
Sebuah lagu Berjanji untuk Tetap tersenyum, langsung mengubah suasana di tempat menjadi penuh semangat.
Apa boleh buat, lagu ini sangat populer di seluruh negeri saat itu, dan sekarang dinyanyikan kembali dengan cara yang baru, langsung mengubah suasana hati penonton di tempat.
Di ruang kontrol.
Orang-orang yang sebelumnya khawatir bahwa Robert akan merusak konser, sekarang sudah berubah pikiran.
"Aku salah! Bos Robert hebat!"
"Permainan pianonya sangat bagus! Sangat cocok dengan lagu ini!"
"Hebat! Kelak aku akan menjadi penggemar bos!"
"Aku juga!"
Ricky berseru dengan antusias. "Cepat! Setel lampu sorot untuk bosku!"
Sejak saat suara piano Robert terdengar, panggung konser tidak lagi hanya milik Jasmine sendirian, tetapi juga milik Robert. Bagaimana mungkn mereka boleh melewatkan kesempatan untuk mempromosikan mereka berdua?
"Sudah diatur!" kata seorang pria paruh baya disampingnya.
Di atas panggung.
Sebuah lampu sorot tiba-tiba menyala.
Di bawah cahaya lampu.
Di depan piano hitam, seorang pria muda berpakaian jas ekor walet memunggungi penonton, sepuluh jari seperti sepuluh peri yang tangkas, bergerak cepat di atas tuts.
Saat adegan ini muncul, penonton di bawah panggung menjadi hening sejenak.
Di momen berikutnya, penonton di bawah panggung seketika menjadi heboh.
Bukan karena luapan emosi seperti sebelumnya, tetapi benar-benar menjadi heboh.
Di tengah penonton.
Ryan dan Santi yang melihat adegan ini langsung berdiri dan membelalakkan mata.
Semua penonton bersorak-sorai.
"Kenapa pemuda ini terlihat begitu familier?"
"Aku juga merasa familier, sering melihatnya di aplikasi Tiktok."
"Ah! Aku ingat sekarang, dia adalah pemuda yang viral di internet beberapa hari yang lalu, yang bermain piano di Rose Restoran!"
"Apakah itu video yang dikagumi oleh Darmawan, master pianis terkenal di dalam negeri itu?"
"Mungkinkah itu palsu? Banyak video palsu belakangan ini!"
"Benar! Perusahaan hiburan terkemuka lainnya saja tidak bisa merekrutnya, mana mungkin perusahaan Starway bisa?"
"Kenapa perusahaan Starway tidak bisa? Jangan lupa dia juga muncul di Jakarta, dan kita juga berada di Jakarta! Orang yang berada di panggung itu memainkan piano dengan sangat baik, sosoknya juga mirip sekali! Pasti dia, tidak perlu diragukan!"
"Aku juga merasa itu dia! Meskipun tidak diperkenalkan, tapi benar-benar mirip sekali!"
__ADS_1
"Hah! Jika benar itu dia, selebriti internet misterius muncul di konser Jasminie, aku merasa adegan ini akan menjadi viral di Tiktok besok!"
"..."
Di ruang kontrol.
Ricky dan beberapa orang lainnya terkejut setelah mendengar teriakan penonton di luar.
Robert adalah pianis di Rose Restoran?
Mereka berusaha keras untuk menemukan pianis tersebut, agar dia bisa tampil sebagai tamu di konser Jasmine, tetapi setelah mencari begitu lama tetap tidak menemukannya, ternyata dia adalah Robert yang ada di atas panggung.
Tadi mereka meragukan kemampuan Robert, bahkan ingin mengganti Robert dari atas panggung.
Untung tidak menukarnya.
Bisa dipastikan, perusahaan mereka akan menjadi populer.
Orang-orang yang tidak menggunakan internet sama sekali tidak bisa mengerti seberapa besar kehebohan yang ditimbulkan oleh video itu di internet.
Sekarang video itu masih terpopuler di berbagai situs web.
Tidak tahu berapa banyak perusahaan hiburan yang mengeluarkan banyak uang untuk mencari informasi tentang pemuda di video itu.
Sayangnya, orang yang ada di dalam video itu hanya tampak punggung belakangnya saja, tidak menunjukkan wajahnya sama sekali, sehingga tidak ada yang tahu siapa dia sebenarnya.
Sejak itu, tidak tahu berapa banyak orang yang menyamar sebagai pemuda yang ada di dalam video, dan akhirnya kebohongan mereka semuanya terbongkar.
Bahkan ada pianis terkenal dari dalam negeri yang menyatakan dirinya sebagai orang yang ada di dalam video, dan memperoleh kepercayaan banyak orang, memikat jutaan penggemar di Tiktok.
Hasilnya, pada saat orang itu terus-menerus mencitrakan dirinya, pianis terkenal, Darmawan, muncul dan mengatakan bahwa orang itu palsu, kemampuannya kalah jauh dengan pemuda di video tersebut, dan akhirnya mempermalukan dirinya sendiri.
Bagaimanapun, di era di mana semua orang ingin terkenal, seseorang yang sudah terkenal tapi tidak ingin muncul di depan publik sangat menarik perhatian.
Tetapi sekarang, dia muncul di konser Jasmine dengan cara yang sangat tidak terduga.
Setelah peristiwa ini, meskipun seluruh industri hiburan tidak menyukai mereka, mereka hanya bisa memelototi, tetapi tidak bisa berbuat apa-apa.
Di bawah panggung.
Di Baris pertama.
Antonius berkata dengan girang. "Merdu sekali! Sungguh menarik!"
Junius di sampingnya tertawa. "Lihat tidak? Inilah kekuatan seorang artis terkenal! Suatu saat nanti, anakku juga bisa menjadi seperti itu! Sementara anakmu, mungkin sudah diusir oleh satpam."
Antonius bergeming.
Ini adalah pertama kalinya dia menyadari bahwa Antonius benar-benar orang yang menyebalkan.
Tetapi setelah dipikirkan, ke mana Robert pergi?
Kenapa sampai sekarang masih belum kembali?
Di atas panggung.
Saat not terakhir piano dimainkan, lagu ini pun berakhir.
__ADS_1
Namun antusiasme di bawah panggung, justru tidak berkurang sama sekali, malah terdengar teriakan yang semakin kuat.
"Satu lagu lagi!"
"Satu lagu lagi!"
"Satu lagu lagi!"
"..."
Di Ruang kontrol.
Ricky segera berkata kepada Jasmine. "Jasmine, sekarang konser ini sudah menjadi tren di internet! Jangan berhenti. Lanjutkan saja!"
Jasmine mengangguk dan kemudian berkata kepada para penonton di tempat. "Baiklah! Sekarang aku akan menyanyikan satu lagu lagi untuk kalian semua."
Kemudian, Jasmine kembali bernyanyi, sementara Robert memainkan musik di sampingnya.
Sementara itu, semua band di belakang berhenti mengiringi.
Karena mereka menyadari bahwa level kemampuan band mereka tidak bisa dibandingkan dengan Robert, dan akan merusak irama musik yang dimainkan oleh Robert.
Jasmine langsung lanjut menyanyikan lima lagu, bahkan menyanyikan semua lagu-lagunya, suasana di konser benar-benar mencapai puncak.
"Jasmine!"
"Jasmine!"
"..."
Teriakan terdengar bergema.
Di panggung.
Jasmine bernyanyi sangat lama, tenggorokannya sudah sangat kering.
Bagaimanapun dia sudah bernyanyi selama setengah jam, bukan sembarang orang yang bisa bertahan selama itu.
Tetapi Jasmine tidak memilih untuk beristirahat di belakang panggung.
Karena dia sangat bahagia, hasil konser hari ini jauh melampaui harapannya, dan semua ini berkat Robert.
Jika tidak ada kemampuan piano yang hebat dari Robert, konsernya tidak akan memperoleh hasil sebaik ini.
Saat ini, Jasmine terharu hingga menangis.
Dia mengusap air mata di wajahnya, tersenyum sambil berkata, "Terima kasih atas dukungan kalian! Kalian benar-benar membuatku sangat terharu!"
"Jasmine aku mencintaimu!"
"Jasmine ini layak kau dapatkan!"
"..."
Penonton di bawah panggung berteriak dengan gila.
Jasmine tersenyum dan berkata, "Kalian benar-benar sangat menggemaskan! Kalian pasti sudah menyadari, ada seorang tamu misterius di konser hari ini!"
__ADS_1
Sambil berkata, dia menunjuk ke bawah lampu sorot, pemuda yang duduk di depan piano hitam dengan punggung menghadap penonton, berpakaian jas ekor walet.