
Jimmy hanya diam sambil terus memikirkan semua kenangan bersama seorang gadis yg ternyata adalah adiknya sendiri.
Kenyataan ini terasa begitu menyakitkan untuknya.
Sebuah rahasia yg sangat besar rupanya tersimpan rapat di tengah-tengah keharmonisan kedua orangtuanya.
Jimmy bukan tak menyadari kedatangan kedua orangtuanya yg kini sedang berada di sisinya.
Dia hanya masih merasa begitu sakit dan kecewa karena kedua orangtuanya telah menyembunyikan satu kenyataan pahit darinya selama ini.
" Apa benar aku memiliki seorang adik "??.
Anita dan Dave terkejut saat mendengar Jimmy tiba-tiba bicara dan menanyakan kebenaran tentang adiknya.
Mereka berdua saling melempar tatapan sebelum akhirnya Anita menjawab pertanyaan Jimmy.
" Iya Jimmy, kamu memang memiliki seorang adik perempuan.
Namanya Amira ".
" Kenapa kalian menyembunyikan semua itu dariku selama ini "? tanya Jimmy lalu menatap tajam kearah orangtuanya.
" Kamu baru saja sadar Jim, jaga dulu emosimu " bujuk Dave.
" Jaga emosiku?? Apa Papa pikir aku masih sempat untuk memikirkan emosiku di saat aku tau kalau aku memiliki adik dan sudah meninggal??
Apa Papa dan Mama tau kalau aku hampir menikahi adikku sendiri. Kenapa kalian menyembunyikan rahasia sebesar ini dariku "!!.
Jimmy sudah tidak bisa lagi menahan rasa kecewanya.
Dia meneriaki kedua orangtuanya dengan airmata yg membasahi wajahnya.
" Maafkan Mama dan Papa Jimmy. Kami tidak bermaksud merahasiakan hal itu darimu " ucap Anita sambil menangis.
" Tidak bermaksud kata Mama. Lalu sekarang apa Ma.
Kenapa aku harus mengetahui semua kenyataan ini setelah adikku meninggal. Aku bahkan jatuh cinta padanya dan hampir menjadi suaminya "!.
Semua orang hanya bisa diam melihat kemarahan Jimmy.
Nadya yg khawatir dengan kondisi Jimmy segera menghampirinya.
" Tenang dulu Jim, jangan marah-marah seperti ini "! ucap Nadya lembut.
Nadya berusaha menenangkan Jimmy yg terlihat begitu marah dan kecewa pada kedua orangtuanya.
Dia terus mengusap punggungnya.
__ADS_1
" Aku kecewa Nad, aku kecewa dengan sikap mereka ".
" Iya aku tau. Mereka pasti punya alasan kenapa tidak memberitahumu tentang Amira "!.
" Apa kamu juga mengetahuinya selama ini "?? tanya Jimmy curiga pada Nadya.
" Tidak, aku barusaja mengetahuinya. Aku juga sama kagetnya sepertimu " jawab Nadya.
Jimmy lalu menatap kearah ibunya yg sedang menangis di sebelahnya.
Lalu menatap ayahnya yg juga terlihat menahan tangis.
" Ma, Pa, katakan padaku alasan kalian menyembunyikan keberadaan adikku selama ini "!!.
Anita menatap Jimmy. Kemudian dia memegang bahu Dave lalu mengangguk.
" Katakan saja semuanya. Kamu harus menanggung akibat dari perbuatanmu, Pa " ucap Anita.
Dave tau kalau Jimmy akan segera menanyakan tentang adiknya. Dia juga sudah siap jika harus mendapatkan amukan dan kebencian dari putranya.
" Benar Jim, selama ini kamu memang memiliki seorang adik. Namanya Amira, dia gadis yg sangat cantik.
Sangat cantik sampai-sampai Papa tega menelantarkannya " ucap Dave pelan.
Bibirnya tersenyum penuh penyesalan. Bayangan senyum dan tulang belulang putrinya nampak menghiasi kedua mata Dave.
" Ya, Papa sengaja menyembunyikan keberadaan adikmu dari kalian berdua. Amira adalah anak dari wanita yg menjadi cinta pertama Papa.
Sebelum Papa menikah dengan Mama, Papa lebih dulu menikah dengan Kamila, ibunya Amira ".
" Jadi, Mama adalah istri kedua Papa "?.
Jimmy terkejut mendengar satu lagi rahasia di keluarganya.
Dia memandangi ibunya yg sedang mengangguk membenarkan pertanyaannya.
" Iya, Mama Anita adalah istri kedua Papa. Saat itu Papa berada di dalam posisi yg sangat sulit. Tidak ada jalan keluar lain selain menikahi Mama-mu " jawab Dave.
" Kalau Mama adalah istri kedua Papa, kenapa aku bisa memiliki seorang adik??
Bukankah seharusnya aku yg menjadi adik "? tanya Jimmy tak mengerti.
Dave tersenyum. Dia menepuk-nepuk bahu putranya.
" Hidup tidak semudah seperti yg kamu bayangkan, nak.
Kami memang menikah satu tahun lebih dulu sebelum menikahi Mama-mu.
__ADS_1
Karena ada satu musibah, adikmu baru lahir setelah kamu berusia lima tahun ".
" Papa minta maaf padamu dan juga pada Mama-mu.
Papa terlalu takut untuk mengatakan semua kebenaran kalau Papa memiliki anak dari wanita lain meskipun wanita dan anak itu adalah sah di mata hukum dan negara.
Karena kebodohan Papa juga-lah adikmu bisa meninggal.
Papa selama ini selalu mengabaikan keberadaan adikmu. Papa tidak pernah sekalipun peduli padanya seperti Papa peduli dan mencintaimu, Jimmy.
Papa pernah berjanji padanya tepat di saat adikmu berulang tahun ke 25 untuk menjemputnya dan membawanya pulang ke rumah.
Apa kamu tau apa yg Papa katakan pada adikmu "??.
" Apa "?!.
" Papa mengizinkan adikmu tinggal bersama kita hanya sebagai pelayan di rumah ".
Nafas Jimmy seperti berhenti saat ayahnya mengatakan adiknya akan di jadikan seorang pelayan di rumahnya.
Tangannya terkepal sangat kuat menahan amarah.
Dave tetap tenang meskipun menyadari besarnya kemarahan yg sedang di rasakan oleh anaknya.
Dia kemudian melanjutkan semua cerita dari awal pertemuannya dengan Kamila, ibu dari anak yg telah dia sia-siakan hingga ajal menjemputnya.
🥀🥀🥀🥀🥀🥀
Hallo para reader's tercinta..
Jangan lupa untuk selalu vote, vvoottee, vvvooottteeee, like, comment, share dan rate bintang lima ke novel ini.
Jangan lupa juga follow akun medsos milik author.
Ig: nini_rifani
Fb: Nini Lup'ss
Wa: 0857-5844-6308
Oh ya teman-teman, mohon dukungannya untuk novel terbaru author.
Jangan lupa vote, like, comment dan kasih bintang lima ya...
Terima kasih, jangan lupa pakai masker dan selalu rajin cuci tangan ya "!!.
__ADS_1