Airmata Dendam

Airmata Dendam
Mencari akar masalah


__ADS_3

Jimmy dan Dewi kini telah sampai di rumah sakit.


Di perjalanan Dewi telah mendengar semua kejadian yg dialami Keanu setelah pulang dari rumahnya.


" Katakan padaku sekarang, siapa orang yg ingin mencelakaiku Dewi "!! tanya Jimmy datar.


Mereka saat ini berada di dalam kamar rawat Keanu. Jimmy menatap Dewi yg terlihat sangat sedih di samping Keanu.


Respon wanita ini tidak seperti yg dia pikirkan.


" Maaf Tuan, aku tidak bisa memberitahumu sekarang " jawab Dewi lirih.


Sejak di mobil tadi dia terus di teror pertanyaan oleh lelaki itu tentang siapa orang yg dia maksud.


" Kenapa tidak bisa. Apa matamu tidak bisa melihat kondisi Ken saat ini.


Dia seperti ini karena ulah orang itu. Cepat beritahu aku Dewi. Aku harus segera menangkapnya "!! ucap Jimmy geram.


Dewi memejamkan matanya. Dia bingung harus menjawab bagaimana.


Kakaknya sudah berpesan untuk tidak mengatakan apapun tentang semua hal yg berhubungan dengan sosok itu.


" Aku tidak bisa menjawab pertanyaanmu Tuan Jimmy.


Tolong maafkan aku ".


" Kenapa tidak bisa Wi. Kamu hanya tinggal mengatakan nama orang itu dan aku akan mencarinya sendiri. Ku mohon, tolong beritahu aku "!!.


" Tetap tidak bisa Tuan. Semuanya tidak semudah yg kamu pikirkan.


Kita berdua bisa celaka kalau aku mengatakannya ".


Dewi menggigit bibirnya setelah berbicara seperti itu.


Sungguh, mulutnya sangat ingin mengatakan akar dari semua masalah ini.


" Astaga Dewi, justru karena itu aku harus segera mengetahuinya !!!!


Aku yg akan menjamin keselamatanmu. Kamu tidak perlu khawatir soal itu "!!.


" Bukan seperti itu Tuan. Aku bisa melindungi diriku sendiri, tapi kamu tidak bisa.


Orang itu,,orang itu tidak bisa dihadapi manusia biasa sepertimu " ucap Dewi lalu berjalan kearah jendela.

__ADS_1


Matanya menatap lampu yg berkelap-kelip di jalanan. Bagaimana caranya dia bisa membuat lelaki ini mengerti kalau posisinya sangat sulit sekarang.


Dia ingin menolongnya, tapi kemampuannya masih belum cukup kuat untuk melindungi orang lain.


Sekarangpun dia masih harus di bantu oleh kakak dan bapaknya.


" Apa susahnya hanya menyebut nama. Sekuat apa orang itu sampai kamu lebih memilih menutup mulutmu.


Apa kamu tidak kasian pada Keanu yg sudah menjadi korban orang itu, hahhhh "!!!!!!.


Nafas Jimmy mulai memburu menahan emosi karena Dewi masih tidak mau mengatakan padanya siapa orang itu. Entah apa yg berusaha di sembunyikan Dewi darinya.


" Tuan, tolong dengarkan aku baik-baik. Kuharap setelah ini kamu tidak lagi bertanya


padaku "!! ucap Dewi sambil menatap tajam kearah Jimmy.


Dia akan mengatakan garis besarnya saja supaya lelaki itu tidak terus memaksanya bicara.


Jimmy mengangguk lalu menajamkan pendengarannya. Dia takut ada informasi yg terlewat.


" Orang yg aku maksud berasal dari dunia lain ".


" Dunia seperti apa yg kamu maksud "?? tanya Jimmy memotong perkataan Dewi.


" Tolong dengarkan saja dan jangan bicara sebelum aku selesai Tuan "!!.


" Orang itu sebenarnya hanya mengincarmu. Tapi karena kemarin Ken datang mencari tau tentangnya atas perintahmu, dia akhirnya celaka.


Siapapun yg berada di dekatmu dan yg berusaha membantumu pasti akan mengalami musibah.


Termasuk aku dan Nona Nadya. Karena itu aku memintamu untuk menjauhi kekasihmu. Itu semua demi keselamatannya "!!.


" Apa hubungannya dengan Nadya???


Dan kenapa orang di sekitarku yg di celakai. Sampai sekarang aku masih baik-baik saja "!! tanya Jimmy tidak mengerti maksud perkataan Dewi.


" Tuan, apakah kamu percaya dengan adanya arwah penasaran "?? tanya Dewi.


Saat dia bertanya seperti itu, tiba-tiba angin dingin datang berhembus.


Dewi segera melihat ke sekeliling ruangan. Matanya lalu melihat kearah ranjang tempat Keanu terbaring.


" Aku tidak tau dan aku tidak peduli hal-hal mitos seperti itu "!! jawab Jimmy.

__ADS_1


" Tuan, apakah ada makanan disini??? Aku sangat lapar sekarang "!! ucap Dewi berusaha mengubah topik pembicaraan. Dia segera berdiri di sebelah Jimmy.


Tanpa Jimmy ketahui, seseorang barusaja masuk keruangan ini.


Saat ini dia sedang berdiri tepat diatas kepala Keanu sambil menatap tajam kearah Dewi dan Jimmy.


Dan sayangnya hanya Dewi yg bisa melihat orang tersebut.


" Apa maksudmu. Kenapa tiba-tiba kamu mengalihkan pembicaraan kita. Kamu belum selesai menjelaskan padaku "!!.


Jimmy heran karena Dewi tiba-tiba meminta makanan.


Jimmy mengikuti arah mata Dewi yg terus melirik ranjang Keanu.


Tidak ada apapun disana selain Keanu yg masih terbaring koma.


" Apakah Nona Nadya tidak datang kerumah sakit Tuan "??.


Dewi memberanikan diri untuk memegang tangan Jimmy. Dia benar-benar berharap sekarang lelaki ini berhenti untuk bertanya. Dadanya tiba-tiba terasa sakit karena menerima tekanan emosi dari sosok itu.


" Apa yg terjadi padamu Dewi "?? tanya Jimmy bingung.


Tangan Dewi terasa sangat dingin di kulitnya. Wajahnya juga seperti orang yg sedang kesakitan.


" Bi,, bisakah kamu membawaku keluar sekarang "!?? pinta Dewi terbata-bata.


Jimmy lalu membawa Dewi keluar dari kamar Keanu. Dia melirik aneh wanita yg semakin kuat memegang tangannya.


Saat dia akan menutup pintu, bulu kuduknya tiba-tiba meremang.


Samar-samar tercium aroma wangi dari dalam ruangan Keanu.


Jimmy lalu menutup pintu tak mempedulikan aroma itu.


Hallo para reader's tercinta..


Jangan lupa untuk vote, like dan comment di novelku ini ya.


Saran dan kritik dari kalian sangat berarti bagi author.


Jangan lupa juga untuk follow akun medsos author bagi yg berkenan.


Ig: nini_rifani

__ADS_1


Fb: Nini Lup'ss


Wa: 0857-5844-6308


__ADS_2