Airmata Dendam

Airmata Dendam
Terbongkarnya misteri arwah penasaran 5


__ADS_3

" Pak Burhan, jadi siapa sebenarnya yg selalu datang berkunjung ke panti asuhan kalau putri saya sudah meninggal sejak dia pamit pergi ke rumah ayahnya "?! tanya Fatimah.


" Bisa saja itu memang arwah-nya Amira atau mungkin sosok iblis yg menyerupai Amira Bu.


Ketidaksadaran atas kematiannya membuat Amira merasa seolah-olah dirinya masih hidup.


Yg ibu lihat bisa juga adalah sosok setan yg sedang menggunakan kenangan Amira sewaktu masih ada di sini. Mereka mencoba mengganggu ibu dan Miko dengan berpura-pura menjadi dirinya.


Menurut pemikiran saya pribadi, sebenarnya ruh Amira itu masih terus menunggu di tempat dimana Pak Dave menjanjikan untuk menjemputnya. Sampai sekarang pun bayang-bayang Amira masih berada di tempat itu meskipun jasadnya sudah di makamkan.


Tapi insyaalloh, dia tidak akan mengganggu ketenangan warga di sini.


Saat kejadian naas itu terjadi, ruh Amira yg saat itu sudah meninggal menyaksikan sendiri seperti apa kejadian itu berlangsung.


Amira mungkin tidak menyadari kalau orang yg dia lihat sebenarnya adalah tubuhnya sendiri yg sedang di sakiti.


Mungkin hal itu juga yg telah memicu rasa dendam di hatinya. Membuatnya menjadi sosok dengan bentuk yg sangat mengerikan yg di kelilingi oleh kabut gelap dan membawa aura negative.


Kurang lebih seperti itulah kesan pertama yg di lihat oleh anak-anak saya saat bertemu dengan nak Jimmy ".


" Sebenarnya saya menyadari ada keanehan sejak dia pergi dari sini Pak. Tapi saya menepis semua pikiran itu.


Say berpikir semua itu di karenakan oleh kesedihan yg dia terima selama tinggal di rumah ayahnya " ucap Fatimah.


" Keanehan seperti apa itu, Bu "?? tanya Pak Burhan.


" Amira selalu pulang saat hari menjelang maghrib.


Dia juga selalu pulang dengan mengenakan pakaian yg sama saat terakhir kali kami bertemu.


Tubuhnya menjadi sangat kurus dan saat saya memeluknya, terasa sangat kaku dan dingin.


Saya tidak pernah melihatnya makan ataupun minum.


Dan saat berada di meja makan, Amira hanya duduk diam di kursi tempatnya biasa duduk.


Saya benar-benar tidak menyadari kalau saat itu yg sedang bersama kami adalah arwah putri saya Amira " ucap Fatimah sedih.


" Hanya Alloh yg tau Bu siapa yg sebenarnya menemui ibu selama ini.


Apapun itu, mari kita semua mengingat segala kebaikan almarhumah semasa hidup.


Selalu kirimkan doa supaya almarhumah mendapatkan kebahagyaan di tempatnya yg baru " sahut Pak Burhan.


Bu Fatimah mengusap airmatanya setelah menyelesaikan ceritanya.

__ADS_1


Dia kemudian teringat dengan beberapa gambar yg sempat di lukis oleh Amira dan adiknya beberapa hari lalu. Bu Fatimah kemudian berjalan masuk ke dalam kamar Amira untuk mengambil lukisan itu lalu membawanya ke depan semua orang yg masih berkumpul.


" Ya Alloh Amira, putri kesayangan bunda. Ternyata kamu memang sudah meninggal saat itu nak " ucap Fatimah lirih disertai dengan isakan.


Fatimah menangis tersedu-sedu sambil memandangi satu-persatu kertas yg barusaja dia ambil.


Semua kertas itu ternyata kosong. Tidak ada coretan apapun diatas kertas putih tersebut.


Apa yg selama ini dia lihat ternyata memang tidak pernah terjadi.


" Yg sabar Bu Fatimah, yg ikhlas. Apa yg ibu alami semata-mata karena besarnya ikatan kasih sayang diantara Bu Fatimah dan almarhumah Amira.


Sekarang dia sudah tenang, arwahnya pasti sudah mendapatkan tempat terindah di Sisi-nya " hibur Pak Burhan.


" Walaupun rasanya sangat sakit dan sulit, insyaalloh saya akan berusaha untuk ikhlas Pak.


Saya hanya merasa masih tidak percaya kalau putri saya telah meninggalkan saya secepat ini ".


Semua orang menundukkan kepala sedih. Ini adalah kejadian yg paling membekas di hati dan pikiran masing-masing orang.


Terutama bagi orang-orang yg selama ini mengenal almarhumah Amira.


Di saat semua orang sedang larut dalam kesedihannya masing-masing, Keanu mendapatkan kabar yg membuat semua orang menjadi panik dan ketakutan.


Drrtt.. ddrrttt..


" Ken, Jimmy kritis ".


" Apa "!!.


" Hikss,,Jimmy kritis, tekanan darahnya terus menurun. Cepatlah kembali, aku takut terjadi sesuatu yg buruk "!.


🌿


Handphone Keanu terlepas dari genggaman tangannya setelah mendengarkan kabar dari Nadya.


Pikirannya kalut.


" Ken, ada apa "?! tanya Dewi khawatir.


" Jimmy Wi, Jimmy " jawab Keanu terbata-bata.


" Jimmy kenapa Ken??


Siapa yg menelfon "?? tanya Anita panik begitu Keanu menyebut nama putranya. Tiba-tiba hatinya merasa sangat takut dan cemas.

__ADS_1


" Nadya bilang Jimmy,, Jimmy "..


" Bicara dengan jelas Ken, jangan membuat Tante takut "!!.


" Jimmy kritis Tante " ucap Keanu lirih.


Matanya sudah memerah saat ini.


Tubuh Anita terjatuh lemas di lantai. Dia meremas-remas dadanya dengan sangat kuat.


" Tidak boleh, Jimmy tidak boleh meninggalkan aku. Barusaja aku kehilangan putriku, aku tidak mau kehilangan putraku juga.


Ini semua gara-gara kamu Dave, ini semua gara-gara kamu. Kamu lihat sekarang, putraku kritis di rumah sakit "!! teriak Anita histeris sambil menunjuk kearah Dave.


" Sudah Bu Anita, lebih baik kita segera kembali ke sana.


Kita harus segera melihat keadaan nak Jimmy sekarang juga ".


Pak Burhan segera menengahi suasana yg sedikit kacau. Dia segera mengajak mereka semua kembali ke kota.


Bu Fatimah pun mereka bawa. Tak lupa mereka juga menjemput Miko di rumahnya Bu Tati.


Hendi yg mendapatkan firasat kalau hari ini akan menjadi hari pertemuan terakhir mereka dengan almarhumah Amira.


Dia kemudian membisikkan pada bapaknya untuk mengajak semua orang yg berhubungan dengan Amira untuk ikut pergi bersama mereka.


Akhirnya mereka semua berangkat ke kota setelah menyerahkan tanggungjawab mengenai pengiriman doa untuk almarhumah Amira kepada warga dan kepala desa di sini.


🥀🥀🥀🥀🥀🥀


Hallo para reader's tercinta..


Jangan lupa vote, vote, vvvoottee,, vvvvoottteeee terus novel ini.


Jangan lupa juga untuk like, comment, rate dan share novel author ini ya?


Saran dan kritik dari kalian sangat penting bagi author. Tapi yg wajar-wajar aja ya kritikannya 😅


Jangan lupa juga follow akun medsos milik author.


Ig: nini_rifani


Fb: Nini Lup'ss


Wa: 0857-5844-6308

__ADS_1


Terima kasih, jangan lupa pakai masker dan selalu rajin cuci tangan ya teman-teman "!!


__ADS_2