Aku Istrimu! Bukan Dia!

Aku Istrimu! Bukan Dia!
Pria itu?


__ADS_3

Didepan sebuah cermin terlihat seorang gadis mengenakan blus dan celana jeans, rambut ia ikat kuncir kuda wajah nya di beri bedak tabur dan bibirnya di beri pelembab.


Dia adalah Aleea, hari ini ia mulai masuk kuliah setelah libur beberapa hari.


Setelah ia menikah dengan Sean, ia tinggal di sebuah rumah milik Sean. Rumah yang telah ia siapkan untuk menetap bersama Syeila jika menikah nanti. Tapi apa boleh buat bukan Syeila yang tinggal disitu melainkan Aleea yang sekarang sudah menyandang status sebagai nyonya Cullen.


Ia keluar kamar melihat pintu di samping kamarnya masih tertutup ia tidak mau mengganggu. Ia segera mulai duduk di kursi setelah memasak beberapa macam makanan untuk sarapan pagi ini. Setelah ia selesai sarapan ia mencuci putih habis makannya.


Lalu ia berjalan keluar tak lupa ia membawa tas dan beberapa buku yang selalu ia bawa kampus. Sebelum tubuhnya keluar terlalu jauh sosok Sean sudah ada didepannya.


“Aku pergi ke kampus dulu, sarapan sudah ada di meja.” Aleea langsung bergegas pergi tapi sebelum tangannya memegang gagang pintu suara Sean sudah terdengar jelas.


“Syeila akan datang kesini, ku harap kau jangan pulang dulu sebelum aku menyuruhmu pulang.” Ucap Sean dengan nada tegas di suara bariton nya.


Deg.


Aleea seketika berhenti, ia terdiam, tubuhnya seperti kaku tidak bisa bergerak. Matanya sudah berkaca-kaca, jika saja ia berkedip maka air matanya akan jatuh.


Melihat Aleea yang tidak ada jawaban membuat Sean berdecak


“Ckkk, kamu dengar aku gak?” Ucap Sean dengan nada cetus. Aleea pun tersadar, ia mendongakan wajahnya ke atas tanpa melihat Sean lalu ia berkata “Baiklah, aku tidak akan kembali sebelum kekasihmu pulang dari sini. Aku kuliah dulu.” Setelah berkata seperti itu ia kemudian buru-buru keluar dari rumah milik Sean.


Didalam mobil miliknya ia menumpahkan semua rasa sesak yang ada di dada nya. Ia menangis tersedu.


Hiks. Hiks.


Air mata Aleea jatuh tak tertahankan. Sambil menangis ia memukul pelan dada nya yang sangat terasa menyakitkan.


“Aku tidak masalah jika ia mau bertemu dengan kekasihnya. Tetapi kenapa harus di rumah kami. Aku tau aku hanya menumpang di rumahnya. Kenapa kau jahat sekali.” Gumam Aleea sambil menangis

__ADS_1


Hikss. Hiks..


“Kamu jahat Sean, kenapa kau memilih menikah dengan ku jika harus begini,” lanjutnya dengan nada serak dan terputus-putus.


Sudah merasa tenang, Aleea mengendarai mobilnya tapi tidak ke arah kampus melainkan ke arah Taman yang selalu ia datangi ketika ia keras sedih.


Didalam perjalanan Aleea menyetir sambil memikirkan hal apa yang akan terjadi dengan rumah tangga nya. Ketika mengendarai ia tidak melihat seorang nenek-nenek yang akan menyeberang jalan. Seketika ia membanting stir dan menambrak mobil yang berhenti beberapa meter didepannya.


Brakk!


Ahhh!!


“My God, kenapa jadi seperti ini.” Aleea bergumam sambil keluar dari mobil untuk memastikan orang yang berada didalam mobil itu baik-baik saja.


Sedangkan seseorang yang berada di dalam mobilnya berdecak sebal siapa yang berani menambrak mobilnya dari belakang.


Tok tok tok


Sedangkan seseorang yang dari dalam mobil melihat apa yang di lakukan oleh Aleea tanpa berkedip sedikit pun.


“Cantik,” Satu kata yang keluar dari mulut seseorang itu.


Tok tok tok


Ketukan di kaca mobil itu untuk kesekian kali, merasa tidak ada jawaban dari dalam sana Aleea mencoba untuk kembali ke mobilnya. Aleea meninggalkan nomor ponselnya didepan kaca mobil itu. Ia kembali ke arah mobil yang ia parkirkan tapi baru saja beberapa langkah kali nya berjalan sudah ada suara yang memanggilnya.


“Mau kabur kemana?” Ucap seseorang itu. Aleea merasa pemilik mobil itu memanggilnya segera membalikan tubuhnya ke arah seseorang itu. Dapat Aleea lihat sosok yang keluar dari mobil itu, pria tampan dengan tubuh atletis yang dimiliki nya.


“Maaf aku sudah melakukan kesalahan, maaf kan aku yang telah menabrak belakang mobil mu. Jika kamu ingin meminta saya untuk saya ganti rugi. Saya akan mengganti semua biaya itu.” Ucap Aleea panjang lebar kepada seorang pria didepan nya.

__ADS_1


“Ternyata lebih cantik di lihat dari sedekat ini” gumam pria itu sambil melihat ke arah Aleea yang berada di depan nya.


“Walaupun wanita ini tidak hanya memakai pakaian biasa dan tanpa polesan di wajah nyonya tapi wanita ini benar-benar sangat cantik.” Sambungnya terus melihat ke arah Aleea tanpa berkedip.


Aleea yang merasa terus di perhatikan merasa tidak nyaman.


“Maaf tuan, apakah anda baik-baik saja” ucap aleea sambil mengayunkan tangan nya ke kanan dan ke kiri didepan wajah pria itu.


Seakan tersadar pria itu dalam lamunanya, lalu ia berkata “Saya ingin tau nama mu, barang kali kamu mau lari dari tanggung jawab mu,”. Sambil terus memandang Aleea. Ia kemudian melihat Aleea yang berjalan ke depan mobilnya dan mengambil sesuatu di depan mobilnya


“Perkenalkan tuan nama saya Aleea dan ini nomor ponsel saya,” ucap Aleea memperkenalkan diri kepada pria yang berada di depan dan ia memberikan kertas yang berisikan nomor ponsel milik nya kepada pria itu.


Pria itu masih terdiam tanpa ada sepatah kata pun yang keluar dari mulutnya.


“Tuan ini nomor ponsel saya, jika anda ingin meminta saya mengganti rugi untuk memperbaiki mobil anda, anda bisa menghubungi nomor saya, saya janji akan mengganti rugi semua biaya nya.” Sambung Aleea panjang lebar.


“Perkenalkan saya Aiden, saya akan menghubungi anda jika terjadi sesuatu dengan mobil saya.” Ucap nya sambil mengambil kertas yang berisikan nomor Aleea, dalam hatinya berkata akhirnya aku bisa mendapatkan nomor ponselnya.


“Tidak susah-susah aku mencarinya dengan menyuruh anak buahku untuk mencari nya. Jodoh tidak kemana. Akhirnya aku menemukanmu” Batin ia berkata sambil menapilkan senyum tipis di wajah nya, sangat tipis sampai orang tidak dapat melihatnya.


“Baiklah tuan, kalau begitu saya pamit undur diri.”ucap Aleea sambil menampilkan senyum.


Aleea segera membalikan dirinya ke arah mobil yang terparkir untuk mengecek mobilnya bisa digunakan arau tidak. Aleea masuk kedalam mobil. Ia mencoba menstarter mobilnya beberapa kali tapi tidak dapat hidup juga.


Beberapa menit ia termenung di dalam mobil nya dan dikagetkan dengan pria tersebut dengan mengetuk pintu kaca mobilnya dari samping. Aleea terkaget dengan ketukan itu dan ia membuka pintu nya.


“Ingin pergi bersama ku?” Tanya pria itu sambil menunjukan mobil yang berada tepat disamping mobil milik Aleea.


Bersambung

__ADS_1


__ADS_2