
"Silahkan tuan putri " ucap Jimmy sambil menarik kursi untuk Nadya.
"Terima kasih " jawab Nadya tersenyum manis.
Setelah Nadya duduk, Jimmy pun ikut duduk di hadapan Nadya. Jimmy menarik tangan Nadya ke dalam genggamannya.
"Apa kau menyukai kejutanku sayang "??.
Jimmy memutuskan untuk memanggil Nadya dengan panggilan sayang. Baginya itu terdengar begitu spesial di telinganya.
" Kamu yg menyiapkan semua ini "?? tanya Nadya sambil memperhatikan setiap sudut ruangan yg di hiasi bunga mawar dan juga lilin sebagai penerangan.
Telinganya memerah saat Jimmy terus menatapnya.
" Jangan menatapku seperti itu Jim. Kamu membuatku malu ".
" Aku menyukai wajah malu-malu mu itu sayang. Itu terlihat menggemaskan ".
" Ternyata mulutmu sangat manis Tuan " sahut Nadya.
"Terima kasih atas pujiannya sayang ".
Nadya tertawa.
" Bagaimana, apa kau menyukainya "?? tanya Jimmy lagi.
" Tidak ada alasan untuk tidak menyukai tempat ini Jimmy. Terima kasih atas kejutannya " jawab Nadya tulus.
"Masih adalagi kejutan yg lain untukmu sayang. Jadi simpan dulu wajah bahagyamu itu untuk kejutan selanjutnya ".
" Sungguh??? Apa kau tidak sedang bercanda denganku Jim " ?? tanya Nadya tak percaya.
Dia kaget saat tau jika masih ada kejutan lain untuknya. Ruangan yg sudah di hias begitu indah dan juga pertunjukan musik dan dansa yg tadi saja sudah membuatnya terpana. Dan ternyata itu baru awal dari kejutan lainnya.
"Tunggu dan bersiaplah. Sekarang lebih baik kita makan malam dulu. Aku sudah menyiapkan makanan kesukaanmu sayang ".
" Pelayan "!!.
__ADS_1
Pelayan yg di panggil Jimmy masuk sambil mendorong kereta makanan. Satu persatu makanan tersaji diatas meja.
" Selamat menikmati hidangan makan malam ini Nona Nadya " ucap salah seorang pelayan sambil memberikan sebuah kartu padanya.
"Terima kasih " jawab Nadya lalu menerima kartu tersebut.
Dia membuka kartu tersebut dan membacanya. Senyum di bibirnya langsung merekah begitu mengetahui isinya.
"Apa kau senang "?? tanya Jimmy sambil memotong daging diatas piringnya. Setiap expresi diwajah Nadya tak lepas dari pandangannya.
" Jimmy, aku tidak tau lagi harus bicara apa. Terima kasih sudah mencintaiku " jawab Nadya terharu.
Matanya bahkan berkaca-kaca.
"Jangan menangis sayang, sekarang saatnya untuk bahagya. Makanlah " hibur Jimmy lalu menyodorkan daging yg sudah dia potong-potong untuk Nadya.
Nadya mulai menikmati irisan daging yg diberikan Jimmy. Rasanya dia ingin menangis karena terlalu bahagya dengan kejutan Jimmy.
"Apa makanannya enak "?? tanya Jimmy sambil meminum wine di gelasnya begitu makanannya habis.
" Sangat enak dan kejutanmu sangat sempurna "!! puji Nadya setelah menghabiskan makan malamnya.
Jimmy berdiri lalu berjalan kearah jendela kaca yg menghadap kearah taman.
" Kemarilah sayang ".
Nadya berjalan kearah Jimmy sambil membawa segelas wine di tangannya. Dia menyambut uluran tangan Jimmy begitu dia sampai didepannya.
" Pejamkan matamu lalu buka saat aku memintanya " pinta Jimmy lalu mendorong tubuh Nadya maju lebih dekat kearah kaca.
Jantung Nadya berdebar kencang saat dia merasakan semilir angin menerpa kulit tubuhnya yg terbuka. Dia semakin penasaran memikirkan kejutan apalagi yg akan diberikan kekasih barunya ini.
" Sekarang buka matamu " bisik Jimmy.
Wine di tangannya langsung terjatuh begitu Nadya membuka mata. Nadya langsung menutup mulutnya kaget.
Sebuah taman di penuhi dengan bunga mawar putih kesukaannya tampak tersusun rapi. Dihiasi lampu berwarni warni di sekelilingnya.
__ADS_1
"Ini.. Bagaimana bisa "?? ucap Nadya tak percaya.
Belum hilang rasa terkejutnya, tiba-tiba lampu menyala begitu terang disamping taman berbunga itu. Lampu-lampu itu membentuk sebuah tulisan besar " I LOVE U " yg langsung membuat Nadya meneteskan airmatanya.
"Aku mencintaimu... Nadya-ku " ucap Jimmy mesra.
Nadya berbalik lalu memeluk Jimmy begitu erat. Dia membenamkan kepalanya didada Jimmy. Menumpahkan airmata dipelukan lelaki yg tega membuatnya menangis bahagya malam ini.
"Terima kasih, terima kasih untuk semuanya Jimmy. Aku benar-benar sangat bahagya malam ini. Terima kasih telah memberiku kejutan yg sangat indah. Aku sangat mencintaimu " ucap Nadya di sela-sela tangisnya.
"Aku juga bahagya kalau kamu menyukai kejutanku sayang " ucap Jimmy sambil mengelus punggung Nadya.
Jimmy membiarkan Nadya menangis di pelukannya. Matanya lalu melihat kearah Keanu yg sedang berdiri disamping taman bunga sambil mengacungkan jempol padanya. Jimmy pun membalas tingkah konyol sahabatnya itu.
"Bagaimana kamu tau tentang semua yg aku sukai Jim "?? tanya Nadya setelah tangisnya berhenti.
" Bukan hal sulit untuk mengetahui hal itu sayang. Ada Keanu yg bersedia melakukan hal itu untukku ".
Nadya mencubit perut Jimmy saat tau darimana informasi itu berasal. Jimmy terkekeh lalu mengecup kening Nadya.
" Aku tau semua tentangmu karena aku menyukaimu. Jadi wajar kan jika aku mencari tau apa saja hal-hal yg kamu sukai ".
Nadya menganggukkan kepalanya. Dia merasa begitu beruntung telah dicintai oleh lelaki ini begitu dalam.
Mereka menghabiskan malam sambil terus berpelukan dan saling mengungkapkan perasaan.
Hallo para reader's tercinta..
Jangan lupa untuk vote, like dan comment di novelku ini ya.
Saran dan kritik dari kalian sangat berarti bagi author.
Jangan lupa juga untuk follow akun medsos author bagi yg berkenan.
Ig: nini_rifani
Fb: Nini Lup'ss
__ADS_1
Wa: 0857-5844-6308