Aku Menggali 1 Ton Emas

Aku Menggali 1 Ton Emas
140


__ADS_3

Setelah Joni selesai berbicara, dia menatap Robert dengan penuh pengharapan.


Jawaban dari Robert selanjutnya berkaitan langsung dengan masa depan Grup Setiawan, bahkan menentukan nasib Grup Setiawan. Bagaimana mungkin dia tidak cemas?


Alasan kenapa Bambang mengirim mereka berdua untuk mencari Robert adalah karena mereka adalah orang tua Lia, dan Lia memiliki hubungan yang baik dengan Robert, dia ingin membuat Robert berubah pikiran melalui hubungan ini.


Namun, Joni sama sekali tidak mengerti kepribadian Robert.


Biasanya Robert tak akan mempermasalahkan masalah kecil, tetapi tidak untuk masalah besar, apalagi jika masalah melibatkan temannya.


Robert menarik napas dalam-dalam dan berkata, "Paman, Bibi, kalian seharusnya tidak bertanya padaku, karena masalah ini tidak berpengaruh padaku! Orang yang benar-benar kalian sakiti adalah putri kalian!"


"Ya, apa yang dikatakan Tuan Robert benar, semua ini salah kami ...."


Joni dan Erika mengangguk ketika mendengar apa yang dikatakan Robert.


Tentu saja mereka tahu bahwa apa yang dikatakan Robert benar, bagaimanapun juga, Lia telah berkorban banyak untuk Grup Setiawan.


Tetapi bagaimanapun seorang anak perempuan pada akhirnya tetap harus menikah dan menjadi anggota keluarga lain.


Setelah berkontribusi untuk perusahaan, sisanya sudah tidak ada hubungannya lagi dengan dia.


Inilah yang harus dilakukan seorang wanita.


Tapi dari lubuk hatinya, Joni juga tahu bahwa putrinya telah menderita, jadi dia tidak berani memaksanya.


Robert menoleh dan melirik Lia, yang menundukkan kepalanya dan terdiam, kemudian berkata kepada Joni dan istrinya, "Jadi, kalau kalian ingin meminta maaf, kalian seharusnya meminta maaf kepada putri kalian, bukan aku! Paham?"


Ketika Joni dan istrinya mendengar ini, mereka segera berjalan ke Lia.


Erika mengulurkan tangan dan meraih tangan Lia, dan berkata sambil menghela napas. "Lia, ponselmu tidak aktif tadi, aku hanya ingin meminta maaf kepadamu! Kami telah mengabaikan perasaanmu sebelumnya, kakek sudah tahu kalau dia salah. Tolong jangan menyalahkan kakek."

__ADS_1


Joni juga melanjutkan, "Lia, masalah ini memang kesalahan kami! Sekarang kami sudah tahu salah, bisakah kau membicarakan masalah kerja sama dengan Tuan Robert sekarang? Masalah ini benar-benar menyangkut nasib keluarga kita. Tidak peduli bagaimanapun kau adalah anggota keluarga Setiawan, kau tidak bisa menghindarinya, ‘kan?"


Ketika Lia mendengar ini, matanya tiba-tiba memerah, suaranya sedikit tersendat. "Pada akhirnya, kalian tetap ingin memanfaatkan aku, ‘kan?"


"Bukan memanfaatkan!"


Joni segera melambaikan tangannya dan berkata, "Kami tidak bermaksud memanfaatkanmu! Maksudku, kita adalah satu keluarga, tidak ada yang namanya memanfaatkan atau tidak. Bukankah sudah seharusnya kita berkorban untuk keluarga Setiawan?"


Lia menarik napas dalam-dalam dan berkata, "Ayah, kau tidak perlu mengaitkan dua hal yang tak memiliki hubungan sama sekali! Habis manis sepah dibuang. Kalian hanya ingin memanfaatkanku!"


"Baiklah ...."


Joni berkata dengan tak berdaya. "Yang kau katakan benar. Apa yang dilakukan keluarga Setiawan sebelumnya telah menyakitimu. Aku mengerti, tapi kita semua adalah anggota keluarga Setiawan. Sekarang keluarga Setiawan menghadapi situasi yang dapat mempengaruhi nasib keluarga Setiawan ke depannya. Demi ibumu, bantulah keluarga Setiawan sekali lagi, bagaimana?"


"Habis manis sepah dibuang lagi, kan? Setelah itu kalian bisa memaksaku untuk menikahi Steven untuk memperoleh lebih banyak keuntungan. Apakah itu rencana kalian?" kata Lia dengan mata memerah.


"Tidak!"


Joni segera melambaikan tangannya dan berkata, "Kami tidak mungkin melakukah hal seperti itu! Asalkan kau bisa membujuk Robert menandatangani kontrak ini, kau akan menjadi pahlawan seluruh keluarga Setiawan, mereka pasti tidak akan memperlakukanmu seperti itu! Bahkan kalau mereka ingin memperlakukanmu seperti itu, ayah juga akan menghentikan mereka!"


Joni terdiam beberapa saat ketika mendengar ini.


Dia tidak menghentikan mereka.


Karena dia berpikir bahwa pernikahan Lia dengan Steven baik untuk Lia dan keluarga Setiawan, untuk kebaikan Lia dan untuk masa depannya!


Adapun apakah Lia bersedia atau tidak, Joni tidak pernah memikirkannya.


"Uh ...."


Joni menghela napas dan berkata, "Ayah salah, Ayah meminta maaf padamu! Tapi Ayah bisa berjanji bahwa tidak akan terjadi hal seperti itu untuk kedua kalinya!"

__ADS_1


"Tentu saja tidak akan ada kedua kalinya!"


Lia mengangkat kepalanya dan berkata dengan ekspresi sedih dan tegas, "Aku tidak akan membiarkan keluarga Setiawan menyakitiku lagi! Baik, aku akan membantu kalian membicarakan hal ini dengan Robert. Tapi dia setuju atau tidak, aku tak bisa mengubah keputusan yang dia buat, karena bagaimanapun kalian telah mengusirnya dari pesta perjamuan. Setelah masalah ini selesai, aku sudah tak punya hubungan lagi dengan keluarga Setiawan!"


"Ini ...."


Ketika Joni dan istrinya mendengar kata-kata Lia, mata mereka melebar karena terkejut.


Lia melanjutkan, "Jangan khawatir, aku tetap akan bertanggung jawab untuk merawat kalian saat kalian tua! Bagaimanapun, kalian yang  melahirkan dan membesarkanku, adalah kewajibanku untuk merawat kalian di hari tua! Tapi sebelum itu, aku dan keluarga Setiawan, termasuk kalian, tidak punya hubungan apa pun! Aku tidak akan melakukan apa pun untuk keluarga Setiawan lagi!"


Selesai berkata, tanpa menunggu ayah dan ibunya merespons, Lia langsung berjalan ke Robert, dan berkata dengan ekspresi serius, "Robert, tolong pertimbangkan lagi kerja sama dengan Grup Setiawan!"


Dia tidak ingin membantu keluarga Setiawan, tapi orang tuanya yang datang untuk memohon padanya hari ini, jadi dia tidak bisa menolak.


Bahkan dengan perasaan enggan, dia hanya bisa memilih untuk membicarakan masalah ini dengan Robert.


Setelah mendengar perkataan Lia, Robert menghela napas tak berdaya.


Karena Lia telah memohon padanya, dia juga tak ingin menyulitkan Lia.


Tetapi ....


Robert menarik napas dalam-dalam dan berkata kepada Joni, "Aku bisa mempertimbangkan untuk bekerja sama dengan Grup Setiawan! Tetapi ...."


Ketika Joni mendengar ini, wajahnya tiba-tiba menjadi gembira.


Kata-kata Lia sangat berguna!


Dia tiba-tiba merasa bangga karena memiliki putri seperti Lia, jika tidak, keluarga Setiawan tidak akan memiliki daya saing sama sekali dalam menghadapi modul kapasitor baru!


"Tetapi apa? Tolong katakan!" kata Joni dengan cemas.

__ADS_1


Robert berkata dengan acuh tak acuh. "Tetapi kalian telah merobek kontrak dan kemudian mengusirku dari perjamuan. Aku mengatakan bahwa tidak akan mudah untuk mengundangku untuk kembali! Kalau Lia tidak memohon padaku, aku tidak akan mempertimbangkannya. Bagaimanapun, ada banyak orang yang ingin bekerja sama dengan kami! Boleh saja kalian bekerja sama denganku, tapi ada tiga syarat!"


"Tolong katakan! Selama kami bisa melakukannya, kami akan memenuhinya!" jawab Joni dengan cepat.


__ADS_2