
Setelah menghabiskan makanan mereka, Melati membantu Jimmy untuk kembali istirahat di dalam kamar.
Dengan perlahan-lahan, Melati merebahkan kepala Jimmy diatas bantal.
" Terima kasih neng ".
" Iya a' sama-sama ".
" Neng, boleh aku bertanya "?? ucap Jimmy.
Melati saat ini sedang membuka kain di kepalanya. Dia menganggukkan kepala saat Jimmy meminta izin untuk bertanya padanya.
" Bagaimana caranya aku bisa berada dirumahmu. Saat itu aku mengalami sebuah kecelakaan mobil lalu tiba-tiba saat terbangun aku sudah berada disini.
Bisa tolong ceritakan padaku apa yg terjadi neng "?? tanya Jimmy penuh harap.
Dia sangat penasaran bagaimana dirinya bisa sampai di tempat asing ini. Karena seingatnya kecelakaan itu terjadi tidak jauh dari kota tempat tinggalnya.
" Baiklah eneng akan cerita awal mula aa' bisa berada dirumahnya eneng "!! jawab Melati.
Melati menceritakan kejadian itu sambil mengobati luka di kepala Jimmy.
" Pagi itu eneng dan beberapa penduduk sedang mencuci baju di pinggir sungai.
Lalu tiba-tiba eneng tidak sengaja melihat orang yg hanyut terbawa arus .
Eneng dan beberapa warga yg belum pulang segera menolong aa' keluar dari sungai. Karena eneng yg pertama kali melihat aa',, warga memutuskan untuk membawa aa' pulang kerumah eneng.
Waktu itu kondisi aa' sangat mengerikan. Wajah aa' pucat, darah mengalir dari luka di kepala aa'. Seluruh tubuh aa' juga luka semua. Kami semua awalnya mengira aa' sudah meninggal, tapi begitu aa' di periksa oleh kepala desa rupanya aa' masih hidup. Warga desa segera meminta pertolongan bidan dari desa sebelah. Aa' baru tersadar tadi pagi setelah seminggu tidak sadar ".
Jimmy menarik nafasnya setelah mengetahui bagaimana dirinya bisa sampai di tempat ini.
__ADS_1
" apa benar aku hanyut kesungai setelah kecelakaan itu. Tapi seingatku aku terjatuh kedalam jurang waktu itu.Tapi cerita Melati tidak seperti di buat-buat. Ceritanya sangat masuk akal. Atau jurang itu sebenarnya adalah sebuah sungai "!!!!.
Jimmy menggeleng-gelengkan kepalanya yg pusing memikirkan antara jurang dan sungai.
" Aa' kenapa, kepalanya sakit lagi "?? tanya Melati.
" Tidak neng.
Aku hanya sedang bingung sekarang " jawab Jimmy.
" Bingung kenapa a' "?? tanya Melati lagi.
" Waktu kecelakaan itu terjadi, mobilku terjatuh ke dalam jurang. Lalu bagaimana bisa tubuhku hanyut ke sungai. Seharusnya tubuhku berada di dasar jurang itu.
Aneh kan "??.
Melati juga ikut bingung memikirkan perkataan Jimmy. Keningnya mengerut sambil menopang dagu.
" Apa aa' tidak salah lihat "?? tanya Melati.
" Jangan-jangan dibawah jurang itu ada sungainya a'.
Kebetulan aliran air sungai itu mengarah kemari makanya aa' bisa sampai ke desa ini ".
Jimmy memikirkan perkataan Melati. Sepertinya itu benar.
" Mungkin memang ada sungai di bawah jurang itu Neng "!! ucap Jimmy lirih.
" Apapun itu, yg penting aa' selamat dari kecelakaan ".
Jimmy mengangguk mendengar ucapan Melati. Dia sangat bersyukur masih bisa bernafas setelah kecelakaan maut itu.
__ADS_1
" Aku berhutang nyawa padamu dan semua warga desa ini neng.
Terima kasih sudah mau menolong dan merawatku dengan baik disini " ucap Jimmy tulus.
Dia tidak bisa membayangkan apa yg akan terjadi padanya jika Melati dan penduduk disini tidak menyelamatkan dirinya. Bisa saja sekarang dia hanya tinggal nama.
" Itu sudah kewajiban kita sebagai manusia untuk saling tolong menolong a'. Eneng dan semua warga disini sangat ikhlas menolong aa'.
Jadi aa' tidak perlu merasa berhutang budi pada kami " ucap Melati sambil tersenyum.
" Jika tidak ada kalian, sekarang aku pasti sudah mati ".
" Ihh, pamali atuh a' ngomong begitu. Aa' seharusnya bersyukur masih bisa hidup sampai hari ini ".
Jimmy diam. Pikirannya menerawang kemana-mana.
" Eneng sudah selesai mengobati kepala aa'. Sekarang eneng pergi dulu ya a' "!! ucap Melati sambil beranjak pergi.
" Iya, sekali lagi terima kasih neng ".
Melati tersenyum sebelum pergi keluar meninggalkan Jimmy di dalam kamarnya.
Hallo para reader's tercinta..
Jangan lupa untuk vote, like dan comment di novelku ini ya.
Saran dan kritik dari kalian sangat berarti bagi author.
Jangan lupa juga untuk follow akun medsos author bagi yg berkenan.
Ig: nini_rifani
__ADS_1
Fb: Nini Lup'ss
Wa: 0857-5844-6308