" Kamu tidak bersalah sayang. Aku tau hatimu sangat terluka dengan kenyataan ini.


Tapi aku jauh lebih terluka lagi saat melihatmu menangis dan terpuruk ".


Dave dan Kamila sama-sama menangis dengan begitu sedih.


Fatimah yg memang sengaja menguping tak kuasa untuk menahan laju airmatanya. Dia kemudian pergi meninggalkan kedua kakaknya yg masih menangis.


" Sayang, jangan bersedih lagi ya. Kita lewati semua ini bersama-sama.


Aku tidak sanggup kalau harus melihatmu seperti ini terus "! ucap Dave sambil menciumi puncak kepala istrinya.


" Aku akan berusaha untuk ikhlas menerima semua ini, Kak.


Aku menyesal sudah membuatmu mengalami kesulitan karena tingkah kekanak-kanakan ku ".


" Wajar kalau kamu seperti ini, sayang. Aku tidak bisa menyalahkanmu.


Aku hanya merasa sakit saat melihat kamu menangis ".


Kamila mengusap lembut wajah suaminya. Di bawah mata suaminya terlihat sebuah lingkaran hitam yg menandakan kalau suaminya tidak cukup beristirahat. Kamila semakin merasa sangat bersalah.

__ADS_1


" Apa kamu tidak beristirahat dengan baik, Kak "? tanya Kamila.


" Aku tidak bisa tidur sayang karena terus memikirkan keadaanmu " jawab Dave.


" Maafkan aku "! sesal Kamila.


" Berhenti meminta maaf sayang. Di sini kamu yg lebih menderita jika di bandingkan aku " sahut Dave.


" Apa kamu tidak kecewa padaku Kak "? tanya Kamila hati-hati.


" Apa yg harus membuatku kecewa, sayang. Ini semua bukan keinginanmu "!.


" Apa kamu akan pergi meninggalkanku karena aku tidak bisa mengandung anakmu Kak "?.


" Sayang kamu ini bicara apa. Sampai matipun aku tidak akan pernah meninggalkanmu.


Jangan pernah berkata seperti ini lagi padaku "! ucap Dave lalu menarik Kamila ke dalam dekapannya.


Dada Dave berdebar-debar. Bagaimana jika nanti Kamila tau kalau dirinya sudah di jodohkan oleh orangtuanya.


Dia bingung bagaimana caranya mengatakan pada istrinya kalau sebentar lagi dia akan menikah.


Dia tidak sanggup menambah luka di hati istrinya yg juga tengah terluka.


🥀🥀🥀🥀🥀🥀


Hallo para reader's tercinta..


Jangan lupa untuk selalu vote, vvoottee, like, comment, share dan rate bintang lima di novel ini.


Saran dan kritik dari kalian sangat berarti bagi author. Tapi yg wajar-wajar aja ya kritikannya.


Follow juga nih akun medsos milik author.


Ig: nini_rifani


Fb: Nini Lup'ss


Wa: 0857-5844-6308


Oh ya, mohon dukungannya juga untuk novel terbaru author.


Judulnya " History of Liang Zhu (REINKARNASI KEDUA).


Jangan lupa di vote, like, comment dan rate bintang lima ya.


Terima kasih, jangan lupa pakai masker dan rajin cuci tangan ya teman-teman "!!.

__ADS_1



__ADS_2