Aku Menggali 1 Ton Emas

Aku Menggali 1 Ton Emas
173


__ADS_3

Saat suara Robert terdengar, suasana sekeliling tiba-tiba jatuh dalam keheningan.


Feronika terpaku menatap Robert, matanya terbelalak.


Benarkah dia akan memberinya gaji tahunan sebesar 2 miliar?


Gaji itu lebih tinggi dua kali lipat dari yang diharapkannya? Dan ini hanya gaji awal, akan terus naik ke depannya, dan cuti bisa diatur sesuai kebutuhan?


Kesempatan seperti ini sangat langka.


"Bagaimana? Tidak puas?" Kalau kau tidak puas dengan gaji ini boleh kita bicarakan lagi! Melihat Feronik tertegun, Robert bertanya dengan penasaran.


Feronika menarik napas dalam-dalam, dan berkata, "Tidak, aku sangat puas."


Sambil berkata, dia melangkah ke depan dengan kakinya yang panjang, lalu perlahan menariknya kembali, dan dengan langkah yang anggun dia kembali melangkah ke depan Robert dan bertanya, "Tetapi perusahaanmu hanya dua orang, benarkah kau bisa membayar gaji setinggi itu?"


Robert tertawa pelan dan berkata, "Aku bilang perusahaanku hanya dua orang, bukan berarti perusahaanku kecil. Hanya saja kami belum mulai merekrut orang, dan kaulah orang pertama! Jika kau masih tidak percaya ...."


Sambil berkata, Robert mengeluarkan sebuah kartu bank dan meletakkannya di atas meja di depan Feronika, lalu berkata, "Ada 6 miliar di dalam kartu ini, anggap saja aku membayar gajimu tiga tahun terlebih dulu, bonus dan kenaikan gaji nantinya akan dihitung terpisah."


"Ini ...." Feronika melihat kartu bank di atas meja, dan langsung terkejut.


Dia awalnya meragukan apakah Robert bisa memberikanya gaji sebesar 2 miliar. Bagaimanapun itu adalah jumlah uang yang sangat besar, dan itu adalah gaji tahunan, setiap tahun harus dibayarkan kepadanya. Dia tidak ingin usaha kerasnya dibayar dengan penipuan Robert.


Ternyata Robert langsung membayarkan gaji tiga tahun untuknya? Ini benar-benar luar biasa.


Tidakkah dia takut dirinya melarikan uangnya?


Bagaimanapun itu adalah 6 miliar, uang yang tidak mungkin dicapai seumur hidup oleh orang biasa, apalagi dijadikan uang tabungan.


"Tuan Robert, apakah kau benar-benar begitu percaya padaku?" Feronika bertanya dengan ragu-ragu.


Robert tertawa pelan dan berkata, "Aku percaya pada Lia. Dia bilang kau orang yang sangat layak dipercaya, orang yang selalu bekerja dengan sepenuhnya dan sangat teliti dalam masalah bisnis. Setelah bertemu denganmu, aku merasa yang dikatakan Lia benar."


Jika bukan Feronika, tentu saja Robert tidak mungkin langsung membayar gaji 6 miliar terlebih dulu.


Tetapi Feronika berbeda, pertama karena Robert benar-benar mengapresiasi Feronika, kedua karena Lia yang memperkenalkannya, jadi Robert juga merasa lebih tenang.

__ADS_1


Jika dia ingin Feronika bekerja untuknya, tentu saja dia harus menunjukkan ketulusan.


Setelah mendengar kata-kata Robert, Feronika menarik napas dalam-dalam dan dengan wajah serius menundukkan kepala.


Kemudian, dia perlahan memberi hormat kepada Robert, lalu berkata dengan serius.


"Terima kasih atas kepercayaan Tuan Robert, mulai sekarang aku akan bekerja sepenuhnya untuk perusahaan. Kapan mulai bekerja?"


Untuk Bos seperti ini, apa lagi yang harus dia pertimbangkan?


Hanya saja yang membuatnya penasaran adalah perusahaan yang hanya terdiri dari dua orang ini, sebenarnya bekerja di bidang apa?


Meskipun pengetahuannya sangat luas, dia tidak dapat membayangkan bagaimana perusahaan hanya dengan dua orang saja bisa mempekerjakan sekretaris dengan gaji tahunan sebesar 2 miliar, ini benar-benar tidak masuk akal.


Namun, tidak perlu memedulikan hal-hal seperti ini.


Sebagai karyawan yang berkualifikasi, dia hanya perlu melakukan tanggung jawabnya sebagai karyawan, hal lainnya sama sekali tidak perlu dipikirkan."


Nanti saat waktunya tiba, dia akan mengetahui apa yang seharusnya diketahui olehnya.


"Besok saja, hari ini kau beres-beres dulu dan persiapkan mentalmu, besok langsung ke gedung Longtech dan cari aku untuk melapor," kata Robert.


"Baik! Tuan Robert!" Feronika mengangguk dengan serius.


Robert menggelengkan kepala dan tersenyum ringan.


Seperti yang dikatakan Lia, Feronika dan Lia memiliki kepribadian yang berlawanan.


Feronika adalah seorang gadis yang sangat serius, dan selalu hati-hati dalam melakukan sesuatu.


Gadis seperti ini jika dalam kehidupan, atau dalam berinteraksi dengan masyarakat, pasti sangat tidak disukai, bahkan bisa dikatakan akan membuat banyak orang benci dan diasingkan.


Sementara sebagai sekretaris dari bos besar Grup Berto, melakukan sesuatu dengan hati-hati dan serius, kebetulan merupakan kebutuhan dasar yang harus dimiliki oleh seorang sekretaris.


Jika tidak, bagaimana bisa menjadi sekretaris bos besar dengan baik?"


Setelah semuanya disepakati, kedua meninggalkan kedai kopi Abadi.

__ADS_1


Robert pergi ke Gedung Longtech untuk melihat beberapa karyawan baru yang dibawa oleh Kelvin. Bagaimanapun mereka adalah karyawan angkatan pertama perusahaannya, jadi dia harus memberikan dukungan kepada mereka.


Di sisi lain, setelah Feronika pergi, dia langsung menelepon Lia.


Tak lama kemudian, Lia datang dengan mobil Maserati-nya.


"Feronika, apakah kau puas dengan pak tua itu?" Tanya Lia sambil tersenyum.


Feronika duduk di kursi co-driver dan menatap Lia dengan tidak berdaya. "Apakah kau tahu apa yang sedang kau katakan? Bagaimana kau bisa memberitahuku bahwa Robert adalah bapak tua yang bengis? Apakah matamu berada di bawah kakimu?"


Lia tertawa, "Itu karena kau baru bertemu dengan Robert dan tidak memahaminya. Jangan salah menilai dia karena usianya masih muda, pemikirannya sangat kolot seperti orangtua yang berusia enam atau tujuh puluh tahun. Yang paling penting adalah sifatnya, dia terlihat sangat lembut, tapi jika marah, emosinya tidak bisa dibendung oleh siapa pun!"


Feronika bergeming.


"Sepertinya kau mengenalnya dengan baik, apa hubunganmu dengannya?" tanya Feronika dengan penasaran.


Lia tersenyum. "Ini tidak boleh kuberitahu! Tapi mendengar apa yang telah kau ceritakan, apakah kau sangat puas dengan bos ini?"


Feronika mengangguk. "Rasanya lumyanan, dia memberiku gaji tahunan sebesar 2 miliar dan juga membayar gaji tiga tahun terlebih dulu, ini terlihat sedikit berbeda dengan yang kau katakan!"


"Kalau begitu kau harus hati-hati, jangan sampai hatimu diculik olehnya tanpa sadar!" Lia berkata sambil tersenyum.


"Tidak mungkin!"


Feronika menggelengkan kepala. "Dia adalah bos dan aku adalah sekretaris! Tugasku adalah membantunya menangani pekerjaan! Aku tidak akan mempertimbangkan hal lainnya!"


Lia mengulurkan tangannya dengan nakal dan menepuk-nepuk kaki panjang Feronika. "Ckck, kakimu yang putih ini, melihatnya saja aku tidak tahan! Apakah kau pernah mendengar, bos-bos selalu memberikan pekerjaan untuk sekretaris di siang hari dan ketika di malam hari jika tidak ada pekerjaan ...."


"Dasar!"


Feronika berkata dengan tidak berdaya. "Lia, jika kau terus seperti ini, aku akan putus hubungan denganmu!"


"Sudah sudah, jangan marah, jangan marah! Aku memperkenalkan pekerjaan yang begitu bagus dan bos yang begitu baik, tidakkah seharusnya kau mentraktirku makan?"


"Baik! Ke rumahku saja, aku akan membiarkanmu mencicipi keahlian memasakku!"


"Eh? Kau juga bisa memasak? Kalau begitu, mari kita bertanding?"

__ADS_1


__ADS_2