
Eeuuggghhhhhhhh
Jimmy melenguh sambil memegangi kepalanya yg terasa sakit. Dia meringis saat merasakan seluruh tubuhnya seperti remuk. Dia lalu berusaha duduk meskipun seluruh tubuhnya sangat sakit.
" Dimana ini "??.
Jimmy menatap sekeliling ruangan yg terasa sangat asing baginya.
Sebuah kamar yg terbuat dari bambu dan juga ranjang yg terasa sangat aneh di tubuhnya.
Jimmy kembali berbaring saat kepalanya tiba-tiba berputar. Dia menyentuh kain yg membungkus kepalanya. Dia ingat kalau sebelumnya dia mengalami sebuah kecelakaan.
" Apa aku selamat dari kecelakaan itu "??.
Jimmy kembali mengingat-ingat kejadian sebelum kecelakaan itu menimpanya. Dia merasa sedikit takut saat membayangkan Dewi yg tiba-tiba berubah menjadi sosok yg mengerikan. Kemudian setelah itu mobilnya yg hilang kendali menabrak pembatas jalan lalu masuk ke dalam jurang. Dia tidak ingat apa-apalagi setelah itu.
Jimmy memejamkan matanya saat rasa pusing mendera kepalanya. Dia berusaha mempertahankan kesadarannya saat ini.
Ceklek
Pintu kamar tiba-tiba ada yg membukanya. Jimmy yg saat itu masih merasa pusing enggan membuka matanya.
Dia hanya bisa pasrah jika orang yg barusaja masuk ke kamar ini ingin berbuat jahat padanya.
" Rupanya masih belum sadar ".
Jimmy mendengar suara perempuan di sampingnya.
Lalu dia merasakan rasa dingin di kepalanya.
" Bagaimana lukanya neng "??.
" Sudah agak mengering bu, tapi orangnya belum sadar. Padahal ini sudah satu minggu ".
Jimmy kaget saat mendengar jika dirinya sudah tidak sadarkan diri selama satu minggu lamanya. Dia lalu kembali mendengarkan percakapan orang tersebut.
" Namanya juga orang habis kecelakaan neng. Untung saja nyawanya bisa di selamatkan ".
" Iya bu, eneng ngeri banget lho pas pertama kali melihat luka orang ini. Kepalanya berdarah banyak sekali, tubuhnya juga luka-luka semua.
Iihhh,, serem pokoknya ".
" Makanya neng, jadi orang harus hati-hati. Supaya tidak mendapatkan musibah seperti orang ini ".
" Iya bu, eneng akan selalu hati-hati ".
Jimmy merasakan seseorang duduk disampingnya.
Dia diam saja saat tangan orang itu menyentuh lengannya.
__ADS_1
" Neng, jangan lupa olesi obat bagian lengan orang ini. Ini juga sudah mulai mengering lukanya ".
" Iya Bu ".
Jimmy lagi-lagi merasakan dingin disekitar lengannya.
Rasa dingin yg diberikan wanita itu tanpa sadar membuatnya terlelap.
Dalam tidur lelapnya, Jimmy bermimpi bertemu dengan seorang gadis yg sangat mirip dengan ayahnya.
# mimpi pov
" Kamu siapa "?? tanya Jimmy pada seorang gadis yg sedang melukis di bawah pohon.
Gadis itu tersenyum kearahnya lalu kembali fokus pada lukisannya.
Jimmy yg penasaran berjalan kearahnya lalu duduk di sebelahnya.
" Wajah siapa yg sedang kamu lukis "??.
" Ibuku ".
" Ibumu cantik sekali "!!.
Gadis itu mengangguk. Dia lalu menambahkan cat warna merah pada bagian mata wanita yg berada dalam lukisan itu.
" Kenapa kamu membuatnya meneteskan airmata darah "?? tanya Jimmy heran.
" Karena ibuku merasa sedih ".
" Kenapa bisa seperti itu "??.
" Karena lelaki yg di cintainya menyakiti bagian dari tubuhnya ".
" Siapa lelaki itu "?? Jimmy semakin tertarik dengan pembicaraan mereka saat ini.
" Ayahku ".
" Apa "!!??? ucap Jimmy kaget.
Gadis itu lalu menghentikan kegiatannya. Dia menunduk sedih di sebelah Jimmy.
Batin Jimmy tiba-tiba merasakan rasa sakit. Dia merasa seolah-olah menjadi bagian dari cerita gadis ini.
" Ibuku sangat mencintai ayahku ".
" Lalu kenapa ayahmu membuat ibumu meneteskan airmata darah dari matanya "??.
" Sampai sekarang aku tidak tau apa penyebabnya ".
__ADS_1
Jimmy menarik nafasnya pelan. Dadanya seperti tersetrum oleh perkataan gadis ini.
" Sedang apa kamu disini "??.
" Ahhh, aku hanya sedang berjalan-jalan lalu tidak sengaja melihatmu sedang melukis ".
" Bolehkah aku bertanya padamu "??.
" Tentu saja boleh ".
" Terima kasih ".
" Apa yg ingin kamu tanyakan padaku "?? tanya Jimmy.
" Apakah di dunia ini ada orangtua yg kejam kepada anaknya sendiri "??.
" Kenapa kamu bertanya seperti itu "?? tanya Jimmy bingung.
" Aku hanya ingin tau jawabanmu saja ".
Jimmy menatap awan di langit. Mencoba mencari jawaban yg cocok untuk gadis ini.
" Aku pikir tidak akan ada orangtua yg kejam pada anaknya. Jika pun ada, mereka pasti memiliki alasan kenapa mereka berbuat seperti itu pada anaknya ".
" Jika kamu menjadi anak orangtua tersebut, apa yg akan kamu lakukan "!!.
" Aku akan mendengarkan alasannya "!!.
" Begitukah "??.
" Iya, seharusnya anak itu mendengarkan penjelasan dari orangtuanya ".
" Terima kasih " ucap gadis itu sambil tersenyum menatap Jimmy.
Jimmy tersentak kaget begitu melihat wajah gadis itu. Wajah gadis itu terlihat sangat mirip dengan wajah ayahnya.
Hallo para reader's tercinta..
Jangan lupa untuk vote, like dan comment di novelku ini ya.
Saran dan kritik dari kalian sangat berarti bagi author.
Jangan lupa juga untuk follow akun medsos author bagi yg berkenan
Ig: nini_rifani
Fb: Nini Lup'ss
Wa: 0857-5844-6308
__ADS_1