
Melati hanya diam sambil menatap dalam-dalam kearah manik mata Jimmy. Airmatanya mengalir membasahi wajah pucatnya.
" Eneng adalah sebuah rahasia bagi A' Jimmy " jawab Melati.
" Sebuah rahasia?? Apa maksudnya Neng "?! tanya Jimmy tak mengerti.
" A', kita di pertemukan dalam keadaan yg berbeda.
Maafkan Eneng yg telah membawa Aa' datang ke tempat ini ".
" Neng, bicaralah dengan jelas. Aku,, aku tidak mengerti apa maksudmu ".
" Aa' yg saat ini hanyalah seorang ruh. Tubuh Aa' sedang terbaring di rumah sakit ".
Jimmy semakin tak mengerti arah pembicaraan Melati.
Rumah sakit, ruh, apa semua ini.
" Kenapa Eneng bilang kalau tubuhku berada di rumah sakit??
Tubuhku sekarang ada di sini Neng, mana mungkin aku bisa terbagi menjadi dua " ucap Jimmy.
" Sebenarnya, Aa' tidak pernah terhanyut ke sungai. Semua itu hanyalah kebohongan. Tubuh Aa' saat ini memang sedang berada di sebuah rumah sakit.
Aa' sekarang hanya berwujud ruh saja " jelas Melati.
" Tapi Neng, bagaimana hal seperti ini bisa terjadi.
Kalau benar ruh ku berada di sini, berarti aku sudah meninggal setelah kecelakaan itu ".
" Aa' belum meninggal, Eneng yg membawa paksa ruh-nya A' Jimmy kemari ".
" Membawa ruhku kemari "?!.
" Iya A',, maafkan keegoisan Eneng yg sangat ingin bisa berada di dekat A' Jimmy.
Eneng terpaksa A' "!!.
Jimmy menatap awan di atasnya. Tubuhnya di rumah sakit, ruh-nya yg diambil paksa, semua keanehan-keanehan ini membuat kepalanya terasa sangat pusing memikirkannya.
" Neng, tolong katakan padaku sejujurnya. Kamu siapa sebenarnya??
Kenapa kamu memisahkan ruhku dari tubuhku "?? tanya Jimmy sungguh-sungguh.
Lama Melati terdiam setelah Jimmy bertanya padanya.
" Neng, bicaralah. Aku tidak akan marah padamu " bujuk Jimmy.
" Baiklah A', Eneng akan bicara jujur ".
Jimmy memperhatikan Melati dengan sesama. Dia sangat berharap kejujuran Melati bisa menghilangkan semua rasa penasarannya.
" A', sebenarnya kita memiliki sebuah hubungan yg sangat spesial sekali. Tapi hubungan itu selama ini telah menjadi sebuah rahasia yg terpendam.
__ADS_1
Selama ini, Eneng lah yg selalu mendatangi Aa'. Eneng selalu mengawasi Aa' ".
" Hubungan seperti apa itu Neng "?? tanya Jimmy penasaran.
" Suatu saat Aa' akan tau hubungan seperti apa yg Eneng maksud.
Tapi Aa' harus percaya, saat Aa' tau siapa Eneng sebenarnya, Eneng tidak pernah sedikitpun memiliki niat buruk terhadap Aa'.
Semua yg Eneng lakukan itu karena Eneng sangat menyayangi Aa'.
Eneng hanya ingin merasakan kasih sayang dari A' Jimmy saja " ucap Melati lalu membelai pipi lelaki yg berada di sebelahnya.
Jimmy memegang tangan Melati yg berada di pipinya.
Alisnya mengernyit saat dia merasakan tangan Melati yg terasa begitu dingin seperti es.
" Melati, kenapa tanganmu dingin sekali. Apa kamu sakit "?? tanya Jimmy cemas.
Melati menggelengkan kepalanya. Dia lalu menarik tangan Jimmy ke dalam genggamannya.
" A', Eneng mau pamit. Sudah waktunya Eneng pergi dari sini ".
" Kamu mau pergi kemana Neng?? Aku tidak mau kita berpisah "! ucap Jimmy panik saat Melati pamit untuk pergi meninggalkannya.
" Kita tidak mungkin bisa bersama A' " sahut Melati sedih.
" Tapi kenapa Neng?? Kenapa kita tidak bisa hidup bersama "??.
" Karena kita berada di dunia yg berbeda ".
" Eneng sudah meninggal ".
Tubuh Jimmy membeku saat Melati mengatakan kalau dirinya sebenarnya sudah meninggal.
Pikirannya menerawang saat-saat kebersamaan mereka berdua di desa. Dia yakin kalau Melati baik-baik saja saat itu.
Tapi Jimmy lupa untuk menyadari kalau saat ini dirinya hanyalah seorang ruh yg sedang tersesat.
Dia tidak sadar kalau selama ini dia telah tinggal di sebuah pedesaan yg diisi oleh para lelembut.
" Apa yg Aa' lihat dan Aa' dengar selama ini hanyalah sebuah ilusi.
Mereka semua bukanlah manusia seperti Aa'. Termasuk Eneng.
Maafkan Eneng yg sudah membuat Aa' berada di tempat yg tak seharusnya ".
Saat mereka sedang bicara, tiba-tiba sebuah cahaya putih muncul di hadapan mereka. Melati yg melihat cahaya itu kemudian tersenyum lalu melepaskan genggaman tangannya.
" A', Eneng pamit ya. Terima kasih untuk semua kenangan indah yg Aa' berikan untuk Eneng.
Eneng sangat menyayangi A' Jimmy. Maafkan semua kesalahan Eneng ya A" ucap Melati sambil meneteskan airmatanya.
" Neng, jangan seperti ini. Kamu mau pergi kemana "?? tanya Jimmy saat melihat Melati berjalan pergi menuju cahaya putih itu..
__ADS_1
" Eneng harus kembali ke tempat yg seharusnya A'.
Aa' juga akan segera kembali ke dunia nyata. Jangan pernah lupakan Eneng ya A'. Tolong selalu cintai Eneng seumur hidup Aa' ".
" Tidak Neng, kamu tidak bisa pergi meninggalkanku.
Aku mencintaimu Neng, tolong jangan pergi " ucap Jimmy sambil menahan tangisnya.
Kini Melati berdiri tepat di depan cahaya putih itu.
Dia menatap ke arah Jimmy yg sekarang tubuhnya terduduk di atas tanah.
Melati tersenyum kemudian melambaikan tangannya kearah Jimmy.
" Selamat tinggal A', aku menyayangimu ".
Cahaya putih itu menghilang setelah Melati mengucapkan kata perpisahan kepada Jimmy.
Jimmy diam sambil meneteskan airmatanya. Dadanya terasa begitu sesak saat ini.
Melati-nya telah pergi membawa sebuah rahasia tentang hubungan mereka.
Pikiran Jimmy melayang mengingat pertemuan pertama mereka. Tiba-tiba di pikirannya muncul wajah gadis di dalam mimpinya kemudian berganti dengan wajah Melati dan kemudian muncul bayangan wajah ayahnya.
Wajah mereka terlihat begitu mirip.
Bayangan kejadian demi kejadian itu akhirnya membuat Jimmy tersentak.
Jimmy seperti tersambar petir setelah menyadari hubungan yg di katakan oleh Melati sebelum pergi meninggalkannya.
" Tidak mungkin Melati adalah adikku. Ini semua tidak mungkin "!!.
Saat Jimmy terkejut mengetahui kebenaran itu, tubuhnya tiba-tiba di tarik masuk ke dalam pusaran waktu.
Tubuhnya seperti melewati lorong waktu yg sangat terang.
Bayangan wajah sedih gadis di dalam mimpinya, bayangan senyum manis Melati-nya, menemaninya saat berada di dalam pusaran itu.
Hingga akhirnya matanya perlahan-lahan terbuka.
🥀🥀🥀🥀🥀🥀
Hallo para reader's tercinta...
Jangan lupa untuk selalu vote, vvoottee, vvvooottteee, vvvvvoooootttttteeeee,like, comment, rate Dan share novel ini ya.
Saran dan kritik dari kalian juga sangat penting bagi author. Tapi yg wajar-wajar aja ya kritikannya 😅
Jangan lupa juga follow akun medsos milik author.
Ig: nini "rifani
Fb: Nini Lup'ss
__ADS_1
Wa: 0857-5844-6308
Jangan lupa pakai masker dan rajin cuci tangan ya teman-teman "!.