Airmata Dendam

Airmata Dendam
Pengakuan pelaku 2


__ADS_3

Semua orang duduk dengan sangat tegang. Dave meminta pada polisi supaya lelaki itu menceritakan bagaimana cara mereka menghabisi nyawa putrinya.


Dave merasa putrinya tidak hanya di bunuh begitu saja.


Kemarahan arwah putrinya sangat besar, arwah itu seperti memendam kesakitan sebelum kematiannya.


" Katakan sejujurnya. Jangan berani-berani menutupi apa yg kalian lakukan pada Amira.


Aku akan langsung membunuhmu kalau kau berani berbohong pada kami semua "!! ancam Keanu sambil menatap tajam lelaki itu.


" Ba,, baik A' " jawab lelaki itu gugup.


Dua orang polisi berdiri di samping lelaki itu. Mereka khawatir Keanu akan mengamuk lagi setelah mendengar pengakuan dari pelaku ini.


" Sore itu saya dan Yanto pulang setelah mabuk-mabukkan. Kami berjalan melewati jalan setapak di belakang gubuk di ujung jalan desa ini.


Saat itulah kami tidak sengaja bertabrakan dengan Neng Rara ".


" Lalu "?? tanya Keanu.


" Kami yg saat itu tidak sadar karena pengaruh minuman keras, tiba-tiba saja langsung bernafsu saat melihat seorang gadis cantik di depan kami. Kami berusaha menggodanya untuk melayani nafsu kami berdua.


Neng Rara menolak kemudian menendang ******** kami,setelah itu dia berlari masuk ke dalam hutan ".


Gigi Keanu menggeretak saat mendengar cerita lelaki itu.


Pak Dave dan yg lainnya terlihat sangat tegang saat ini.


" Lalu apa yg kalian lakukan pada Amira di dalam hutan "??.


" Setelah Neng Rara berlari ke hutan, kami yg saat itu sedang kesakitan segera berlari menyusulnya.


Kami berdua tidak terima dengan perlakuan Neng Rara terhadap kami berdua. Cukup lama kami mencarinya, dan akhirnya kami menemukannya yg ternyata sedang bersembunyi di balik batu besar. Karena kesal dengan Neng Rara, Yanto menarik rambutnya lalu membenturkan kepalanya ke batu di sebelahnya ".


Keanu menelan ludahnya. Tiba-tiba saja dia merinding membayangkan rasa sakit yg Amira rasakan waktu itu.


" Berapa kali kalian membenturkan kepala Amira "?? tanya Dave.


" Kurang lebih sekitar sepuluh kali Tuan ".


" Teruskan " ucap Dave.


" Neng Rara masih sempat melawan kami berdua.


Neng Rara mengambil sebatang kayu lalu memukul kepala kami. Kami berdua jatuh kesakitan karena pukulan Neng Rara. Tapi setelah memukul kami berdua Neng Rara jatuh pingsan ".


Keanu melirik kearah ayahnya Jimmy. Wajah ayahnya Jimmy sekarang tidak bisa di ungkapkan dengan kata-kata. Tegang, takut, cemas, sakit bahkan sedih tergambar di wajahnya.


" Om yakin ingin mendengarkan cerita lelaki itu sampai selesai "?? tanya Keanu sedikit cemas.

__ADS_1


Otak Keanu bisa menebak akan seperti apa kelanjutan cerita lelaki itu.


Dia hanya khawatir dengan kondisi mental semua orang yg ada di ruangan ini.


Terlebih lagi ayahnya Jimmy.


" Iya, biarkan Om tau kesakitan yg di rasakan oleh Amira sebelun kematiannya " jawab Dave dengan bibir bergetar.


Dia juga tidak bodoh. Dia juga bisa menebak apa yg di lakukan oleh para ******** itu pada putrinya. Tapi dia ingin mendengarnya langsung. Dia ingin tau seberapa besar kesalahan yg harus dia tebus di hadapan anak dan istrinya kelak.


" Lanjutkan ".


Setelah menanyakan kesiapan ayahnya Jimmy, Keanu kembali meminta lelaki itu melanjutkan ceritanya.


Lelaki itu menatap kearah polisi dengan tatapan takut.


Keanu yg melihat hal tersebut menjadi semakin yakin jika mereka berdua telah memperlakukan Amira dengan sangat keji.


" Maaf Tuan dan Nyonya, sepertinya pelaku tidak bisa melanjutkan ceritanya ".


" Kenapa "?? tanya Dave.


Dave tau kenapa lelaki itu tidak mau melanjutkan cerita mengenai kejadian waktu itu. Tapi dia berusaha menutupi semua itu dengan mencoba tegar mendengarnya sampai selesai.


" Sepertinya kondisi mental pelaku sedikit terganggu setelah kejadian itu Tuan " jelas polisi.


Keanu yg mendengar hal tersebut kembali merasa marah pada lelaki itu.


Karena itulah kau tidak berani melanjutkan cerita itu kan "!! bentak Keanu.


Dia berdiri ingin kembali menghajar lelaki itu akan tetapi tangannya di tahan oleh ayahnya Jimmy.


" Duduklah Ken, jangan membuat gaduh " ucap Dave.


" Aku tidak bisa melihat wajahnya yg terlihat menjijikkan itu Om. Aku sangat ingin membunuhnya sekarang juga "!! ucap Keanu dengan keras.


" Om tau Ken, Om tau. Tapi Om masih ingin mendengarkan cerita darinya.


Biarlah kebenaran darinya menyiksa hati dan pikiran Om sekarang.


Siapa tau hal itu bisa sedikit menebus kesalahan Om pada Amira. Bagaimanapun kejadian yg menimpa Amira adalah kesalahan Om sendiri ".


Keanu tetegun mendengar perkataan ayahnya Jimmy.


Sebenarnya dia terpancing amarah seperti ini juga karena takut terjadi sesuatu pada salah satu orang di sini.


Dia tidak menyangka ayahnya Jimmy akan bicara seperti itu padanya.


" Tapi Om,..

__ADS_1


" Jangan ganggu dia sebelum ceritanya selesai.


Biarkan dia bicara, Om mohon padamu " ucap Dave memelas dengan suara serak.


Keanu akhirnya mengalah. Sebisa mungkin dia akan menahan emosinya.


Dia duduk lalu mengusap wajahnya dengan kasar sampai wajahnya memerah.


" Lanjutkan saja ".


Para polisi saling berpandangan. Mereka bingung harus bagaimana. Satu sisi pihak keluarga korban ingin mendengar kebenarannya langsung dari pelaku.


Di satu sisi yg lain pelaku terlihat sangat tertekan untuk mengatakan tentang kejadian itu.


Pelaku itu bahkan terus menggelengkan kepala berulang kali dengan ekpresi yg sangat ketakutan.


" Tuan, sepertinya ini tidak bisa di lanjutkan. Anda lihat sendiri seperti apa kondisi pelaku saat ini ".


Keanu lalu berjalan ke arah lelaki itu. Para polisi segera bergerak untuk melindungi pelaku dari pergerakan Keanu.


" Aku hanya ingin bicara padanya " ucap Keanu.


Polisi membuka jalan untuk Keanu. Mereka masih tetap berdiri di sebelah pelaku.


" Ceritakan semuanya, kau tidak perlu takut. Aku masih bisa menunggu sampai ceritamu selesai sebelum menghabisi nyawamu.


Jadi sekarang ceritakan semuanya "!! ancam Keanu dengan suara yg sangat dingin.


" Ba,, baik A' ".


Dengan ketakutan, lelaki itu kembali menceritakan kejadian itu setelah Keanu kembali ke tempat duduknya.


(Baca Bab 14-15: Tragedi 1 & Tragedi 2 biar nggak gagal paham 😅)


🥀🥀🥀🥀🥀🥀🥀


Hallo para reader tercinta..


Jangan lupa untuk vote, votee, voteee, like, comment, rate dan share novel ini ya.


Saran dan kritik dari kalian sangat berarti bagi author.


Jangan lupa juga untuk follow akun medsos milik author.


Ig: nini_rifani


Fb: Nini Lup'ss


Wa: 0857-5844-6308

__ADS_1


Jangan lupa pakai masker dan rajin cuci tangan ya teman-teman??


__ADS_2