
Jimmy duduk kelelahan setelah berungkali berjalan untuk keluar dari tempat ini. Dia benar-benar merasa sangat frustasi kali ini.
" Sial, sebenarnya ini tempat apa??
Kenapa aku tidak bisa keluar dari sini "!! desah Jimmy sambil menarik rambutnya kesal.
" A' Jimmy "!!...
Jimmy menoleh ke belakang saat mendengar ada yg memanggil namanya.
Dia terkejut saat tau yg datang adalah gadis yg akan menikah dengannya sebelum dia terdampar di hutan ini.
" Melati "! panggil Jimmy kaget sambil berdiri.
" Iya, ini Eneng a' ".
Melati berjalan ke arah Jimmy dengan senyuman yg sangat manis.
Dia memakai pakaian berwarna putih. Di tangannya terdapat seikat bunga melati yg sangat wangi.
Jimmy mengernyitkan keningnya saat dia kembali mencium lagi aroma yg sangat tidak asing menurutnya begitu Melati datang.
Dia berusaha untuk mengingatnya tapi entah kenapa tidak bisa.
Dia berdiri sambil terus memperhatikan Melati yg berjalan ke arahnya.
" Kenapa kamu bisa ada di sini, Neng "?? tanya Jimmy.
Melati kemudian duduk tepat di atas gundukan batu.
Dia menundukkan wajahnya sambil mengusap-usap gundukan tempatnya duduk.
" Karena tempatnya Eneng memang di sini a' " jawab Melati pelan.
" Apa maksudmu, Neng?? Ini hutan, bukan tempat tinggalmu " ucap Jimmy lalu ikut duduk di sebelah Melati.
" Tidak a', Eneng memang tinggal di sini. Tepatnya di atas tempat Eneng duduk sekarang ".
Jimmy mengernyit tak mengerti dengan ucapan Melati. Matanya lalu melihat kearah gundukan batu di sebelahnya.
" Neng, itu hanya tumpukan batu. Bukan rumah.
Rumahnya Eneng kan ada di desa ".
Melati yg tadi menunduk kini beralih menatap Jimmy dengan wajah yg terlihat begitu menyedihkan.
Jimmy yg melihat hal itu pun semakin bingung. Dia tidak tau kenapa Melati tiba-tiba terlihat begitu sedih. Wajahnya juga sangat pucat seperti mayat. Seperti tidak ada darah yg mengalir di tubuhnya.
__ADS_1
" Apa aa' ingat dengan gadis yg aa' temui di alam mimpi "?? tanya Melati masih dengan menatap kearah Jimmy.
Jimmy kemudian mengingat mimpi yg dia alami saat dirinya terbangun pertama kali setelah kecelakaan.
Di dalam mimpi itu, Jimmy bertemu seorang gadis yg sedang melukis seorang wanita yg mengeluarkan airmata darah yg di sebut sebagai ibu dari gadis itu.
Mata Jimmy melebar saat ingat kalau gadis itu memiliki wajah yg mirip dengan ayahnya. Dia juga ingat sebelum dirinya terdampar di hutan ini, dia begitu syok saat menyadari kalau Melati adalah gadis yg berada di dalam mimpinya itu.
" Melati, kamu..
" Iya a', Eneng adalah gadis yg aa' temui di dalam mimpi itu.
Kami adalah orang yg sama seperti yg aa' lihat " jawab Melati.
Lidah Jimmy kelu. Otaknya mencoba mencerna kenapa dia mengalami hal aneh seperti ini.
" Tapi bagaimana bisa semua ini terjadi?? Dan kenapa aku tidak menyadarinya saat pertama kali aku melihatmu "?? tanya Jimmy bingung.
" Apa aa' ingin mendengar sebuah kisah "? tanya Melati.
" Kisah "? ucap Jimmy balik bertanya.
" Iya, ada rahasia di balik kisah yg ingin Eneng ceritakan ke aa' ".
" Baiklah, aku akan mendengarkan " ucap Jimmy dengan pikiran yg masih bingung.
" Di sebuah desa, ada seorang gadis yg malang bernama Amira. Gadis itu tinggal di sebuah panti asuhan.
Saat gadis itu sampai di kota, dia melihat ayahnya sedang berkumpul dengan anak dan istrinya. Saat itulah dia baru mengetahui kalau dirinya mempunyai seorang kakak yg laki-laki yg sangat tampan.
Dia merasa sangat sedih sekaligus iri melihat kehangatan di keluarga ayahnya.
Dengan perasaan yg hancur, gadis itu kembali pulang ke panti asuhan.
Gadis itu setiap harinya selalu melukis wajah kakak lelakinya.
Meskipun mereka tidak pernah bertemu, namun di hati gadis itu dia begitu menyayangi kakaknya. Dia memimpikan bisa berada dekat dengan kakaknya. Dia ingin merasakan kasih sayang dari seorang kakak ".
Dada Jimmy seperti tersetrum mendengar kisah yg di ceritakan oleh Melati.
Entah kenapa dia bisa merasa kalau kakak yg di ceritakan oleh Melati adalah dirinya.
Jimmy lalu menepis perasaan itu. Dia tidak mungkin memiliki seorang adik karena yg dia tau dia adalah anak tunggal di keluarganya. Ibunya juga tidak pernah mengalami keguguran.
" Lalu, apa kakaknya akhirnya tau kalau dia memiliki seorang adik "? tanya Jimmy.
" Dia tidak tau a'. Tapi sebentar lagi akan segera tau ".
__ADS_1
" Darimana kamu bisa mengetahui kalau kakaknya akan segera tau.
Apa kamu mengenal siapa gadis bernama Amira itu, Neng "??.
Melati menunduk lalu menganggukkan kepalanya.
Tiba-tiba Jimmy mendengar suara isakan dari gadis yg duduk di sebelahnya. Hatinya terasa sangat sakit saat mendengar suara tangisan Melati.
" Eneng tau siapa kakak gadis itu a' " ucap Melati lirih disertai isakan.
" Siapa "?.
" A' Jimmy " jawab Melati.
Jimmy ternganga saat Melati mengatakan kalau dirinya adalah kakak dari gadis yg dia ceritakan.
Otaknya seperti berhenti bekerja.
" Bagaimana bisa aku menjadi kakaknya, Neng?
Aku tidak memiliki adik. Aku anak tunggal ".
" Aa' mempunyai adik yg usianya lebih muda 5 tahun dari aa'.
Semua itu bukan kebohongan ".
Jimmy semakin kebingungan. Dia benar-benar tidak mengerti kenapa tiba-tiba Melati mengatakan kalau dirinya memiliki seorang adik.
Dengan rasa penasaran yg begitu tinggi, Jimmy kembali bertanya pada Melati.
" Melati, siapa kamu sebenarnya "??.
(lanjut di part selanjutnya)
🥀🥀🥀🥀🥀
Hallo para reader's tercinta...
Jangan lupa untuk selalu vote, vote, vvoottee, vvvooottteee, like, comment, rate dan share novel ini.
Saran dan kritik dari kalian sangat berarti bagi author.
Jangan lupa juga follow akun medsos milik author.
Ig: nini_rifani
Fb: Nini Lup'ss
__ADS_1
Wa: 0857-5844-6308
Jangan lupa pakai masker dan rajin cuci tangan ya teman-teman "!!.