Airmata Dendam

Airmata Dendam
Kembali memakan korban


__ADS_3

Dewi segera menekan nomor kakaknya setelah keluar dari kamar Nadya. Dia menggigit kukunya cemas menunggu panggilannya yg belum juga diangkat.


" Halo assalamualaikum mas " ucap Dewi cepat begitu telfonnya diangkat.


" Waalaikumsalam nduk, ini ibu. Mas mu lagi sibuk melayani pembeli ".


" Oh ibu. Bagaimana kabar ibu sama bapak disana "?? tanya Dewi.


Dia sedikit kecewa karena bukan kakaknya yg mengangkat telfonnya. Karena keadaannya sedang darurat sekarang.


" Alhamdulillah bapak sama ibu sehat semua. Kamu pye kabare nduk "??.


" Alhamdulillah sehat Bu. Bu, Mas Hen masih lama nggak "??.


" Itu mas mu lagi jalan kesini. Hen,, Hen,, adikmu telfon nyariin kamu ".


Dewi menarik nafas lega saat ibunya memanggil kakaknya.


" Hallo assalamualaikum dek. Tumben telfon, ada apa "??.


" Waalaikumsalam mas. Mas Nadya jatuh dari tangga dan sekarang belum sadar ".


" Innalillahi,, Nadya bos kamu itu dek "??.


" Iya mas. Dewi curiga arwah itu yg mencelakai Nadya mas ".


" Astagfirullohaladzim, suudzon itu nggak baik lho dek".

__ADS_1


" Dewi nggak su'udzon mas. Semalam Nadya di lamar Jimmy. Setelah itu Nadya jatuh dari tangga. Aneh kan mas, Dewi curiga arwah itu nggak terima sama Nadya ".


" Jimmy bosnya teman kamu itu bukan dek "??.


" Iya mas. Orang yg diikuti arwah penasaran itu. Amarah sosok itu memakan korban lagi mas. Kita nggak bisa biarin dia terus mencelakai manusia mas ".


" Ya sudah, nanti Mas Hen bicara sama bapak di rumah. Kamu hati-hati disitu. Pikiran jangan sampai kosong dek ".


" Nggeh mas. Assalamualaikum".


Dewi bersandar pada dinding rumah sakit setelah menelfon kakaknya.


Lagi-lagi orang di dekat Jimmy celaka.


" Ya alloh, lindungilah hamba dari perbuatan syetan yg jahat. Amiin ".


" Bagaimana Wi, apa kata kakakmu "??.


Dewi yg sedang melamun kaget mendengar pertanyaan Keanu. Dia memejamkan matanya sebelum menjawab Keanu.


" Mas Hen belum tau Ken. Nanti dia telfon aku kalau sudah ada kabar " jawab Dewi.


" Wi, apa arwah orang yg sudah meninggal bisa mencelakai orang yg masih hidup "??.


Dewi menggeleng. Dia kemudian mendorong kursi roda Keanu menjauh dari kamar Nadya.


Dewi duduk di kursi tunggu sambil berhadapan dengan Keanu.

__ADS_1


" Sejatinya, ruh orang yg sudah meninggal itu sudah tidak bisa lagi menyentuh manusia. Itu semua adalah perbuatan jin. Manusia yg tidak rela mengalami kematiannya akan sangat mudah di perdaya oleh jin dan setan. Karena itulah, kita di wajibkan untuk mempercayai takdir baik dan takdir buruk yg di berikan oleh Alloh " jawab Dewi.


Keanu tampak belum memahami maksud perkataa Dewi. Dia menatap Dewi mengharapkan penjelasan lebih.


" Ken, mempercayai takdir adalah bagian dari iman seorang muslim. Hukumnya wajib. Jika kita beriman, kita pasti akan menerima dengan ikhlas takdir yg Alloh berikan. Termasuk bagaimana cara kita meninggal. Akan tetapi, manusia yg iman di hatinya lemah akan menolak kematiannya. Saat itu terjadi setanlah yg sangat di untungkan. Mereka akan mengambil alih jasad manusia itu. Dalam artian menggunakan jasadnya semasa hidup untuk menyesatkan pikiran manusia ".


" Berarti aku tidak salah Wi kalau menolak percaya jika ada arwah yg bisa menyentuh bahkan mencelakai orang " ucap Keanu.


" Memang tidak salah karena itu hakmu untuk tidak percaya Ken. Akan tetapi, semua itu nyata dan benar adanya. Sebenarnya mereka tidak mencelakai manusia, tapi mereka membisikkan kata melalui hati dan pikiran manusia. Bukankah aku pernah mengingatkan kamu untuk tidak melamun "?? tanya Dewi pada Keanu.


Keanu menganggukkan kepalanya. Dewi mengatakan hal itu sebelum dia mengalami kecelakaan.


" Pikiran kosong manusia akan mudah dirasuki bisikan setan Ken. Bisikan-bisikan itu akan mengacaukan pikiran kita lalu kita akan lalai kemudian celaka ".


Keanu merenung memikirkan perkataan Dewi. Banyak hal yg tidak dia tau tentang kehidupan ini. Dia beruntung mengenal Dewi yg mau menjelaskan semuanya dengan sangat padat dan jelas.


Hallo para reader's tercinta..


Jangan lupa untuk vote, like dan comment di novelku ini ya.


Saran dan kritik dari kalian sangat berarti bagi author.


Jangan lupa juga untuk follow akun medsos author bagi yg berkenan.


Ig: nini_rifani


Fb: Nini Lup'ss

__ADS_1


Wa: 0857-5844-6308


__ADS_2