ApakahKau Bahagia?

ApakahKau Bahagia?
Bubur ayam special


__ADS_3

RASYID POV


Saat keluar dari kamar mandi anak anak sudah pergi ke kamar masing kurasa.. mungkin Titi yang menyuruh mereka, karena anak anak akan sangat patuh pada Titi, saat aku meneliti tempat tidur sesaat setelah ganti baju kulihat istriku sudah terbaring ditempat tidur dengan selimut yang hanya menyisakan kepala saja yang terlihat


Aku mendekat dan melihat matanya sudah tertutup, aku duduk ditepi tempat tidur tepat disampingnya, aku mendapatkan dorongan dari hatiku untuk membelai wajahnya kemudian rambutnya dan kukecup juga keningnya


Aku tidak berucap apapun, hanya dalam hati aku berkata, bahwa aku sangat beruntung memilikinya, sejak dulu, sejak dia masih seorang gadis kecil yang bahkan belum baligh


Maafkan aku sayang karena sering menyakiti hatimu, aku janji tidak akan melakukannya lagi, tapi bahkan sekarang aku telah lalai dalam menjagamu sehingga membuatmu sakit


Kadang aku berpikir.. apakah dengan melepaskanmu maka kamu akan menemukan seseorang yang lain yang akan sanggup lebih baik dariku untuk menjagamu


Tapi apakah aku akan rela apabila benar ada lelaki yang sanggup membuatmu bahagia, apakah aku tidak akan merasa sakit saat melihatnya


Lebih dari tiga puluh menit aku larut dalam lamunan dengan posisi yang sama


Tiba Tiba Titi bergerak perlahan dan membuka matanya sehingga membuyarkan angan angan ku


''Mass udah selesai mandinya?''tanya Titi dengan suaranya yang parau


''iya ini baru selesai.. kamu sudah tidur? anak anak sudah pada tidur juga kah? gimana rasanya sekarang, masih pusing?''


''Heu eum anak anak udah aku suruh tidur, aku nungguin kamu tapi malah ketiduran, maaf ya! pusingnya udah sembuh mas alhamdulillah''ucap Titi sembari matanya menatap mataku


Aku balas menatapnya lembut dan dalam.. wanitaku.. tangan ku terulur untuk mengelus wajahnya dia memejamkan matanya, argh aku jadi ingin mengajak nya olah raga lagi, tapi itu tidak mungkin kan? dia lagi sakit!


''Kamu mau makan sesuatu?''aku bertanya padanya untuk mengalihkan hasrat ku


''eumm enggak lah mas sudah malam, aku mau tidur aja.. kamu ngga mau tidur? ngga capek?'' tanyanya dengan mata nya yang merem melek menahan kantuk, aduhh ini godaan banget, tapi aku harus tahan

__ADS_1


Tahan Rasyid dia lagi sakit


''Ya sudah ayo kita tidur''Aku pun beranjak naik ke tempat tidur dan berbaring disebelahnya dan memeluk dia, aku akan memeluk dia sampai pagi


♡♥♡♥♡♥♡♥


Sayup sayup kudengar suara adzan subuh aku menggeliat merentangkan tanganku yang terasa kaku


Saat ku buka mata wajah istrikulah yang kulihat pertama kali, dia masih bobo, tumben dia ngga langsung bangun, biasanya dia bangun sebelum subuh, oohh iya dia kan lagi sakit, ya sudah aku aja yang masak gantian


Aku beranjak dari tempat tidur perlahan agar dia tidak terbangun, aku akan menggantiakan dia memasak dan mengurus anak anak


''Loh kok kamu sudah bangun nak? lagi ngapain?'' sapaku pada seorang anak yang sedang berdiri di dapur


''Aku lagi masak bubur ayam buat mama yah"jawab Robi


''Bisa dong yah, mama Titi yang ajarin, dulu waktu aku masih di Jakarta aku pernah pengen banget sarapan bubur ayam yang lewat depan rumah, tapi karena aku harus hemat makanya aku bikin bubur sendiri dirumah, resepnya aku minta dari mama Titi, aku telpon mama waktu itu'' ucap Robi bangga


''Wah anak ayah pintar sekali, itu kok bikin buburnya banyak sekali mau buat siapa aja? kan yang sakit cuma mama!'' aku melihat bubur yang dia bikin itu satu panci besar bisa dimakan sepuluh orang


''Ya buat kita semua yah, bubur ini kan dimakan orang yang ngga sakit juga bisa, cobain nanti yah, kalau ayah suka lain kali aku bikinin lagi'' sahut Robi sembari terus mengaduk aduk buburnya


''Ya sudah ayah bantu apa ini? tadinya ayah bangun lebih awal karena mau masak buat sarapan kalian,tapi ternyata kamu sudah start duluan''


''Ayah bantu goreng ayamnya deh, entar kalau sudah matang disuwir suwir, terus bantu bikin bawang goreng juga boleh'' sahut Robi antusias karena mendapat bantuan dariku


Setelah bubur matang dan siap disantap, Robi langsung pergi mandi dan juga membangunkan adiknya dan meminta mereka agar cepat siap siap agar saat mama mereka bangun mereka sudah siap berangkat sekolah dan mama nya tidak perlu sibuk


''Ma mama ayo bangun''ucapku seraya mengelus elus lengan istriku

__ADS_1


''eumm.. jam berapa ini mas?"dia menggeliat membuatku gemas tapi aku harus ingat dia lagi sakit


''Jam Setengah tujuh sayang''sahutku seraya menyingkirkan beberapa helai rambut yang menutupi wajahnya


Tiba tiba dia langsung bangun dan berteriak


''Ohh ya ampun mass sudah siang nih, hanya giman sama anak anak nanti mereka kesiangan sekolahnya'' dia panik dan bergegas menyibak selimut yang menutupi tubuhnya, tapi aku cepat menahannya


''Sayang sayang, udah ngga usah panik, anak anak sudah siap berangkat sekolah,''ucapku menenangkan, apa dia sudah tidak pusing lagi ya?


''Tapi mass aku belum bikin sarapan ih.. kenapa mas ngga bangunin aku sih?''


Aku tetap memegang tangannya walau terus dia berusaha untuk melepaskan


''Sayang dengar dulu dong, sstt jangan panik, ntar kamu pusing lagi, Aku sama Robi udah bikin sarapan tadi, kamu sudah ngga pusing hemm''


''Ehh iya aku sudah ngga pusing sama sekali, beneran sarapan sudah siap mas? ya udah aku mandi dulu terus nanti kita sarapan, aku lapar''ucap Titi yang membuatku tak tahan untuk tidak terkekeh, aku mencubit pucuk hidungnya yang minimalis dan mencium pipinya


''Ya sudah sana mandi, aku udah siapin air panas di kamar mandi, aku tunggu di meja makan ya sayang'' ucapku sambil beranjak ke lemari mengambilkan baju untuknya, sekali kali aku nyiapin baju dia, gantian selama ini dia yang selalu merawat aku dengan baik


Aku pun keluar kamar setelah menemukan baju yang kuharap pas untuk dia pakai hari ini, Daster bunga bunga yang berkibar, saat terterpa angin makaaa haihh pikiranku selalu saja membawaku pada hal itu sasar aku.


Sepuluh menit kemudian dia menghampiri kami di meja makan,dan benar dengan baju yang aku pilihkan,ku sambut dia dengan senyuman, dan ku ulurkan tanganku agar dia datanh kepadaku dan duduk disampingku


Dan dia pun menyambutnya, kami makan bubur ayam buatan Robi dengan lahap, dan aku selalu memuji rasa masakannya yang memang benar terasa sangat nikmat


Aku mengantar anak anak ke sekolah seperti biasa, dan sebelum aku pergi ku bisikan pada istriku agar dia dirumah saja menunggu ku kembali


♡♥ Bersambung♡♥

__ADS_1


__ADS_2