Airmata Dendam

Airmata Dendam
Halusinasi yg nyata


__ADS_3

Setelah selesai dengan ritual mandinya, Jimmy segera mengenakan pakaiannya. Kemudian dia merebahkan tubuhnya sambil bermain handphone.


"Apa yg sedang dia lakukan sekarang ya "?? gumam Jimmy saat melihat nomor kontak Nadya.


Jimmy lalu memutuskan untuk mengirim pesan pada wanita yg dia suka.


 


" Selamat malam Nadya ".


 


Sent.....


Jimmy melihat pesan yg dia kirim mendapat centang dua. Itu tandanya jika wanita itu belum tertidur.


Ting..


 


" Selamat malam juga, Tuan Jimmy".


 


Jimmy tersenyum saat membaca balasan pesan dari Nadya. Dengan semangat dia kembali mengetik pesan.


" Panggil Jimmy saja. Kamu belum tidur "??.


" Baiklah. Belum. Kamu juga belum tidur "?.


" Sebentar lagi. Apa yg sedang kamu lakukan sekarang "??.


"Aku sedang menyelesaikan sedikit pekerjaanku ".


"Apa aku mengganggumu Nad "??.


" Tidak Jim. Ini hanya pekerjaan kecil saja ".


"Oh begitu ".


Lama tak ada balasan lagi dari Nadya. Jimmy masih sedikit canggung untuk mendekati Nadya. Karena selama ini mereka hanya bertemu saat sedang membahas pekerjaan saja.


Ting....


Sebuah pesan kembali masuk di hanphonennya dari Nadya.


 


" Kamu sedang apa ??.


"Sedang berbaring di kamar Nad ".


" Apa kamu sudah makan malam "??.


 


Hati Jimmy mendadak menjadi berbunga-bunga saat membaca pesan Nadya. Dia merasa jika Nadya sedang memberinya sebuah perhatian.

__ADS_1


 


" Sudah. Bagaimana denganmu"??.


" Sudah. Apa kamu belum ingin tidur Jim "??.


" Sepertinya belum. Kenapa memangnya Nad "??.


" Tidak apa-apa. Aku hanya takut waktu istirahatmu terganggu karena aku terus mengirim pesan padamu Jim ☺ ".


"Kamu boleh mengirim pesan kapanpun kamu mau Nadya. Aku tidak akan merasa terganggu ".


 


Saat sedang asik berkirim pesan, tiba-tiba aroma wangi merebak di dalam kamarnya. Bulu kuduk Jimmy langsung meremang. Perasaan aneh itu kembali datang bersamaan dengan wangi yg tercium oleh hidungnya.


Ting....


 


" Kalau begitu, terima kasih ".


" Iya jangan sungkan padaku. Apa pekerjaanmu sudah selesai Nad "??.


"Sudah, baru saja ".


" Kalau begitu tidurlah. Hari sudah malam ".


" Baiklah. Selamat malam Jimmy ".


" Selamat malam kembali Nadya ".


 


Samar-samar, Jimmy melihat bayangan putih bergerak mendekatinya. Bayangan putih itu berdiri tepat di sampingnya.


" Jimmy..... Kamu adalah milikku "....


Bisikan itu terdengar begitu jelas di telinga Jimmy yg saat itu belum benar-benar terlelap. Dia berusaha untuk bangun. Akan tetapi tubuhnya sangat sulit untuk di gerakkan.


" Kenapa sulit sekali untuk membuka mata. Sebenarnya siapa yg berada dikamarku ini " batin Jimmy.


Saat Jimmy masih terus berusaha untuk menggerakkan tubuhnya, tiba-tiba terdengar suara jeritan yg begitu kuat. Membuat kedua mata Jimmy langsung terbuka lebar.


"Aaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa..... "!!!!!!!!!!!


Tubuh Jimmy menjadi kaku, bibirnya seperti terkunci begitu dia melihat seperti apa wujud bayangan putih yg berdiri di sampingnya.


Sosok itu memakai baju berwarna putih, tubuhnya tampak melayang di atas lantai. Wajah sosok itu sedikit tertutup rambut panjang miliknya.


" Kamu hanya milikku. Hanya milikku "!!!!!! teriak sosok putih itu lalu tiba-tiba matanya mengeluarkan darah yg begitu banyak sampai menetes di lantai kamar.


Prraaakkkkkk....!!!!


Lukisan yg berada di dinding tiba-tiba terjatuh ke lantai.


Jimmy yg masih syok tersentak kaget saat mendengar bunyi pecahan kaca dari lukisan itu. Matanya menatap nanar kearah pecahan kaca dilantai yg telah bercampur dengan darah yg berasal dari sosok tersebut.

__ADS_1


" Ya Tuhan, apa yg sedang terjadi sekarang "?? batin Jimmy panik.


Sosok putih itu kembali berteriak kencang hingga membuat semua barang yg berada di kamar ini terbang lalu jatuh dan hancur berantakan.


Lampu di kamarnya tiba-tiba mati kemudian hidup kembali. Terus seperti itu hingga suara jeritan itu berhenti. Lalu tiba-tiba sosok itu menghilang begitu saja.


Hening.


Jimmy terpaku melihat kondisi kamarnya sekarang yg sangat kacau.


Semua benda hancur berserakan, banyak pecahan kaca dan juga darah yg berceceran di lantai membuat tubuhnya bergidik ngeri.


Jimmy lalu melihat kearah gorden jendela yg terus bergerak seperti tertiup angin padahal jendelanya terkunci dari dalam.


Saat dia terfokus pada jendela tersebut, tiba-tiba saja sosok putih yg tadi menghilang muncul kembali tepat didepan mata Jimmy dengan wajah yg di penuhi darah disertai suara jeritan yg memekakkan telinga.


" AAAAA AAAAA.... AAAAA..... AAAAA.... "!!!!


"Aaaaarrrrgggghhhhhh "!!!!!!!!! Jimmy ikut berteriak karena kaget dengan kemunculan sosok tersebut.


Dia memejamkan matanya erat-erat sambil menutup kedua telinganya. Dadanya bergerak naik turun tak beraturan.


Lama Jimmy terdiam sampai akhirnya dia memberanikan diri untuk membuka matanya.


" Ba.. Bagaimana bisa "???.


Jimmy tercengang begitu dia membuka mata. Kamar yg tadinya sangat berantakan tiba-tiba kembali rapi seperti tidak terjadi apapun. Barang-barang tersusun rapi di tempatnya. Lukisan yg tadinya sudah hancur kini sudah tergantung kembali di dinding kamarnya.


Dan juga lantainya yg tadi di penuhi darah kini terlihat bersih tanpa noda.


"Apa aku baru saja berhalusinasi "?? ucap Jimmy lalu menggosok kedua matanya untuk memastikan kembali keadaan kamarnya.


Tapi kamarnya sekarang benar-benar sangat rapi.


Membuatnya menjadi bingung dan bertanya-tanya dalam hati tentang kejadian yg barusaja dia alami.


" Tidak mungkin aku bermimpi. Sosok dan jeritan itu sangat nyata.


Arrggghhhhh..... Sebenarnya apa yg terjadi padaku "!!! teriak Jimmy frustasi sambil meremas rambutnya.


Saat dia sedang kebingungan, tanpa dia sadari sesosok bayangan putih sedang menatapnya dengan mata merah menyala dari balik kaca jendela kamarnya.


Yg Jimmy tidak ketahui, kejadian tadi bukanlah sebuah halusinasi.


Semua itu nyata namun itu terjadi didalam alam bawah sadarnya.


Hallo para reader's tercinta..


Jangan lupa untuk vote, like dan comment di novelku ini ya.


Saran dan kritik dari kalian sangat berarti bagi author.


Jangan lupa juga untuk follow akun medsos author bagi yg berkenan.


Ig: nini_rifani


Fb: Nini Lup'ss

__ADS_1


Wa: 0857-5844-6308


__ADS_2