
Robert pulang dari Boulevard sambil menyenandungkan lagu dengan hati berseri.
Soal Freya, Robert sama sekali tidak peduli.
Langkah selanjutnya adalah memindahkan emas.
Namun, hal semacam ini hanya bisa dilakukan sendiri, bahkan Kelvin pun tidak boleh membantunya.
Jika ingin memindahkan emas, Bugatti-nya pasti tidak akan muat.
Saatnya mengeluarkan 'Grand Cherokee' milik Kelvin. Meskipun mobil itu membutuhkan banyak bahan bakar, tapi kapasitasnya sangat besar!
Robert mengeluarkan ponselnya dan menelepon Kelvin untuk meminjam mobil.
Kelvin langsung setuju tanpa mengucapkan sepatah kata pun.
Dia tentu tidak akan meminjam mobil kepada orang lain, tetapi Robert berbeda. Pertama, hubungannya dengan Robert lebih dekat daripada saudara kandungnya sendiri, dan kedua, dia mengenal Robert dengan baik, dia bisa menjaga mobilnya dengan baik, jadi dia tidak perlu khawatir.
Sepuluh menit kemudian, Robert memarkir mobilnya di lantai bawah asrama putra, Kelvin sudah menunggu di bawah.
"Wow?"
Melihat Robert, Kelvin merasa aneh dan bergumam pelan.
"Ada apa?" tanya Robert dengan heran.
Kelvin menggelengkan kepalanya dan berkata, "Bukan apa-apa, hanya saja kamu terlihat berbeda hari ini."
Roberthe tersenyum, membelai dagunya dengan percaya diri dan berkata, "Apa yang berbeda?"
Pesona sialan ini benar-benar luar biasa!
"Terlihat semakin menjijikan!"
Robert, "..."
__ADS_1
Baiklah! Tampaknya sepuluh poin pesona yang dia dapatkan hanya efektif untuk wanita, dan pria secara alami kebal terhadapnya.
Memikirkan hal ini, Robert tiba-tiba merasa lega.
Dia mengira pesonanya juga akan membuat pria tertarik padanya.
"Ini kunci mobilnya, bensinnya sudah penuh, cukup untuk kamu pakai seharian."
Kelvin menyerahkan kunci 'Grand Cherokee' miliknya.
Robert menyerahkan Bugattinya pada Kelvin, dia mengendarai Grand Cherokee kembali ke Pulomas Residence.
Satu ton emas cukup banyak, tetapi tidak memakan banyak ruang. Emas lebih berat dari besi, setelah semuanya digali, volumenya kira-kira seperti galon air mineral yang ditumpuk.
Butuh banyak waktu untuk menggali, tetapi untungnya, fisiknya saat ini sangat baik. Meskipun demikian, dia tetap lelah dan berkeringat, jika dengan fisiknya sebelumnya, dia pasti sudah mati kelelahan.
Kemudian, dia membungkus emas dengan pakaian dan memindahkannya ke SUV.
Selama pemindahan berlangsung, warga perumahan yang melihat Robert sedang memindahkan barang datang dari waktu ke waktu, dan menyapa dengan antusias, "Tuan Robert, apakah kamu akan pindah rumah? Apakah perlu bantuan?"
Dia mana mungkin berani meminta warga setempat untuk membantunya memindahkan emas, bagaimana kalau ketahuan?
"Baiklah."
Warga menanggapi lalu berjalan ke tempat yang sejuk dan mengobrol dengan warga di sana.
"Sepertinya dia akan pindah rumah."
"Wajar! Dia kan pemilik Bugatti. Dulu dia hanya menyembunyikan identitasnya. Sekarang dia hampir lulus kuliah. Bagaimana mungkin tinggal di basement tua seperti ini?"
"Oh ... sayang sekali, aku tidak akan bisa tinggal satu perumahan dengan Tuan Robert lagi!"
Setelah mengatakan ini, semua orang menghela napas.
Selama periode ini, mereka selalu memakai Robert sebagai bahan pembicaraan, mempostingnya ke instagram dan mendapatkan banyak pengikut.
__ADS_1
Diperkirakan kelak tidak akan ada kesempatan seperti ini lagi.
Butuh sepanjang sore untuk memindahkan semua emas ke Boulevard.
Setelah itu, Robert mencari semen dan menutup lubang itu sebelum pergi.
Setelah semuanya selesai, hari sudah malam, Robert segera menelepon Elysia.
Kali ini, Elysia tidak menolak lagi, dia langsung menyetujui undangan Robert. Robert sudah memesan tempat makan malam, dia memilih Rose Restoran.
Suasana di sana sangat romantis, sangat sesuai untuk tempat berkencan anak-anak muda.
Kemudian, Robert pergi mandi dengan gembira, lalu memilih pakaian yang bagus, dan langsung pergi menjemput Elysia.
Setelah setengah jam, di Angel Residence.
Di depan jendela, Dewi yang mengenakan rok putih ramping yang membungkus pinggulnya melihat ke mobil hitam yang diparkir di bawah, dan berkata tanpa sadar, "Elysia, kekasih impianmu ini benar-benar low profile! Biasanya pria akan menyewa mobil mewah untuk menjemput pacarnya, dia malah datang dengan mobil rongsokan!"
Ketika Elysia mendengar kata-kata Dewi, dia tersipu dan buru-buru berkata, "Kekasih impian? Bi, jangan bercanda!"
Setelah mengatakan itu, dia bergegas keluar.
“Yo yo yo, buru-buru sekali?” kata Dewi sambil tersenyum.
Setelah Elysia menghilang dari pintu, Dewi menghela napas, "Inilah gadis kalau sudah dewasa ...."
Dia tersenyum, seolah-olah teringat masa mudanya.
Elysia sangat mirip dengannya yang saat itu.
"Robert!"
Pada saat ini, suara teriakan lembut tiba-tiba datang dari pintu gerbang.
Robert segera menoleh, dan dia langsung tercengang ...
__ADS_1
Di depan gerbang, seorang gadis cantik berdiri di sana dengan senyum berseri serta rambut panjang dan gaunnya yang menari-nari.