
#alam lelembut 3
Saat Jimmy akan menyayat ujung jarinya, tiba-tiba angin datang begitu kencang. Warga yg melihat barang-barang beterbangan terkena angin lari berhamburan. Kecuali Jimmy dan Melati yg masih duduk di pelaminan.
" Hentikan pernikahan ini "!!.
Jimmy menatap dua orang lelaki dan satu wanita yg tiba-tiba muncul di depannya sambil berteriak untuk menghentikan pernikahan ini.
" Dewi "!!.
Jimmy terkejut saat menyadari wanita yg berdiri di depannya adalah Dewi, teman Keanu.
" Jimmy, hentikan pernikahan ini. Kamu tidak boleh menikahinya " ucap Dewi.
" Aku tidak bisa Wi. Aku sangat mencintai Melati " jawab Jimmy sambil menggenggam tangan Melati.
Jimmy tidak memperhatikan Melati saat ini. Dia tidak tau kalau wanita yg duduk di sebelahnya tengah memperlihatkan wajah yg sangat mengerikan kearah Dewi dan kedua lelaki itu.
" Sadar Jim,, orang yg ingin kamu nikahi adalah jelmaan iblis. Ruh mu saat ini sengaja di tawan olehnya, kamu sedang berada di alam lelembut "!!.
Dewi berusaha meyakinkan Jimmy jika dirinya sedang di sesatkan oleh iblis. Sedangkan bapak dan kakaknya terus menatap tajam kearah wanita di sebelah Jimmy.
Jimmy yg tidak mengerti apa maksud ucapan Dewi segera mengalihkan pandangannya kearah Melati. Dia kaget melihat Melati yg terlihat begitu marah kepada dua lelaki di depannya. Saat itu, tiba-tiba Jimmy menyadari sesuatu. Dia pernah bermimpi bertemu seorang gadis yg sedang melukis dibawah pohon. Dalam mimpinya, gadis itu memiliki wajah yg sangat mirip dengan ayahnya. Dan sekarang, Jimmy baru menyadari jika Melati ternyata memiliki wajah yg sama dengan gadis yg berada dalam mimpinya.
Saat Jimmy sedang memikirkan kenapa dia selama ini tidak menyadari hal itu, tiba-tiba saja Jimmy merasa tubuhnya di tarik masuk ke dalam lorong yg sangat gelap. Tubuh Jimmy menghilang begitu saja dari tempat itu.
" Jimmy menghilang kemana pak "?? tanya Dewi cemas.
Dia kaget saat tubuh Jimmy tiba-tiba hilang.
" Temanmu sedang berada di lorong waktu nduk. Biarkan saja dulu.
Yg penting pernikahan ini tidak terjadi ".
Wanita cantik di depan mereka tiba-tiba berubah menjadi sosok yg sangat menyeramkan. Matanya merah, kuku tangannya sangat runcing dan berwarna hitam.
" Kenapa kalian para manusia selalu saja mengacaukan kesenanganku hahhhhh "!!!!.
" Kau tidak seharusnya menyesatkan manusia yg masih hidup untuk di jadikan budakmu.
Lelaki itu tidak bersalah " jawab Pak Burhan.
" Dia bersalah. Dan apa yg aku lakukan padanya sangat setimpal dengan perbuatan orangtuanya padaku "!!.
" Kau itu iblis..
Kau sengaja menggunakan kesedihan Amira untuk memperdayai pikiran manusia "!!.
__ADS_1
gggggrrrrrrrrrrrrr
Sosok itu menggeram kemudian menyerang kearah Pak Burhan.
Hendi dan Dewi yg melihat hal itu segera membantu ayah mereka dengan membaca dzikir sebanyak-banyaknya.
Pikiran Dewi menjadi tidak fokus saat sebuah suara memanggil-manggil namanya. Suara itu menangis meminta tolong pada Dewi.
" Istighfar dek, jangan dengarkan bisikan iblis itu "!! ucap Hendi.
Dewi kembali membaca doa. Dia menggeleng-gelengkan kepalanya yg terasa pusing. Tiba-tiba saja dia merasa sakit hati saat suara yg mengaku sebagai Amira menceritakan bagaimana kisah hidupnya.
Dewi menangis saat mendengar tragisnya kematian yg dialami oleh Amira.
" Fokus dek,, jangan percaya bisikan itu.
Itu bukan Amira,, melainkan iblis yg sedang mengganggu pikiranmu "!! ucap Hendi lagi.
Namun Dewi yg sudah terpancing oleh cerita emosional dari sosok Amira mendendam dalam hatinya. Dia sangat marah dengan orangtua Amira.
Hendi hanya bisa mendesah saat adiknya tiba-tiba menghilang. Hati adiknya masih begitu mudah di permainkan oleh iblis.
" Ampuuuunnn "!!!! .
Hendi segera melihat kearah suara teriakan tersebut.
Rupanya Pak Burhan berhasil mengalahkan iblis itu. Dia lalu meminta Hendi untuk membantunya membacakan doa di depan sosok yg sedang bersujud di tanah sambil berteriak.
Sosok itu berteriak kesakitan saat api tiba-tiba membakar tubuhnya. Pak Burhan dan Hendi terus membacakan ayat-ayat Alloh untuk memusnahkan dendam yg tertanam di dalam ruh Amira. Mereka berdua tidak menghiraukan suara kesakitan dari sosok tersebut.
Hingga akhirnya suara teriakan itu berubah menjadi suara tangisan.
" Hiksss,,, hikssss,,, "....
" Amira,, ikhlaskan kematianmu nak. Maafkanlah kekhilafan orangtuamu.
Ayahmu sekarang sedang mencari keberadaan jasadmu.
Ayahmu sangat menyesali perbuatannya selama ini padamu nak.
Maafkanlah dia.
Jangan biarkan kesedihan mengganggu perjalananmu ke surga "!! ucap Pak Burhan sambil menatap sedih sosok putih di hadapannya.
" Hiksss,, hikssss,, ".
" Amira,, pertemukanlah kami dengan jasadmu. Izinkan kami dan ayahmu menguburkan jasadmu dengan layak.
__ADS_1
Biarkan ayahmu memberikan kasih sayangnya untuk yg terakhir kali padamu.
Ikhlaskan ya nak ".
Tiba-tiba bayangan tubuh Amira mulai memudar. Suara tangisannya masih terdengar samar-samar kemudian hilang bersamaan dengan sosoknya yg sudah tidak terlihat lagi di depan Pak Burhan dan Hendi.
" Terima kasih....... ".
Pak Burhan tersenyum mendengar bisikan Amira.
Dia lalu mengajak anaknya untuk kembali ke raga mereka yg saat ini sedang berada di dalam hutan mencari jasad Amira.
Sementara itu, Jimmy yg tadi melintasi lorong waktu sedang duduk di samping bebatuan yg menggunduk. Dia sedang berada di dalam hutan yg seperti labirin.
Jimmy sejak tadi berusaha keluar dari hutan ini, tapi tetap saja kakinya akan membawanya kembali ke tempat dia duduk sekarang.
*
*
*
*
*
*
*
*
*
Pertanyaan untuk para readers,, kira-kira apa isi gundukan di sebelah Jimmy??
a. jasad amira
b. kosong
c. tulang binatang
*Aut**hor mau curhat dikit ya guys,,, karena novel ini sudah memasuki inti dari novel " AIRMATA DENDAM " author berencana ingin crazy up untuk episode selanjutnya. Untuk berapa episode yg bakal up, author belum bisa memutuskan.
Doakan saja semoga author di berikan kesehatan untuk menulis novel sebanyak-banyaknya..
Jangan lupa untuk selalu like dan comment ya guys....
__ADS_1
Kritik dari kalian sangat membantu.
Peluk online dari author.... 🤗🤗🤗🤗🤗*