Airmata Dendam

Airmata Dendam
Mempercayai keberadaannya


__ADS_3

Sudah satu minggu sejak Keanu tersadar dari komanya. Jimmy yg tidak kunjung menemukan siapa penyebab kecelakaan sahabatnya pun akhirnya menyerah.


Dokter juga meminta supaya tidak menanyakan kejadian itu pada Keanu karena takut akan mempengaruhi kondisinya.


" Sejak aku sadar kamu terus berada disini. Apa kamu tidak bekerja Wi "?? tanya Keanu.


Dia memperhatikan gadis cantik yg sedang memotong buah.


" Aku meminta izin pada Nadya untuk cuti sebentar Ken " jawab Dewi.


" Jadi kamu bekerja di perusahaan Nadya "?? tanya Keanu kaget.


" Iya. Aku juga baru tau karena tidak sengaja bertemu Nadya di kantor sebelum datang kemari.


Tepatnya saat kamu terbangun dari koma " jawab Dewi sambil berjalan ke arah ranjang Keanu.


Dewi lalu menyerahkan sepiring buah apel yg baru saja dia kupas.


" Makanlah, ini bagus untukmu " ucap Dewi.


" Terima kasih " jawab Keanu.


drrrtt... drrttt....


Dewi mengambil ponselnya yg berbunyi dari dalam tas. Bibirnya tersenyum begitu melihat siapa yg menelfon.


Keanu yg melihat Dewi tersenyum sambil melihat handphone merasa penasaran.


" Siapa Wi "?? tanya Keanu tidak sabar.


" Mas Hendi, kakakku. Aku angkat telfon dulu ya Ken "?? jawab Dewi lalu berjalan ke depan jendela.


" Huffttt,, aku kira pacarnya " bisik Keanu lega.


Selama satu minggu berada diruangan yg sama dengan Dewi, timbul perasaan lebih pada diri Keanu. Dia yg sempat terpesona saat pertama kali bertemu, semakin tertarik setelah melihat Dewi yg begitu telaten merawatnya.


" Halo assalamualaikum Mas Hen " sapa Dewi setelah mengangkat telfonnya.


" Waalaikumsalam dek. Dek kamu sekarang dimana "??.


" Dewi sedang dirumah sakit Mas. Ada apa "??.


" Dek, Mas Hen sudah mencari tau asal sosok itu. Mas juga sudah mengetahui penyebab ruh itu dendam pada bos temanmu ".


" Alhamdulillah. Terus sekarang gimana Mas "?? tanya Dewi lagi.

__ADS_1


" Mas belum tau dek. Yg penting sekarang mas minta adek waspada. Ruh itu sedang mengamuk karena mas berhasil melihat masalalunya. Adek harus hati-hati sekarang ".


" Iya mas Dewi ngerti. Tapi setelah teman Dewi sadar sosok itu nggak pernah datang lagi kesini mas. Dewi juga tidak merasakan apa-apa disekitar bos teman Dewi ".


" Dia hanya sedang mengecoh pikiran kamu dek. Dia sedang mencari celah untuk kembali membuat masalah. Kamu harus selalu berdo'a ya dek. Jangan putus minta perlindungan dari Alloh ".


" Iya mas, Dewi pasti hati-hati. Mas Hen juga hati-hati ya di sana "?? ucap Dewi khawatir.


" Insyaalloh. Ya sudah mas tutup dulu telfonnya dek. Ada orang belanja. Assalamualaikum".


" Waalaikumsalam ".


Dewi menghembuskan nafasnya setelah menutup telfonnya.


Dia menatap kearah Keanu yg sedang duduk sambil memakan buah.


" Semoga semuanya berada dalam lindungan Alloh SWT. Amiinnnnn".


Dewi kemudian duduk disebelah Keanu. Dia ingin mengatakan sesuatu tetapi merasa ragu.


" Kamu kenapa Wi "?? tanya Keanu.


" Ken, aku boleh tanya sesuatu nggak ke kamu "?? tanya Dewi.


" Boleh. Apa yg mau kamu tanyakan "?? ucap Keanu lalu meletakkan piring buahnya ke atas meja.


Keanu mengernyitkan keningnya. Pertanyaan Dewi terasa aneh di telinganya.


" Aku tidak tau Wi. Memangnya ada apa "??.


Dewi menggigit bibirnya pelan. Dia menatap dalam ke mata Keanu.


" Apa kamu melihat sesuatu yg mengerikan "??.


Keanu mencoba mengingat-ingat kejadian sebelum mobilnya menabrak pembatas jalan. Saat dia mencoba mengingat kembali, tiba-tiba telinganya berdenging sangat kuat.


" Aakkkhhhhhhh "!!!! teriak Keanu sambil menutup kedua telinganya.


Dewi terkejut melihat Keanu berteriak sambil menutup telinga.


Dia segera membaca doa sambil memegang tangan Keanu.


" Jangan memaksa tubuhmu untuk mengingat kejadian itu Ken "!! ucap Dewi masih terus membaca doa.


Butir-butir keringat mulai membasahi tubuh Dewi dan Keanu.

__ADS_1


Setelah hampir 10 menit akhirnya Keanu melepaskan tangannya dari telinga. Dia menatap kearah Dewi yg juga sedang menatapnya.


" Aku mengingatnya. Saat itu di dalam mobilku tiba-tiba.... ummpptttt... ".


" Sttttt, jangan bicara sekarang.


Apapun yg kamu lihat di dalam mobil, jangan pernah mengatakannya pada siapapun " bisik Dewi sambil menutup mulut Keanu.


Dewi tiba-tiba merasakan kehadiran sosok yg sudah seminggu ini menghilang.


" Kenapa "?? tanya Keanu setelah Dewi menarik tangannya.


" Orang yg mendengarnya akan celaka sepertimu " jawab Dewi.


" Apa itu alasan kamu tidak mau mengatakannya padaku malam itu "??.


Dewi menganggukkan kepalanya. Matanya masih mencari keberadaan sosok itu.


Dewi hanya merasakan auranya saja, tapi tidak melihat kehadirannya.


" Sulit di percaya. Aku pikir makhluk astral itu tidak ada selama ini. Ternyata aku salah besar "!! desah Keanu.


Selama ini dia selalu menolak untuk mempercayai hal-hal aneh seperti itu.


Tapi sekarang matanya terbuka lebar mengenai hal-hal yg berhubungan dengan makhluk ghaib.


" Apa sekarang kamu bisa mempercayai perkataanku Ken "?? tanya Dewi.


" Aku percaya Wi, sangat percaya. Bodoh jika aku masih berpikir seperti dulu.


Apalagi setelah apa yg aku lihat dengan mata kepalaku sendiri.


Aku benar-benar percaya kalau alam ghaib itu memang nyata ".


Dewi tersenyum lega kearah Keanu. Setidaknya Dewi tak perlu lagi menjelaskan dengan alasan yg berbelit-belit pada Keanu.


Hallo para reader's tercinta..


Jangan lupa untuk vote, like dan comment di novelku ini ya.


Saran dan kritik dari kalian sangat berarti bagi author.


Jangan lupa juga untuk follow akun medsos author bagi yg berkenan.


Ig: nini_rifani

__ADS_1


Fb: Nini Lup'ss


Wa: 0857-5844-6308


__ADS_2