Aku Istrimu! Bukan Dia!

Aku Istrimu! Bukan Dia!
Honeymoon?


__ADS_3

Amplop yang terletak diatas meja berisi sebuah tiket untuk honeymoon dua orang yang diberikan oleh Regan kepada pasangan baru itu.


“Maaf Pa! Aleea tidak bisa menerimanya,” Ucap Aleea sambil menundukan kepalanya.


Ucapan Aleea membuat semua mata tertuju kepadanya.


Flashback


“Aku tidak mau honeymoon,” Ucap Sean secara tiba-tiba yang berdiri didepan Aleea.


Aleea seketika terdiam mendengar apa yang dikatakan Sean, kemudian dia menatap Sean sambil mengerutkan keningnya.


“Mama dan Papa pasti akan memberikan kita tiket untuk Honeymoon, aku ingin kamu untuk menolaknya.” Lanjut Sean yang masih setia berada di depan Aleea.


“Kenapa harus aku tolak” jawab Aleea yang keberatan dengan perkataan Sean.


“Karna kita akan pergi, tapi bukan ke Negara yang mereka pilih, aku punya negara yang aku tuju sendiri.” Ucap Sean sambil melihat Aleea yang semakin kebingungan.


“Maksudku, kamu kan tau kalau aku sudah punya kekasih, kita akan liburan beberapa hari kedepan, jadi kamu harus menolaknya, kamu akan ikut juga agar orangtua kita tidak curiga.” Lanjut Sean


Deg!


Mendengar alasan Sean membuat hati Aleea sakit, matanya sudah berkaca-kaca, Aleea mendongakan wajahnya keatas agar air matanya tidak terjatuh.


“Ak.. aku tidak setuju.” Ucap Aleea dengan suara gemetar.


“Aku tidak keberatan kamu liburan dengan kekasihmu. Aku bisa memberi alasan agar kamu bisa liburan.” Lanjut Aleea


“Aku mohon Aleea,” ucap Sean dengan memegang tangan Aleea.


“Mereka pasti akan lebih curiga, Aku mohon ikutlah bersama ku.” Lanjut Sean kembali.


Aleea terdiam sejenak.


“Ba.. baiklah aku setuju,” ucap Aleea.


Flashback off


“Kenapa sayang?” Tanya Shinta pada Aleea yang duduk di depan nya.

__ADS_1


“Maaf Ma.. Pa..” ucap Aleea lirih sambil melihat kearah Mama dan Papa Sean yang ada di sampingnya sedangkan kedua tangannya mengenggam kuat dress yang ia pakai.


“Aleea dan Sean kan belum saling mengenal jadi Aleea pikir kita perlu untuk saling mengenal satu sama lain dulu, Aleea dan Sean sudah ada tujuan yang akan kami datangi tapi bukan untuk sekarang.” Lanjut Aleea dengan nada lembut dan mata yang meneduhkan untuk menjelaskan itu semua.


Selanjutnya mereka memakan kembali makanan yang ada di atas meja itu dengan tenang.


...****************...


Disebuah Pantai yang cukup terkenal terletak di Negara M memiliki pemandang yang sangat indah.


Sepasang kekasih sedang duduk di pinggir pantai sambil menikmati udara sore dipinggir pantai sambil melihat matahari yang akan mulai terbenam.


“Sayang, apakah kamu tidak lelah? Kita baru saja sampai di beberapa jam yang lalu?” Ucap Sean pada Syeila yang berada disampingnya.


“Tidak! Aku sudah memimpikan liburan ini beberapa bulan yang lalu.” Balas Syeila dengan antusias.


Mereka sudah berencana liburan dari beberapa yang lalu tapi karna Sean yang sibuk baru sekarang mereka liburan bersama.


“Maaf,” ucap Sean lembut sambil dibelainya dengan lembut wajah Syeila yang berada di sampingnya.


“Tidak masalah, akhirnya kita bisa liburan juga kan.” Balas Syeila sambil menampilkan senyuman manisnya.


Sedangkan seorang gadis yang berada di dalam kamar mewah hanya melihat pemandangan pantai dari atas kamarnya.


Aleea berdiri didepan koridor untuk melihat kembali pemandangan yang indah. Sekilas Aleea teringat kejadian beberapa jam lalu.


“Aleea ini tiket mu dan ini alamat hotel yang akan kita tempati beberapa hari. Aku sudah memesan dua kamar bersebelahan, satu kamar untuk aku bersama kekasih ku dan satu nya lagi kamar untuk kamu.” Ucap Sean panjang lebar.


“Ku harap disana kita tidak bertemu, aku ingin kau jangan terlalu dekat dengan kekasihku. Aku tak suka” Lanjut Sean sambil berjalan keluar ruangan itu.


Setelah perjalanan menempuh jarak dua puluh menit perjalanan mereka telah sampai di Bandara menuju tempat yang akan mereka tuju ke kota N.


Mereka berpisah dengan Aleea yang langsung check in dan Sean menuju tempat kekasihnya berada.


Didalam pesawat mereka juga duduk terpisah, Sean dengan kekasihnya dan Aleea duduk dengan seseorang wanita paru baya yang duduk disampingnya.


Aleea telah sampai di Negara M segera menuju hotel yang telah Sean pesan. Setelah ia check in tiba-tiba ada yang memanggilnya.


“Aleea!”

__ADS_1


merasa ada yang memanggilnya Aleea segera membalikan tubuhnya, dia terdiam menatap dua orang yang di kenal berada didepan nya.


seorang wanita yang menatapnya dengan bahagia sedang pria yang berada disampingnya melihat dengan tatapan yang sulit diartikan.


“Aleea. Akhirnya kita bisa bertemu lagi” ucap wanita yang berada didepannya.


“Aleea liburan juga disini? Sama siapa kesini?” Lanjut wanita itu dengan banyak pertanyaan.


“Iya Syeila. Ada beberapa yang perlu aku lakukan jadi aku akan menginap beberapa hari kedepan” balas Aleea dengan suara lembutnya tak lupa juga senyum yang selalu ada di bibirnya.


“Maaf Syeila aku terburu-buru,” ucapnya sambil melangkah ke arah kamar yang ia pesan tanpa melihat kearah Syeila dan kekasihnya itu. Dapat ia lihat raut wajah Syeila yang sedih melihat Aleea yang akan pergi.


Terdengar dering ponsel menyadarkan Aleea dari lamunanya, ia mendekat kearah ponselnya yang terletak di nakas samping tempat tidurnya. Dilihatnya nama dikontak itu kemudian ia angkat panggilan tersebut.


Mama❤️


“Sayang. Apakah kamu sudah sampai? Kamu baik-baik saja kan?” Ucap Anna diseberang sana.


“Iya Ma. Alee sudah sampai dua jam yang lalu. Maaf Ma belum sempat kabari Mama.” Ucap Aleea lembut.


“Tidak apa-apa. Ya sudah kamu istirahat saja dulu, kalau ada apa-apa kabari Mama ya,” Ucap Anna kembali


“Iya Ma. Alee tutup dulu telfon nya” ucap Aleea sambil menutup panggilan di ponselnya, kemudian ia meletakan kembali ponselnya.


Keesokan harinya Aleea sedang berkeliling di pantai menggunakan Inner Tank Top, Outer Kimono berwarna putih Transparan dengan , dan Celana Pendek. sehingga kakinya terlihat lebih jenjang.


Di saat tengah asik bermain air, Aleea tiba-tiba dikejutkan dengan sosok yang berada di sampingnya.


“Oh God! Kenapa harus bertemu dengan dia disini? Bagaimana kalau dia mengadu kepada orang tua kamu?” Batin Aleea berkata sambil melihat orang yang baru saja menghampirinya.


“Mama bilang kamu pergi liburan dengan suami mu, ku tanya kemana mama tidak mau memberitahu. Tapi syukurlah aku bisa bertemu dengan Mu disini”. Tutur seseorang yang bersama Aleea.


Di lain tempat di sekitaran pantai itu, Sean yang melihat Aleea sedang adik berbincang dengan seseorang yang dikenalnya.


“Mau apa dia disini? Pasti Aleea yang memberitahu kalau kami berada disini? Atau jangan-jangan mereka memiliki hubungan sebelumnya.” Batin Sean


“Kemarin diajak kesini tidak mau, tapi lihatlah sekarang asik berduaan,” lanjut Sean sambil melihat ke arah Aleea yang jaraknya beberapa meter dari tempat ia berada.


Bersambung…

__ADS_1


__ADS_2