
Pagi ini, Dewi memutuskan untuk pulang kerumah orangtuanya. Dia harus segera mencari solusi dari masalah yg sedang di hadapinya.
Masalah ini tidak bisa dibiarkan begitu saja.
#flasback
Setelah Keanu pulang, sosok itu kembali datang mengamuk dirumah Dewi.
"Jangan ikut campur kau manusia "!!!.
Sebuah suara yg sangat mengerikan terdengar tanpa ada sosoknya. Dewi berusaha setenang mungkin menghadapi sosok ini. Dia tidak akan membalas dengan amarah.
" Aku akan terus ikut campur. Iblis sepertimu tidak pantas mengganggu manusia ".
Sosok itu menggeram keras disertai angin yg sangat kencang. Barang-barang beterbangan membuat seisi rumah menjadi berantakan.
" Mereka pantas mendapatkannya. Aku akan terus mengganggu kalian para manusia munafik "!!!.
" Kaulah yg munafik. Kau sengaja menggunakan kesengsaraan seorang ruh untuk membuat kekacauan. Mereka semua tidak bersalah ".
" hahhaha... manusia kejam seperti mereka memang sudah seharusnya merasakan pembalasa dariku. Mereka manusia yg tidak memiliki hati nurani "!!!.
" Lepaskan ruh itu. Biarkan dia tenang disisi Alloh. Jangan biarkan dia memiliki dendam kepada yg masih hidup ".
" Aku akan tetap membalas dendam pada mereka . Aku akan mencelakai mereka satu persatu. Kau tidak berhak ikut campur. Menyingkirlah kau manusia jahannaaammmm.. jangan halangi jalanku "!!!!.
" Bismillahirrohmaaanirrokhiimmm.... Allohulaaailaahaillahuwalhayyulqoyyuum.. La.. ta'hudzhuhusinatiwwalanna'um.. Lahuumaafisstsamawatiwamafilard'.. Mangdzaladziyasfa'ungindahuuillaaaabiitdnih.. Ya'lamumabainaaidiihimwamakholfahum.. Walayukhiituunaabisaiminngilmihi.. Illaaaa bimasyaaa'.... Wasi'aqursiyuhussamawaatiwamafilard.. Walaayahudzuhuhifdzuhumawahuwalngaliyyil-adziimmmm............
Setelah Dewi selesai membaca do'a ayat kursi, terdengar suara jeritan yg begitu kuat. Membuat Dewi memuntahkan darah segar dari mulutnya.
#backtostory
Dewi menaiki bus saat pulang menuju rumahnya. Setelah beberapa jam di perjalanan, akhirnya Dewi sampai di rumahnya.
__ADS_1
"Assalamualaikum "!!!!.
Ibunya yg mendengar suara salam segera membuka pintu rumahnya.
" Waalaikumsalamwarohmatulloh.. Lho nduk, kok bisa ada disini "?? tanya ibunya kaget.
" Nggeh bu, Dewi pulang karena ada hal penting yg mau ditanyakan ke bapak. Bapak dimana bu "?? jawab Dewi sambil mencium tangan ibunya.
" Bapakmu ono ning mburi ( bapakmu ada di belakang) " jawab ibunya.
Dewi segera ke belakang menemui bapaknya.
"Assalamualaikum bapak " salam Dewi.
"Waalaikumsalam..".
Bapaknya yg sedang memperbaiki kandang ayam berbalik badan. Wajahnya tampak terkejut melihat Dewi ada disini.
" Lho,kapan muleh nduk. Kok ndak ngabari bapak "??.
" Ngapunten pak ( Maaf pak ) Dewi mendadak pulang. Hmmmm,, Dewi butuh nasehat bapak tentang masalah yg Dewi ceritakan kemarin ".
" Pye-pye, ono opo ( kenapa, ada apa) "?? tanya bapaknya.
" Pak, ruh itu jahat banget lho. Dia juga mengganggu teman mas yang itu. Kemarin temannya mas itu datang ke kost Dewi. Dia minta penjelasan ke Dewi " jawab Dewi bercerita.
"La terus "??.
" Ruh itu malah marah ke Dewi. Teman mas itu juga diganggu pikirannya. Syukur alhamdulillah Dewi bisa menghalangi ruh itu supaya tidak terus mempengaruhi pikiran teman masnya ".
" Astaghfirullohaladziimm... Tapi kamu ndak apa-apa kan nduk "?? tanya bapaknya khawatir.
Bapaknya juga tau bukan hal mudah jika menghadapi ruh yg telah dirasuki iblis pendendam. Butuh tenaga dalam yg kuat disertai keyakinan serta do'a kepada Yang Maha Kuasa.
" Dewi nggak apa-apa pak. Semalam Dewi sempat muntah darah karena ruh itu menyerang Dewi dengan membabi buta. Baru pertama kali Dewi bertemu sosok yg amarahnya sangat mengerikan seperti ini pak " jawab Dewi sambil mengingat kejadian semalam.
__ADS_1
"Tapi kamu ndak boleh takut nduk. Iblis itu paling suka melihat manusia takut kepada mereka ".
" Insyaalloh Dewi nggak takut pak. Dewi hanya khawatir sama masnya saja. Bagaimana kalau ruh itu sampai mencelakai mereka semua "?? ucap Dewi cemas.
" Ya berarti itu tugasmu untuk menolong mereka nduk. Bapak yakin kamu pasti bisa ".
" Mudah-mudahan saja pak Dewi bisa menolong mereka. Bapak doakan saja ".
" Pasti selalu bapak doakan nduk. Selagi itu adalah hal baik, bapak pasti dukung kamu ".
Dewi tersenyum mendengar bapaknya memberinya semangat. Rasa sakit di tubuhnya sedikit terobati setelah bapaknya berkata seperti ini. Hatinya juga semakin yakin untuk segera mengusir iblis jahat itu.
" Oh iya, mas Hendi dimana pak "?? tanya Dewi yg belum melihat kakak lelakinya.
" Masmu ya masih kerja kalau jam segini to nduk. Sebentar lagi juga pulang makan " jawab bapaknya.
Dewi melihat jam ditangannya. Sekarang hampit pukul 12 siang. Biasanya masnya akan pulang untuk makan siang di rumah. Mas Hendi memiliki usaha toko sembako tak jauh dari rumah.
"Nduk, mau makan siang dulu apa nunggu masmu sekalian "?? tanya ibunya yg muncul dari dapur.
" Nunggu mas Hendi saja lah bu. Sudah lama tidak makan bersama " jawab Dewi lalu menghampiri ibunya.
"Yo wes sak karepmu (ya sudah terserah kamu) " jawab ibunya.
Dewi lalu membantu ibunya menyiapkan makan siang sambil menunggu kakaknya pulang.
Hallo para reader's tercinta..
Jangan lupa untuk vote, like dan comment di novelku ini ya.
Saran dan kritik dari kalian sangat berarti bagi author.
Jangan lupa juga untuk follow akun medsos author bagi yg berkenan.
Ig: nini_rifani
__ADS_1
Fb: Nini Lup'ss
Wa: 0857-5844-6308