
Saat Jimmy ingin menyerang ayahnya, tiba-tiba tercium harum semerbak bunga melati di dalam ruangan itu.
Jimmy yg tau darimana aroma ini berasal, segera mengedarkan pandangannya ke sekeliling ruangan.
" Adik, kamu datang sayang.
Kakak sudah tau siapa kamu sebenarnya, kakak tidak marah. Tolong datang temui kakak sayang, kakak ingin minta maaf "!! teriak Jimmy.
Jimmy menjadi sangat gelisah saat adik yg dia tunggu belum juga muncul di hadapannya.
Semua orang yg berada di dalam ruangan itu hanya berdiri diam menunggu.
Tidak ada satupun dari mereka yg merasakan rasa takut saat Jimmy menyebut nama Amira, yg ada mereka malah merasa sedih.
" Adik, tolonglah temui kakakmu ini. Kakak sangat merindukan kamu.
Maaf kalau selama ini kakak tidak bisa mengenalimu. Maafkan kakak yg terlambat untuk mencarimu.
Kakak minta maaf adik, kakak minta maaf "!!.
Jimmy menangis sambil terus mengedarkan pandangan berharap adiknya segera muncul.
Penyesalan atas gagalnya dia menjaga adiknya, membuat Jimmy di dera perasaan bersalah yg sangat besar pada Mama Kamila.
" Bunda, itu kakak "!! teriak Miko sambil menunjuk kearah jendela.
Mata semua orang segera melihat kearah yg di tunjuk oleh Miko. Jimmy pun dengan cepat melihat penuh harap kearah jendela.
Hatinya langsung kembali bersedih karena ternyata tidak ada apapun di sana.
Pak Burhan dan Hendi kemudian membantu dengan do'a supaya arwah Amira mau menampakkan dirinya.
Tak lama kemudian, muncul sosok putih transparan di dekat jendela seperti yg di tunjuk oleh Miko.
Sosok itu melihat sedih kearah Jimmy dan ayahnya yg berada diatas ranjang rumah sakit.
" Kakak "!! teriak Miko.
Saat Miko ingin berlari ke arwah Amira, Bu Fatimah segera menahannya.
" Miko, jangan kesana ya sayang. Biarkan Kak Amira menyelesaikan masalahnya dulu "! ucap Bu Fatimah lembut.
" Tapi Miko rindu dengan Kak Amira, Bunda " rengek Miko.
" Iya, Bunda juga sangat rindu dengan Kak Amira. Nanti saja ya Miko bertemu kakak ".
Dengan suara bergetar, Bu Fatimah mencoba memberikan pengertian kepada adiknya Amira.
Miko masih belum mengerti kalau yg di panggil kakak olehnya sekarang hanyalah sesosok arwah yg tidak bisa lagi dia sentuh.
Jimmy segera melompat turun dari ranjang begitu arwah adiknya muncul.
Dia kemudian duduk bersimpuh di depan arwah adiknya dengan mata yg sudah sangat basah.
" Adik, ini Kak Jimmy sayang.
__ADS_1
Ini kakak yg dulu selalu mengajakmu bicara saat kamu berada di dalam perut Mama Kamila.
Ini kakak sayang "!! ucap Jimmy sambil menatap sedih kearah adiknya. Tangannya menepuk-nepuk dadanya memberitahu siapa dia.
Nadya memeluk ibunya Jimmy yg terus menangis.
Hatinya ikut teriris melihat Jimmy yg sedang menangis di hadapan arwah adiknya.
" Kakak minta maaf karena gagal melindungimu. Kakak terlambat datang karena kakak tidak sengaja melupakan kamu sayang. Semua yg terjadi padamu adalah kesalahan kakak.
Tolong maafkan kakak yg gagal menjadi kakak yg baik untukmu, Amira.
Kakak minta maaf "!! sesal Jimmy.
Arwah Amira hanya diam sambil menatap kearah kakaknya.
Matanya tampak meneteskan butiran airmata.
" Adik, kakak tidak marah atas apa yg kamu lakukan terhadap kakak selama ini. Kakak saja yg bodoh tidak menyadari kehadiranmu.
Terima kasih sudah sangat menyayangi kakakmu yg tidak berguna ini. Seandainya kamu masih ada di dunia ini, kakak pasti akan sangat bahagya memiliki adik sepertimu.
Kakak pasti akan menyayangimu sepenuh hati kakak.
Kakak sangat mencintaimu adikku sayang "!.
Jimmy mengulurkan tangan ingin memeluk adiknya.
Dia kemudian menangis sejadi-jadinya saat tangannya tidak bisa menyentuh tubuh adiknya.
" Papa, kenapa kamu tega memisahkan aku dengan adikku Pa.
Sekarang adik ada di depanku, tapi aku tidak bisa memeluknya. Kenapa kalian tega memisahkan kami sampai seperti ini Pa???
Aku ingin memeluk adikku Pa, aku ingin memeluknya "!!.
Keanu yg khawatir dengan keadaan Jimmy segera berlari menolongnya.
Dia menarik tubuh lemah Jimmy lalu memeluknya erat-erat.
" Jim jangan melukai dirimu sendiri. Kasihan adikmu, dia pasti sangat sedih melihat kakaknya seperti ini "! ucap Keanu sambil menepuk bahu Jimmy.
" Ken, adikku ada di sini sekarang. Tapi aku tidak bisa memeluknya.
Kami,, kami sudah tidak bisa bersama. Kami terpisah sangat jauh Ken "!! sahut Jimmy sambil terisak di pelukan Keanu.
Biarlah dunia menghinanya sebagai lelaki cengeng. Saat ini dia hanya ingin menangis sepuasnya.
" Ini semua sudah menjadi takdir adikmu, Jimmy.
Kamu harus bisa menerimanya. Adikmu sudah tenang disana, dia tidak akan merasa sedih lagi sekarang "! hibur Keanu.
" Ini semua karena lelaki tua bangka itu. Dia yg telah membuat adikku meninggal.
Seharusnya dia saja yg pergi dari kehidupan kami, bukan adikku "!!.
__ADS_1
Hikss,, hikssss
Saat Jimmy sedang menyumpahi ayahnya, terdengar isakan tangis dari arwah Amira yg sejak tadi tidak bersuara.
" Kakak, maafkan kesalahan ayah. Amira sangat mencintai kakak dan ayah ".
Jimmy terpaku saat mendengar bisikan itu. Dia menatap mulut arwah adiknya yg tertutup rapat.
Jimmy berpikir mungkinkah suara itu berasal dari hati adiknya yg tidak ingin melihat ayahnya bersedih, atau itu hanya sebatas ilusinya saja.
Dave yg sedang menahan sakit di dadanya berjalan ke depan arwah putrinya.
Dengan tatapan cinta dan penyesalan Dave menatap wajah pucat putrinya.
" Amira putri ayah, ayah juga sangat menyayangimu.
Ayah tau ini sudah sangat terlambat untuk mengatakan kalau ayah menyayangimu. Tapi itu tulus berasal dari dalam lubuk hati ayah.
Amira, ini adalah kakakmu. Maafkan ayah tidak pernah mengenalkan dia padamu.
Maafkan ayah juga karena telah memisahkan kamu dari kakakmu.
Maafkan ayah ya nak "! ucap Dave sambil memegangi dadanya.
Arwah Amira hanya diam. Sosok transparan itu terus menatap sedih kearah kakak dan ayahnya.
Pak Burhan dan Hendi hanya bisa menarik nafas mereka. Mereka mengusap dada sambil terus mengucapkan doa-doa di bibir mereka.
😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭😭
🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀
Hallo para reader's tercinta...
Author nangis sampai bengkak saat menulis part ini.
Terlalu menyakitkan untuk Jimmy..
Nggak kebayang kalau ini benar-benar terjadi di dalam kehidupan author...
Kalau para pembaca merasa kasihan pada Jimmy, terus kasih vote, vvoottee, like, comment dan rate bintang lima di novel ini.
Follow juga nih akun medsos milik author. Siapa tau ada yg mau curhat pribadi.. 😅😅
Ig: nini_rifani
Fb: Nini Lup'ss
Wa: 0857-5844-6308
Mohon dukungannya juga untuk novel terbaru author, judulnya " History of Liang Zhu (REINKARNASI KEDUA).
Jangan lupa di vote, like, comment dan rate bintang lima juga ya..
Terima kasih, jangan lupa pakai masker dan rajin cuci tangan ya teman-teman "!!.
__ADS_1