Airmata Dendam

Airmata Dendam
Rasa penasaran


__ADS_3

Pukul delapan malam Jimmy sampai di apartment miliknya.


Dengan langkah gontai dia masuk kedalam kamar mandi untuk membersihkan tubuhnya. Dia mengguyur tubuh kekarnya menggunakan air dingin. Tiba-tiba terlintas di kepalanya kejadian tadi siang saat di restaurant.


"Siapa sebenarnya perempuan itu "?? ucap


Jimmy penasaran.


#flasback#


Siang ini Jimmy memiliki jadwal untuk menemui perwakilan dari perusahaan yg akan bekerja sama dengan perusahaannya.


" Apakah semua berkasnya sudah kamu siapkan Ken "?? tanya Jimmy sambil berjalan menuju parkiran mobilnya.


" Sudah siap semua Tuan Jimmy " sahut Keanu sambil berjalan di samping bosnya.


Saat berada di kantor, Keanu selalu memanggil Jimmy dengan sebutan Tuan. Biar bagaimanapun Jimmy adalah bosnya dan dia tidak mau membuat karyawan lain berfikir dirinya tidak memiliki sopan santun pada bos mereka.


"Baiklah kalau begitu kita segera berangkat kesana ".


Mereka lalu masuk ke dalam mobil dengan Keanu yg menyetir mobilnya.


Di dalam perjalanan, Jimmy tampak memeriksa berkas yg akan dibawa menemui kliennya.


" Ken, apakah menurutmu perusahaan Anggara itu layak untuk mendapatkan proyek ini "?? tanya Jimmy.


" Menurutku tidak ada masalah Jim. Aku sudah memeriksa latar belakang perusahaan itu. Aku rasa mereka pantas menerimanya " jawab Keanu sambil terus fokus mengemudi.


Jimmy mengangguk-anggukkan kepalanya mendengar perkataan Keanu. Entah kenapa tiba-tiba dia merasa sedikit tidak yakin pada perusahaan itu.


"Kenapa, apa ada yg membuatmu ragu dengan mereka "?? tanya Keanu.


" Tidak ada. Mungkin hanya perasaanku saja. Kalau kamu sudah merasa yakin seperti itu, aku memilih mempercayai mereka " jawab Jimmy.


Tak lama akhirnya mereka sampai ditempat tujuan. Mereka berdua bergegas masuk kedalam lalu menuju ruangan yg telah di pesan sebelumnya oleh Keanu.


Bibir Jimmy tersenyum tipis saat tau siapa yg menjadi perwakilan dari perusahaan itu.

__ADS_1


"Selamat siang, maaf jika kami membuat anda menunggu " sapa Keanu pada seorang wanita yg tengah duduk didalam ruangan itu.


"Selamat siang, kebetulan saya juga baru sampai. Perkenalkan nama saya Nadya perwakilan dari perusahaan Anggara " ucap wanita bernama Nadya itu. Dia berdiri sambil mengulurkan tangan kearah Keanu.


"Saya Keanu dan ini bos saya, Tuan Jimmy Anderkson " jawab Keanu menerima uluran tangan Nadya.


Sebenarnya mereka sudah saling kenal sebelumnya , tapi demi ke-profesionalan pekerjaan mereka kembali memperkenalkan diri.


"Selamat siang Tuan Jimmy " sapa Nadya ramah.


"Selamat siang Nona Nadya.


Silahkan duduk "..


" Karena sekarang sudah jam makan siang, bagaimana kalau kita memesan makanan terlebih dahulu sebelum membicarakan urusan pekerjaan kita. Bagaimana tuan-tuan "?? tanya Nadya ramah.


" Tidak masalah. Kebetulan kami juga belum makan siang " jawab Keanu.


Mereka bertiga lalu memesan makanan. Jimmy yg sejak tadi diam tiba-tiba merasa seperti ada mata yg sedang menatapnya. Dia mengedarkan pandangannya kearah jendela.


Jimmy menatap orang diseberang kaca jendela yg juga sedang melihat kearahnya. Orang itu adalah perempuan yg sempat mengatakan hal-hal aneh beberapa waktu lalu.


" Apa yg dia katakan "?? gumam Jimmy.


Karena terhalang kaca jendela, Jimmy tidak bisa mendengar suara perempuan itu. Perempuan itu sekarang sedang menunjuk kearah belakang Jimmy.


Karena penasaran akhirnya Jimmy menengok kearah belakang tubuhnya.


" Tidak ada apa-apa di sini, tapi kenapa dia terus menunjuk kearah belakangku "?? pikir Jimmy sambil terus memperhatikan perempuan yg masih menunjuk ke arahnya.


Saat dirinya sedang memperhatikan perempuan itu, makanan yg mereka pesan akhirnya datang.


Jimmy tidak lagi melihat perempuan itu karena Keanu dan Nadya mengajaknya untuk segera memakan pesanan mereka.


Tanpa Jimmy sadari, wanita di depannya diam-diam memperhatikannya. Akan tetapi, pemandangan itu tak luput dari penglihatan Keanu.


" Ekhhmmmm, Nona Nadya ini terlihat masih begitu muda. Kalau boleh tau berasa usia anda Nona "?? tanya Keanu setelah menyelesaikan makan siangnya.

__ADS_1


Keanu tau jika wanita inilah yg menyebabkan sahabatnya selalu menolak wanita yg berusaha mendekatinya. Jadi dia ingin menggoda mereka berdua. Mumpung ada kesempatan, pikirnya.


" Usia saya 27 tahun Tuan Keanu " jawab Nadya sambil membersihkan mulutnya.


"Usia yg cukup matang untuk berumah tangga. Apa anda sudah memiliki kekasih Nona "??.


" Belum Tuan " jawab Nadya tersipu malu dengan pertanyaan Keanu.


Jimmy yg mendengar hal itupun tersenyum. Sudah lama Jimmy memendam perasaan untuk wanita yg sedang menunduk malu didepannya. Nadya adalah wanita yg cukup cantik dimata Jimmy.


Selain karena dia adalah putri dari pemilik perusahaan Anggara, Nadya juga adalah wanita yg cerdas. Jimmy mengetahui hal itu karena sebelum masuk ke perusahaan milik ayahnya, Nadya sempat bekerja pada beberapa perusahaan yg juga bekerja sama dengan perusahaannya.


"Tunggu apalagi Jim, cepatlah sebelum dia diambil orang lain " bisik Keanu.


"Ehmmm, bolehkah aku meminta nomor handphonemu Nadya "?? tanya Jimmy.


" Tentu saja boleh " sahut Nadya cepat.


Keanu terkekeh melihat Nadya yg gugup karena merespon pertanyaan Jimmy dengan sangat cepat.


"Sepertinya sebentar lagi akan ada peresmian " goda Keanu yg membuat Jimmy dan Nadya salah tingkah.


Setelah mendapat nomor handphone milik Nadya, Jimmy segera membahas tentang kerjasama mereka. Mengesampingkan perasaan pribadi miliknya saat mulai membahas tentang pekerjaan.


Hallo para reader's tercinta..


Jangan lupa untuk vote,like dan comment di novelku ini ya.


Saran dan kritik dari kalian sangat berarti bagi author.


Jangan lupa juga untuk follow akun medsos author bagi yg berkenan.


Ig: nini_rifani


Fb: Nini Lup'ss


Wa: 0857-5844-6308

__ADS_1


__ADS_2