Airmata Dendam

Airmata Dendam
Pertemuan yg di sengaja


__ADS_3

Hubungan Jimmy dan Nadya kini semakin mesra. Meskipun tidak setiap hari mereka bisa bertemu di karenakan kesibukan masing-masing, nyatanya tak membuat hubungan mereka merenggang.


Seperti saat ini, Nadya sedang berada di perusahaan Jimmy.


Mereka sedang membahas rencana kunjungan ke proyek yg akan segera di bangun.


" Sayang, bagaimana kalau kita makan siang dulu. Setelah itu aku akan mengantarmu kembali ke kantor" ucap Jimmy begitu oranglain sudah pergi dari ruang rapat.


" Tolong jaga bicara anda Tuan Jimmy. Kita sedang di kantor sekarang.


Bagaimana jika ada karyawanmu yg mendengarnya "?? tanya Nadya yg merasa tidak enak di panggil sayang.


" Ini kantor milikku sayang, siapa yg berani macam-macam denganku ".


Jimmy berjalan kearah Nadya yg masih duduk di kursinya. Dia menarik lembut tubuh kekasihnya lalu memeluknya.


" Aku merindukanmu ".


" Aku juga merindukanmu, tapi kita sedang berada di kantor. Tolong jaga nama baik anda Tuan " ucap Nadya sambil membalas pelukan Jimmy.


Dia sebenarnya juga merindukan pria ini, hanya saja pekerjaan yg begitu banyak membuat mereka sulit bertemu dan hanya melakukan video call untuk melepas rindu.


Jimmy terkekeh mendengar perkataan formal kekasihnya akan tetapi memeluknya dengan begitu erat.


"Baiklah Nona Nadya, sesuai keinginanmu " ledek Jimmy lalu melepaskan pelukannya.


"Terima kasih Tuan atas pengertiannya " jawab Nadya tersenyum manis.


"Sama-sama Nona. Mari, kita cari tempat yg cocok untuk melepas rasa rindumu itu " ajak Jimmy lalu membawa Nadya pergi dari kantornya.


Mereka keluar melalui lift khusus milik perusahaannya.


Jimmy yg menyadari jika dia dan kekasihnya menjadi pusat perhatian, hanya melirik sekilas lalu kembali berjalan di samping Nadya.


"Silahkan masuk Nona " ucap Jimmy sambil membukakan pintu mobil untuk kekasihnya.


" Terima kasih banyak Tuan ".

__ADS_1


Saat Jimmy akan masuk ke dalam mobil, tiba-tiba tangannya di tahan oleh seseorang.


" Siapa kamu "?? tanya Jimmy saat mengetahui siapa orang yg menarik tangannya.


Sebelumnya dia sudah mengetahui dari orang yg dikirimkan Keanu jika ada seorang perempuan yg terus mengawasinya sejak lima hari lalu.


" Maafkan aku Tuan jika aku membuatmu merasa tidak nyaman. Aku tidak bermaksud buruk kepada anda. Sungguh " jawab perempuan itu.


" Kalau begitu jelaskan padaku kenapa kamu selalu mengikutiku beberapa hari ini "!! tanya Jimmy sambil melepaskan tangannya.


Perempuan itu kaget saat dia tau kalau Jimmy mengetahui perbuatannya. Tapi wajahnya tidak menunjukkan gelagat yg mencurigakan yg membuat Jimmy menjadi penasaran.


" Namaku Dewi. Aku memang sengaja mengikutimu Tuan. Ada hal yg sangat penting yg ingin ku sampaikan ".


Nadya yg melihat Jimmy berbicara dengan seorang perempuan, memutuskan untuk menghampiri mereka.


"Siapa perempuan ini Jim "??.


Jimmy kaget saat melihat Nadya keluar dari mobil. Dia melupakan kekasihnya yg sedang menunggunya tadi.


Kamu perkenalkan dirimu. Dia adalah kekasihku.


Aku tidak mau dia salah paham terhadap kita " ucap Jimmy meminta Dewi memberi penjelasan pada Nadya.


"Perkenalkan Nona, namaku Dewi " ucap Dewi sopan sambil mengulurkan tangan.


" Aku Nadya. Kalau boleh tau apa kalian memiliki hubungan "?? tanya Nadya.


" Nona Nadya bisa tenang. Aku tidak memiliki hubungan apapun dengan kekasih Nona. Kami bahkan tidak saling kenal ".


Jawaban Dewi membuat Nadya bisa bernafas lega. Dia tadi sempat berfikir jika perempuan ini merupakan kekasih Jimmy yg lain.


" Sekarang jelaskan apa maksud tujuanmu. Ini bukan pertama kali kita bertemu "!! tanya Jimmy.


" Tuan, aku yakin Tuan pasti tidak akan mempercayai perkataanku. Tapi yg bisa aku beritahu sekarang, Tuan harus segera berpisah dengan Nona Nadya "!! jawab Dewi tanpa ragu.


Jimmy dan Nadya terkejut mendengar perkataan Dewi. Sedangkan Dewi terus menatap kearah Jimmy dan Nadya seperti memohon.

__ADS_1


" Apa kamu gila..!!!


Kamu sadar dengan ucapanmu barusan Nona "?? tanya Jimmy sambil menahan kesal.


" Ya Tuan, aku sangat sadar. Aku tau itu sulit, tapi kalian tidak boleh bersama untuk sekarang ".


" Apa hakmu melarang kami berhubungan hahhhh!!!!!


Kau itu hanya orang asing jadi kamu tidak berhak bicara seperti itu "!!!!.


Jimmy benar-benar dibuat marah oleh perempuan ini. Wajahnya bahkan sudah memerah menahan emosi.


" Jimmy tenanglah. Kita dengarkan dulu penjelasan Dewi " bujuk Nadya sambil mengusap punggung Jimmy yg sedang kesal.


"Tuan, tolong pikirkan perkataanku. Aku hanya ingin menolong kalian. Ini semua demi kebaikan kalian juga " ucap Dewi lagi.


" Dewi, tolong bicara yg jelas. Kami tidak mengerti apa maksudmu "?? tanya Nadya. Dia tidak mengerti jalan pikiran perempuan muda ini.


"Aku tidak bisa bicara lebih jauh Nona Nadya. Jika kalian tidak segera berpisah, kalian berdua akan celaka "!! jawab Dewi.


"Omong kosong "!!!! bentak Jimmy lalu menarik Nadya masuk ke dalam mobil.


Mereka meninggalkan Dewi yg berdiri mematung sambil menundukkan kepala. Entah apa yg dipikirkan perempuan itu sampai berani meminta Jimmy berpisah dengan Nadya saat hubungan mereka barusaja terjalin.


Hallo para reader's tercinta..


Jangan lupa untuk vote, like dan comment di novelku ini ya.


Saran dan kritik dari kalian sangat berarti bagi author.


Jangan lupa juga untuk follow akun medsos author bagi yg berkenan.


Ig: nini_rifani


Fb: Nini Lup'ss


Wa: 0857-5844-6308

__ADS_1


__ADS_2