
Dave memandangi foto hasil USG istri mudanya. Di dalam foto hitam putih itu terlihat sebuah titik kecil yg menandakan adanya kehidupan seorang janin di rahim istrinya. Yaa,, Anita sekarang sedang mengandung anaknya.
Bibirnya tersenyum bahagya akan tetapi hatinya bersedih.
Bahagya karena dia akan segera memiliki anak, tetapi bersedih karena bukan Kamila yg sedang mengandung anaknya.
Dave tau kalau Anita tidak bersalah sama sekali. Tapi Dave mengkhawatirkan perasaan Kamila jika mengetahui kalau madunya kini tengah mengandung calon buah hati mereka.
" Apa yg harus aku lakukan sekarang "?? ucap Dave sambil membenturkan kepalanya di setir mobil.
Sudah sejak tadi Dave sampai di depan panti asuhan.
Tapi dia hanya duduk diam di dalam mobilnya. Pikirannya sedang tidak menentu saat ini.
Tokk,, tokk, tokk
Saat Dave sedang merasa gundah , tiba-tiba ada seseorang yg mengetuk mobilnya.
Dave sedikit gugup karena yg mengetuk mobilnya adalah istri kesayangannya, Kamila.
" Sayang "?? panggil Dave lalu segera keluar dari dalam mobil.
" Kenapa kamu tidak masuk ke dalam Kak "? tanya Kamila heran.
Dave berjalan kearah istrinya. Dia menatap sedih kearah istrinya yg dengan begitu berbakti mencium tangannya.
" Sayang, bisakah kita di sini dulu sebentar. Aku sedikit gerah " jawab Dave memberi alasan.
Kamila menatap lama kearah suaminya. Hatinya tiba-tiba berdebar sangat kencang. Dia yakin pasti ada sesuatu yg akan terjadi setelah melihat raut wajah suaminya yg terlihat sangat sedih.
" Bagaimana kalau kita pergi ke gubuk tempat kita melukis saja Kak "? ajak Kamila.
Kamila tau kalau suaminya butuh tempat yg nyaman untuk mengatakan apa yg sedang mengganggu pikirannya saat ini.
" Baiklah sayang, ayo masuk ke mobil " ucap Dave.
Mereka berdua kemudian pergi ke tempat yg Kamila katakan tadi.
Di dalam perjalanan mereka hanya diam. Kamila dengan sabar menunggu suaminya menceritakan apa yg sedang terjadi.
Dave menatap kosong kearah gubuk yg menjadi saksi cinta mereka.
Bayangan kebersamaan mereka di sini membuat dadanya kembali terasa sakit. Dia sampai mengabaikan istrinya yg tengah duduk di sebelahnya.
" Kak Dave "?.
Suara lembut istrinya membuyarkan lamunan Dave.
__ADS_1
" Iya sayang ".
" Apa ada sesuatu yg ingin kamu sampaikan padaku Kak "? tanya Kamila.
Dave diam mendengar pertanyaan istrinya. Dia kembali termenung sebelum akhirnya tersentak kaget saat tangan istrinya menggenggam jari-jari tangannya.
" Katakan saja sayang, aku pasti akan mendengarkanmu ".
Sebutan sayang terdengar begitu membahagyakan di hatinya Dave. Dia lalu mengeluarkan foto USG istri mudanya dari dalam dompet kemudian memberikannya pada Kamila.
" Apa ini Kak "? tanya Kamila sambil memandangi foto hitam putih di tangannya.
" Anita hamil " jawab Dave singkat tanpa berani menatap wajah istrinya.
Kamila tertegun mendengar jawaban suaminya. Dia mengusap pelan foto janin milik madunya dengan mata berkaca-kaca.
" Alhamdulillah, akhirnya kamu akan segera memiliki anak Kak Dave.
Selamat ya untuk kalian "!.
Dave menelan ludah sebelum menatap kearah istrinya.
Dia sebelumnya berfikir kalau Kamila akan langsung menangis setelah mendengar berita ini. Tapi lagi-lagi dia di kejutkan oleh respon istrinya yg malah mengucapkan selamat kepadanya.
" Sayang, apa kamu baik-baik saja "? tanya Dave lirih.
" I,, iya Kak aku baik-baik saja. Ini adalah kabar yg sangat bagus.
Greeppp
Dave menarik tubuh Kamila ke dalam pelukannya saat melihat airmatanya menetes.
Ini yg dia takutkan. Dia takut Kamila-nya kembali terluka.
" Maafkan aku sayang, ini semua kesalahanku. Maafkan aku yg terus menyakitimu.
Maafkan aku "!!.
" Kak, kamu kenapa meminta maaf padaku. Aku menangis bukan karena terluka, tapi ini adalah airmata bahagya.
Aku bahagya karena kamu akan segera memiliki keturunan yg tidak pernah bisa aku berikan.
Kamu jangan merasa bersalah padaku, aku baik-baik saja ".
" Seharusnya kamu yg berada di posisi ini Kamila " ucap Dave sambil menangis.
Dia sudah tidak tau lagi harus bagaimana menghadapi kebaikan hati istrinya ini.
__ADS_1
" Aku juga sangat ingin Kak, tapi aku tidak bisa.
Entah itu aku ataupun itu Anita, bayi itu adalah anakmu. Kamu harus menyayanginya meskipun bukan aku yg akan melahirkannya Kak "!!.
" Kamila, apa hati dan perasaanmu tidak terluka "? tanya Dave.
" Bohong kalau aku bilang tidak. Tentu saja aku sangat terluka. Tapi semua ini sudah terjadi.
Tidak ada yg harus kita sesali Kak. Apapun itu, aku akan menerimanya asalkan kita masih bisa bersama " jawab Kamila tulus.
Dave mengangguk di dalam tangisnya. Beban di hatinya sedikit terangkat setelah mendengar jawaban dari istrinya.
" Sudah, sekarang jangan menangis lagi ya. Malu nanti dengan calon anak kita kalau tau ayahnya ternyata sangat suka menangis " hibur Kamila sambil mengusap airmata di wajah suaminya.
" Aku sangat mencintaimu Kamila. Benar-benar sangat mencintaimu "!.
" Aku juga sangat mencintaimu, Kak. Ingat ya, mulai sekarang kamu harus menjaga baik-baik istri dan calon anak kita.
Aku jadi tidak sabar ingin melihatnya hadir di dunia ini.
Pasti,,pasti nanti anak kalian akan sangat cantik dan tampan "!! ucap Kamila sambil terisak pelan.
Dave sekali lagi menahan sesak di dadanya. Dia sadar betul kalau istrinya berusaha menutupi kesedihannya dengan terus mengatakan kalau dirinya baik-baik saja di depannya.
Dengan perasaan hancur dan bersalah Dave terus menciumi wajah istrinya yg basah oleh airmata sambil mengusap foto hitam putih di tangannya.
🥀🥀🥀🥀🥀🥀
Hallo para reader's tercinta..
Jangan lupa untuk selalu vote, vvoottee, like, comment, share dan rate bintang lima di novel ini.
Saran dan kritik dari kalian sangat berarti bagi author. Tapi yg wajar-wajar aja ya kritikannya.
Follow juga akun medsos milik author.
Ig: nini_rifani
Fb: Nini Lup'ss
Wa: 0857-5844-6308
Oh ya, mohon dukungannya juga untuk novel terbaru author.
Judulnya " History of Liang Zhu (REINKARNASI KEDUA).
Jangan lupa di vote, like, comment dan rate bintang lima ya.
__ADS_1
Terima kasih, jangan lupa pakai masker dan rajin cuci tangan ya teman-teman "!!.