Aku Menggali 1 Ton Emas

Aku Menggali 1 Ton Emas
Bersiap-siap Main Saham


__ADS_3

Keduanya merasa lega.


Kelvin berkata, "Oh.. Robert, jika kamu memberitahuku dari awal bahwa Elysia sengaja mengatakan kamu pacarnya hanya untuk membantumu, mana mungkin aku minta duel denganmu?"


Saat makan, Robert memberitahu Kelvin apa yang terjadi di perpustakaan barusan.


Robert memutar matanya dan berkata, “Siapa yang tahu kalau kamu begitu tergila-gila sama seorang gadis?!”


“Itu juga harus lihat siapa dong! Kalau berhubungan dengan Elysia aku tidak akan memberi ampun!" Kelvin menepuk dadanya.


Robert tersenyum dan berkata, "Satu hal lagi aku lupa kasi tahu, aku ajak Elysia makan malam berduaan."


"Apa?!"


Kelvin langsung berdiri dan menatapnya. "Kamu berani?! Jika kamu berani pergi, aku tidak akan memberi ampun!"


Robert mengangkat kepala dan berkata, "Ayo coba! Kamu bisa membunuhku dulu, kalau tidak kamu tidak bisa menghentikanku!"


Kelvin berkata, "...benar tidak, sih? Kamu tidak bercanda, kan?"


"Tentu saja benar, kapan kamu melihatku berbohong?"


"Kamu berbohong padaku selama tiga tahun! Masih berani bilang tidak pernah berbohong?"


Robert mengernyit, "..."


Bisakah dia mengatakan bahwa dia tidak berbohong pada Kelvin?


Dia benar-benar tidak punya cara untuk menjelaskan ini.


"Ugh......"


Kelvin tiba-tiba menghela napas panjang, lalu kembali duduk dan berkata, "Sayang sekali kalau Elysia yang begitu cantik kencan dengan kamu yang begitu...!"


Kelvin memegang botol bir dengan wajah tertekan, lalu meminumnya.


"Ayo bicarakan hal yang lebih berguna..."


Robert meletakkan makanan di tangannya dan berkata, "Kelvin, bukankah kamu pandai main saham?"


"Ya, ada apa?"


"Ajari aku dong, aku ingin main saham," kata Robert.


Dia hanya punya waktu lima hari, dan dia harus melakukan persiapan dalam waktu lima hari ini.


Jika tidak, begitu saham Energi Baru Hantaro meroket, dan akan kehilangan kesempatan.


"Kamu ingin main saham?"


Kelvin mengerutkan alisnya dan berkata, "Main saham itu berisiko tinggi, kamu yakin mau mencoba?"


"Yah, bagaimana cara belinya?"


    "Cukup sederhana. Pertama, kamu harus membuka rekening di bursa saham. Hari pertama pembukaan rekening belum bisa trading, kamu harus tunggu satu hari! Perlu dicatat bahwa batas maksimum satu kali order pembelian saham adalah 50.000 lot! Main saham itu mudah, tapi untuk mendapatkan keuntungan itu sangat sulit! Jika kamu ingin main, aku bisa mengajarimu, tapi aku tidak jamin bisa menghasilkan uang banyak, tapi setidaknya aku bisa jamin kamu tidak mengalami kerugian besar."


Robert menepuk pahanya dan berkata, "Tunggu apa lagi! Ayo, bawa aku beli saham."


“Apakah perlu begitu buru-buru?” Kelvin bertanya dengan heran.

__ADS_1


"Omong kosong! Tentu saja aku sedang terburu-buru!"


Itu adalah saham senilai 2,2 triliun, dan hanya ada sisa waktu lima hari.


Sehari 6 miliar, hari pertama saham meroket, semua uang di tangan harus diganti menjadi saham! Kalau tidak cepat, pasti rugi besar!


Adapun masalah membeli rumah, boleh diundur dulu. Setelah balik modal, bisa beli langsung!


Saat itu, langsung beli Artha Gading Villa di Boulevard!


Memikirkan hal ini, Robert tiba-tiba tertawa.


“Ayo naik taksi saja, kamu kan kaya!” Kelvin menyarankan.


“Enak aja, naik bus!” Robert langsung menolak!


Bercanda saja!


Meskipun ada lebih dari 30 miliar di tangannya, tapi setidaknya dia harus membeli saham sebesar 30 miliar, jadi uangnya hanya tersisa sedikit saja!


Ke mana pun Robert pergi, jika bisa pakai jalan kaki, tidak akan pernah memilih naik bus, dan jika bisa pakai naik bus, dia tidak akan pilih naik taksi!


Setelah naik bus. "ding."


Tiba-tiba ada pesan masuk, setelah melihat ternyata notifikasi sistem Berita Utama Besok.


Hanya saja begitu Robert melihat headline berita, dia langsung mengernyit.


"Pada sore hari tanggal 1 Juli, bus M.03 akhirnya berhasil diangkut. Klik di sini untuk detailnya..."


Ekspresi wajah Robert langsung membeku, dia segera mengklik headline berita.


'Tanggal 1 Juli, bus M03 telah berhasil diangkat dari sungai! Ada total 29 penumpang di dalam bus, dan 9 orang telah diselamatkan sejauh ini, dua di antaranya masih dalam kondisi kritis! 20 orang tenggelam dan kemungkinan besar tidak bisa diselamatkan. Di antara mereka, termasuk Wiranto, Raja No.01 Real Estate. Menurut pengawasan video, pada pukul 13:15 tanggal 30 Juni, ketika bus M.03 melaju ke Jembatan Teksas, tiba-tiba kehilangan kendali dan berbelok ke kiri mematahkan pagar jembatan dan jatuh ke sungai! Seorang penumpang yang selamat mengatakan. "Awalnya semuanya normal-normal saja, tapi tiba-tiba tubuh sang sopir menjadi kaku dan tidak sadarkan diri, dan malah menginjak pedal gas. Bus langsung melaju di luar kendali, menabrak jembatan dan semua kaca bus pecah. Dia berhasil keluar dari jendela dan diselamatkan seseorang di tepi sungai. "Insiden ini awalnya dinilai disebabkan oleh sakit mendadak sang sopir. Penyebab sebenarnya masih dalam penyelidikan, sampai polisi mengumumkan isi kotak hitam.”


20 orang tenggelam?


Ini terlalu menakutkan, bukan?


Pada saat ini,


Terdengar pemberitahuan di bus.


"Di depan adalah jembatan Teksas, bagi penumpang yang akan turun harap bersiap-siap, terima kasih kepada para penumpang yang naik bus M.03."


Robert: "???"


Gawat!


Bus M.03?


Jembatan Teksas?


Tanggal 30 Juni?


Hari ini?


Kebetulan sekali!


Robert segera melirik waktu,

__ADS_1


13:12.


Menurut berita adalah pukul 13:15.


Ekspresi wajah Robert berubah total, dia langsung melirik ke dalam bus.


Total semua orang pas 29 orang!


Waduh!


Jadi, apakah Wiranto juga ada di bus ini?


"Yang mana Wiranto?!"


Robert langsung berteriak.


"Hah? Ada apa mencariku? Oh ya, kok kamu tahu namaku?"


Saat ini, seorang pria tua berusia 76 tahun yang duduk di depannya bertanya keheranan.


Robert berkata, "Sialan!"


Pada saat ini, dia hanya merasakan kulit kepalanya kesemutan!


Wiranto: "..."


Kamu memanggilku hanya untuk mengatakan 'sialan'?


“Sopir tolong berhenti! Aku ingin turun!” Robert berteriak dengan kuat.


Sekarang tinggal dua menit lagi sebelum kecelakaan!


Dan menurut pengalaman menyelamatkan Lia pada saat itu, kemungkinan besar kecelakaan akan terjadi lebih awal. Dengan kata lain, bus yang mereka tumpangi bisa saja jatuh ke sungai kapan saja!


"Tenang!"


Seorang wanita menatapnya dan berteriak dengan dingin. "Apakah kamu tidak tahu kalau tidak boleh parkir di atas jembatan? Apakah kamu mencoba membunuh kami semua?"


Robert sudah tidak sempat menjelaskan kepada mereka.


Cara paling aman sekarang adalah segera menyuruh sopir menghentikan bus!


"Mas, aku ingin turun, aku lagi ada hal mendesak! Jika kamu tidak berhenti, aku akan melompat dari bus!" Robert berteriak kepada sang sopir dengan cemas.


Hanya saja pada saat ini, Sopir tiba-tiba mengangkat tangannya dan membelai dahinya!


Pada waktu bersamaan, tubuhnya mulai gemetaran tanpa sadar. Bus juga mulai kehilangan kendali dan berbelok ke kiri, dan akan menabrak jembatan.


"Waduh! Ada apa ini?"


"Apa yang terjadi? Ada apa dengan sopir?"


"Astaga! Sopirnya sakit! Gawat!"


"Tidak! Bus sudah mau menabrak jembatan!"


"Mati aku! Mati aku!"


"Tolong!"

__ADS_1


"Ah... aku tidak ingin mati!"


Pada saat yang sama, suasana di bus penuh dengan keputusasaan, semua orang ketakutan, dan wanita tadi memegangi kepalanya dan berteriak seperti orang gila.


__ADS_2