Airmata Dendam

Airmata Dendam
Teror ( Teman tidur )


__ADS_3

Keanu mengguyur tubuhnya dengan air dingin. Pikirannya terngiang-ngiang kejadian di tempat tadi.


"Bagaimana bisa ada dua Jimmy di saat yg bersamaan????


Setauku Jimmy anak tunggal, tidak mungkin itu kembarannya kan "?? pikir Keanu.


Dia meremas rambutnya. Air dingin yg membasahinya bahkan sudah tak terasa dingin lagi karena dia sibuk memikirkan kejadian tadi.


" Atau jangan-jangan itu adalah anak dari selingkuhan ayahnya . Tapi itu lebih tidak mungkin. Om Dave bukan orang seperti itu "!!.


Banyak dugaan muncul di benak Keanu. Dia benar-benar di buat bingung.


" Aaaarrrrgggggggg "!!!! teriak Keanu sambil memukul dinding.


Dia dibuat frustasi memikirkan bagaimana bisa ada dua orang yg sama disaat yg bersamaan. Dengan pakaian yg sama pula.


" Aku harus memastikan hal ini pada Jimmy. Ya, aku harus mencari tau siapa yg ku temui di kamar mandi ".


Keanu segera menyelesaikan mandinya. Setelah memakai pakaiannya, dia mengambil handphone lalu menelfon Jimmy sambil merokok di balkon apartmentnya.


 


" Apa yg sedang kau lakukan sekarang Jim"? tanya Keanu begitu telfonnya diangkat.


 


"Aku barusaja sampai dirumah setelah mengantar Nadya pulang. Kamu menghilang kemana tadi, aku dan Nadya mencarimu tapi hanya ada mobilmu saja".


  


Keanu menghisap rokoknya . Matanya menatap kearah jalanan.


 


"Aku menunggu kalian di mobilku " jawab Keanu.


 


"Tapi mobilmu kosong Ken. Kamu juga


tidak mengangkat telfonku ".


   


Keanu bingung mendengar perkataan Jimmy. Handphonennya sama sekali tidak menerima satupun panggilan dari Jimmy.


 


"Oh, handphoneku dalam mode silent tadi Jim. Jimmy, apa kamu tadi sempat pergi ke toilet"?? tanya Keanu.

__ADS_1


 


Tiba-tiba saja jantungnya berdebar setelah menanyakan hal itu pada Jimmy.


 


" Tidak. Sejak aku datang aku sama sekali tidak pergi ke kamar mandi. Kenapa, apa terjadi sesuatu "??.


 


Nafas Keanu seperti berhenti mendengar jawaban Jimmy. Dia jadi bingung antara ingin memberitahu atau tidak apa yg dia lihat pada Jimmy.


 


"Tidak terjadi apa-apa. Aku hanya iseng saja, siapa tau kau sangat gugup sampai harus ke kamar mandi".


 


Keanu memutuskan tidak memberitahu Jimmy. Dia akan memastikannya terlebih dahulu. Jadi dia sengaja mencari alasan lain untuk Jimmy.


 


" Aku bukan anak kecil lagi Ken. Umurku sudah cukup tua untuk melakukan hal memalukan seperti itu ".


 


  


Keanu memasukkan handphone di sakunya. Pikirannya menerawang memikirkan perkataan Jimmy. Mencoba menebak tentang siapa orang yg wajahnya sama persis seperti sahabatnya.


 


\


 


Jimmy memikirkan pembicaraannya dengan Keanu barusan. Pertanyaan Keanu terdengar sedikit aneh menurutnya.


"Kenapa aku merasa dia sedang menyembunyikan sesuatu dariku "?? batin Jimmy.


Karena tak menemukan jawaban atas pertanyaannya, akhirnya Jimmy memutuskan untuk berbaring di sofa kamarnya. Dia menjadikan tangannya sebagai bantal.


" Nadya... " gumamnya sambil tersenyum.


Malam ini adalah malam yg sangat spesial untuknya. Setelah sekian lama menunggu, akhirnya malam ini dia mendapatkan jawaban atas penantiannya.


"Aku berharap kamu yg akan menjadi pendampingku Nadya. Menemaniku seumur hidup " ucap Jimmy.


Dia yakin jika Nadya adalah orang tepat untuknya. Selama ini dia sudah mencari tau semua tentang Nadya. Dan menurutnya itu sangat sesuai dengan kriteria wanita pilihannya.

__ADS_1


Karena terus memikirkan Nadya, Jimmy mendadak merasa rindu pada kekasihnya itu. Dia lalu mengirimkan sebuah pesan untuk Nadya.


 


"Apa kamu sudah tidur sayang "??.


 


Jimmy menunggu balasan pesan Nadya sambil membayangkan kebersamaan mereka tadi. Dia tersenyum saat mengingat bagaimana dia begitu menikmati bibir lembut milik kekasihnya itu.


" Ahh, kamu sangat menggemaskan Nadya. Sepertinya aku benar-benar jatuh cinta padamu " batin Jimmy.


Dia lalu memeriksa handphonenya. Ternyata belum ada balasan dari Nadya.


"Apa dia langsung tidur begitu sampai dirumahnya "?? pikir Jimmy.


Dia lalu kembali mengirimkan pesan. Mungkin saja kekasihnya itu kelelahan karena menangis bahagya mendapat kejutan darinya. Wajar jika sekarang pesannya tidak dibalas.


 


" Good night sayang, mimpi indah 😘 ".


 


Setelah mengirimkan pesan, Jimmy memejamkan matanya. Hatinya yg sedang berbunga-bunga membawanya dengan cepat kealam mimpi.


Begitu dia terlelap, aroma wangi tercium di kamarnya.


Tiba-tiba sesosok bayangan putih terbang melayang kearahnya.


Dalam sekejap mata, kepala Jimmy telah berpindah ke pangkuan sosok tersebut. Sosok putih itu lalu membelai rambut Jimmy dengan tangan miliknya yg di hiasi kuku panjang berwarna hitam.


Sosok itu terus membelai rambut Jimmy dengan lembut. Entah bagaimana caranya tiba-tiba tubuh Jimmy berpindah ke ranjangnya. Sosok itu kini telah berbaring di sebelah Jimmy. Menatap Jimmy dengan tatapan kosongnya.


Tanpa Jimmy sadari, malam ini dia memiliki seorang teman yg menemaninya tidur. Teman yg tidak pernah dia tau darimana asalnya.


Hallo para reader's tercinta..


Jangan lupa untuk vote, like dan comment di novelku ini ya.


Saran dan kritik dari kalian sangat berarti bagi author.


Jangan lupa juga untuk follow akun medsos author bagi yg berkenan.


Ig: nini_rifani


Fb: Nini Lup'ss


Wa: 0857-5844-6308

__ADS_1


__ADS_2