Airmata Dendam

Airmata Dendam
Flashback ( Cinta bersemi )


__ADS_3

Sejak pertemuan pertama dengan Kamila, Dave semakin rajin datang ke Desa Kemuning.


Setiap akhir pekan Dave akan berkunjung dan menunggu Kamila di gubuk ujung jalan desa ini.


Seperti sekarang, Dave sedang duduk di dalam mobilnya menunggu kedatangan Kamila.


Bibirnya tersenyum senang saat melihat Kamila yg sedang berjalan kearah gubuk sambil membawa alat lukisnya.


" Kamila "! panggil Dave setelah keluar dari dalam mobil.


" Kak Dave sudah datang "? sahut Mila kaget.


Dave mengangguk kemudian menghampiri Kamila.


Dia mengambil barang-barang yg di bawa oleh Kamila kemudian berjalan kearah gubuk.


" Bagaimana kabarmu hari ini, Mila "?.


Dave meletakkan alat-alat melukis milik Kamila kemudian menyusunnya.


Entah kenapa kegiatan sederhana ini membuatnya sangat senang saat melakukannya untuk gadis yg dia sukai.


" Alhamdulillah baik Kak. Kak Dave sendiri apa kabar "?.


" Aku selalu baik jika bertemu denganmu " jawab Dave tak sadar.


Matanya membulat saat menyadari kalau dia kelepasan bicara.


Dalam sekejap tubuhnya terasa kaku karena takut Kamila marah mendengar perkataannya.


" Kak Dave ini, pintar sekali menggombal " sahut Kamila sambil tersenyum malu.


" Aku tidak sedang menggombal, Kamila. Aku berkata jujur ".


Sudah kepalang tanggung. Sekalian saja katakan tentang perasaannya, batin Dave.


" Apa maksud kamu Kak "? tanya Kamila lalu menatap Dave.


" Aku tau ini terlalu cepat. Tapi aku tidak mau menahannya lebih lama lagi " jawab Dave lalu duduk di sebelah Kamila.


Dia menatap penuh cinta kearah mata Kamila. Dave juga memberanikan diri untuk menyentuh tangannya.


" Aku menyukaimu, Kamila. Sejak pertama kali aku melihatmu ".


Kamila terdiam mendengar ungkapan perasaan Dave.


Dia hanya terus menatap kearah matanya, mencoba mencari kebenaran dari apa yg baru dia katakan.


" Kita barusaja kenal, Kak. Kenapa kamu bisa langsung menyukaiku "? tanya Kamila ingin tau.


" Aku tau, Mila. Tapi perasaanku ini tulus padamu.


Aku sungguh-sungguh menyukaimu " jawab Dave yakin.

__ADS_1


" Tapi kamu belum mengenalku. Kamu juga belum tau seperti apa latar belakang keluargaku ".


" Kalau begitu biarkan aku tau, Mila ".


Kamila mendesah lalu menatap kearah kertas putih di depannya.


Dia masih membiarkan tangannya berada di dalam genggaman Dave.


" Aku ini seorang yatim piatu, Kak. Kedua orangtuaku sudah lama meninggal.


Aku tinggal di panti asuhan peninggalan orangtuaku bersama dengan adik-adikku yg lain.


Orang sepertimu sangat tidak pantas menyukai gadis biasa sepertiku, Kak " ucap Kamila sedih.


" Tidak ada yg salah dengan semua itu, Mila. Memangnya kenapa kalau kamu yatim piatu dan tinggal di panti asuhan??


Itu sama-sama rumah kan "? tanya Dave.


" Iya aku tau. Tapi kita tidak mungkin ".


" Kenapa tidak mungkin "??.


" Kak, lihatlah perbedaan diantara kita. Kamu tampan, mobil dan pakaianmu bagus.


Sepertinya kamu juga dari keluarga kaya, sedangkan aku.


Kamu bisa lihat sendiri keadaanku seperti apa, Kak " jawab Kamila lalu melihat kearah baju yg dia kenakan.


Dave tersenyum mendengar ucapan Kamila. Sepertinya gadis ini memiliki perasaan yg sama sepertinya.


" A,, apa "? ucap Kamila gugup.


" Kamu menyukaiku, bukan "?.


Kamila menundukkan kepalanya. Tangan yg berada di dalam genggaman Dave mulai berkeringat karena malu dan gugup.


" Kamila, aku sungguh sangat bahagya kalau kamu memiliki perasaan yg sama sepertiku.


Perbedaan diantara kita tidak ada artinya di mataku.


Aku menyukaimu yg seperti ini. Apa yg kamu pakai dan apa yg kamu miliki tidak berpengaruh pada perasaanku.


Kamu harus percaya kalau aku menyukaimu apa adanya ".


Dave mengatakan semua itu dengan penuh keyakinan.


Dia tau kalau gadis ini hanya sedang ragu dengan perasaannya. Dan dia akan membuat gadis ini yakin dengan perasaannya sendiri.


" Apakah benar begitu, Kak "? tanya Kamila pelan.


" Kamu bisa memegang ucapanku tadi ".


" Kamu tidak malu memiliki kekasih yg seorang yatim piatu "?.

__ADS_1


" Tidak sama sekali "!.


" Kamu juga tidak malu kalau kekasihmu hanya orang desa sepertiku "?.


" Tidak Kamila. Siapapun kamu, aku tetap menyukaimu.


Kamu tidak perlu ragu dengan perasaanku padamu ".


Kamila yg masih menunduk akhirnya mengangkat kepalanya lalu menatap Dave.


Pipinya yg putih bersih tampak merona merah.


" Aku juga menyukaimu, Kak. Kebersamaan kita selama ini membuatku selalu memikirkan kamu " ucap Kamila malu-malu.


Ini pertama kalinya Kamila menyukai seorang lelaki.


Di desa ini sebenarnya banyak yg ingin menjadi kekasihnya, tapi belum ada yg cocok di hatinya.


Setelah bertemu dan sering bersama dengan Dave, Kamila akhirnya memiliki perasaan lebih padanya.


Tapi dia tidak mungkin bisa menjadi kekasih Dave. Dia sadar diri siapa dirinya jika di bandingkan dengan Dave.


Grreepppp


Dave langsung memeluk gadis di sampingnya dengan erat.


Dia sangat bahagya karena ternyata cintanya tidak bertepuk sebelah tangan.


" Terima kasih, Mila. Terima kasih sudah mau menerimaku " ucap Dave tulus.


Kamila hanya mengangguk di dalam pelukan Dave.


Benih-benih cinta diantara mereka mulai tumbuh sejak pertemuan pertama mereka. Mereka yg sama-sama baru pertama kali merasakan yg namanya cinta, merasa begitu bahagya saat cinta yg mereka rasakan saling bersambut.


Semoga kebahagyaan selalu mengikuti kisah cinta mereka berdua.


🥀🥀🥀🥀🥀🥀


Hallo para reader's tercinta,, jangan lupa untuk selalu vote, vvoottee, vvvooottteee, like, comment, share dan rate bintang lima novel ini ya.


Saran dan kritik dari kalian sangat berarti bagi author. Tapi yg wajar-wajar aja ya kritikannya.


Follow juga akun medsos milik author.


Ig: nini_rifani


Fb: Nini Lup'ss


Was: 0857-5844-6308


Oh ya, mohon dukungannya untuk novel terbaru author.


Jangan lupa di vote, like, comment dan kasih bintang lima ya.....

__ADS_1


Terima kasih, jangan lupa pakai masker dan rajin cuci tangan ya teman-teman "!!.



__ADS_2