
♡Happy reading♥
Hari ini Titi membawa Rasyid pulang, setelah menyelesaikan administrasi tentunya
Titi menjadi supir buat Rasyid kala itu, sampai dirumah mereka disambut oleh teriakan gembira anak anak karena ayah mereka sudah pulang dan itu berarti ayah mereka sudah sembuh
Senyum bahagia terpancar di wajah Rasyid, dia langsung diantar ke kamar oleh Titi, dimandikan pakai air hangat yang dengan sengaja disiapkan oleh Titi, dan benar benar dimandikan, digosok pakai sabun dan Spon mandi, agar daki daki yang menempel karena saat di puskesmas hanya dilap saja badannya bisa rontok semua,Titi bahkan bersikap biasa saja saat menggosok daerah tempat senjata yang biasanya disembunyikan,walau Rasyid berusaha menggodanya,dan si senjata pun seperti menantangnya, tak kepalang tanggung Titi juga mengeramasi Dua kepala Rasyid pakai shampo yang wangi kalau laki laki kan kepalanya dua, iya nggak guys wkwkwk
Selesai dimandikan dan dipakaikan baju, lalu Titi meminta Rasyid untuk beristirahat saja di kamar,nanti saat waktunya minum obat Titi akan datang sekalian membawa makanan, karena obatnya harus diminum setelah makan
Rasyid merengek tidak mau ditinggalkan sendiri, padahal bagi seorang ibu rumahtangga seperti Titi kalau dirumah itu banyak sekali yang harus dia kerjakan yang walaupun sudah di bantu istrinya mang Ujang akan tetapi Titi tetap harus mengecek barangkali ada yang kurang
Dan pada akhirnya Titi meminta tolong kepada ketiga anaknya untuk menjaga ayah mereka selama Titi mengerjakan pekerjaan lainnya
Waktu makan malam sudah tiba, setelah memasak dibantu ibu mertua dan adik iparnya Titi kemudian pergi mandi, selanjutnya membawa suaminya yang jalannya minta dipapah untuk datang ke meja makan
Makan bersama keluarga adalah moment yang berharga, pada saat itu kita bisa saling bicara, berbagi informasi atau menyusun garis besar rencana bisnis.
Setelah makan malam selesai Titi membawa Rasyid duduk diruang Keluarga untuk menonton tayangan di televisi
Setelah masa panen kayu yang kacau karena kelakuan Rasyid sekarang semua hal tentang perkebunan ada dalam pengawasan Titi, pertemuan calon pembeli Titi alihkan kerumah lagi, dengan jamuan makanan hasil masakan Titi ataupun hasil masakan istri nya mang Ujang
Nomer telepon yang diberikan kepada klien juga nomer telepon celuler milik Titi
__ADS_1
Hendra dan Robi hari ini berpamitan untuk pulang kembali ke Jakarta, dia ingin segera menyelesaikan masalahnya dengan Cicih, entah akan jadi seperti apa hubungan mereka kedepannya ditentukan dari jawaban Cicih nantinya
Titi meminta tolong pada Hendra agar Hendra meminta Cicih menjauhi Rasyid, atau Titi tidak akan segan membalas semua perlakuan wanita itu, dengan sesuatu yang tidak pernah dibayangkan olehnya, jangan kira Titi tidak bisa melakukan apa pun, dia hanya merasa belum perlu untuk menggunakan kartu As nya tersebut.
Dan Hendra tentu saja menyanggupi permintaan Titi
Hendra merasa Dejavu dengan kejadian itu, dia pernah berada diantara Rasyid dan wanita lainnya, dan itu dulu saat dia bersama Dena si ibu kandung dari anaknya Robi
Titi juga meminta Rasyid menelepon Cicih dengan nomor Titi, dan dengan speaker yang dinyalakan Rasyid meminta maaf pada perempuan itu, karena Rasyid menjadikan perempuan itu sebagai alat balas dendam pada istrinya yang dia kira berpaling hati pada pria pria tampan yang ada di sekitarnya, padahal Titi tidak melakukan itu, Rasyid hanya cemburu buta saja, karena sebenarnya Rasyid sudah tidak punya perasaan cinta yang bisa dia berikan pada Cicih, karena semua rasa cintanya sudah dimiliki oleh istrinya Titi
Dan Rasyid menegaskan agar cicih tidak mengganggunya lagi, tidak menghubunginya lagi, dan jangan pernah berharap pada Rasyid lagi
Dan apa tanggapan Cicih???
Dia bilang dia tidak perduli! dia tidak sudi juga untuk mendekati Rasyid lagi. buang buang waktu saja dia bilang.
♡♥♡♥♡♥
Waktu terus berlalu masalah yang Rasyid timbulkan, sudah bisa diperbaiki oleh Titi
Hanya satu yang tidak bisa menjadi utuh seperti dulu lagi, walau Titi sudah berusaha melupakan sekeras apapun, mungkin tidak akan pernah bisa dia lupakan kecuali dia amnesia
Seperti halnya gelas yang retak tidak akan bisa kembali lagi seperti semula, walau masih bisa bertahan karena tidak langsung hancur berkeping keping tapi kita harus hati hati saat menggunakannya, karena kalau sampai terjatuh sekali lagi, maka bisa dipastikan akan hancur dan menyatukannya lagi adalah hal yang mustahil
__ADS_1
Memaafkan adalah sebuah keharusan.
♡♥♡♥♡♥
''De please dong.. kamu tidur dikamar kita lagi,aku sudah minta maaf berkali kali sama kamu, kamu kenapa masih belum mau tidur bareng lagi sama mas?, kita itu masih suami istri yang sah loh... tolong jangan siksa mas seperti ini lagi.. please''Rasyid memohon pada Titi untuk yang kesekian kali nya
Kenapa sampai saat ini Titi masih belum bisa dekat lagi dengan Rasyid walau Titi selalu bilang bahwa dia sudah memaafkan Rasyid, karena Rasyid belum benar benar jujur bercerita tentang kejadian waktu itu, apa yang dia lakukan bersama Cicih
Jadilah Titi selalu dihantui prasangka, bayangan bayangan yang menjijikkan yang mungkin terjadi, hal ini benar benar menjadikan batin Titi tersiksa,
''Mas aku sudah bilang sama kamu, aku ingin dengar apa yang sudah terjadi sama kalian waktu itu,apapun itu, biar pikiranku tidak selalu saja menebak nebak, apa susahnya sih?, oke aku juga heran sama diri aku sendiri, kenapa aku ngotot mau tau apa yang terjadi waktu itu, mungkin supaya bisa jadi pertimbangan aku.. harus kembali bersama kamu atau aku harus pergi meninggalkan kamu''
''Karena aku menjaga diriku mutlak, utuh untuk suamiku yang bahkan dia sudah duda, hal itu masih bisa aku terima, tapi hubunganmu dengan cicih adalah perzinahan dan aku ngga mau, bercampur dengan orang yang pernah berzina''
''Entahlah,... aku bukan sok suci ya mas, tapiii.. arghhh sudahlah,... silahkan pilih mas, mau jujur sama aku, atau tidak, bye the way itu hak kamu.. tapi aku juga punya hak untuk menolakmu, kamu mau marah, kamu mau menceraikan aku.. silahkan''
Titi menjadi keras hati karena luka akibat pengkhianatan.
''De..aku kan cuma minta kamu tidur di kamar kita lagi tapi bukan berarti aku meminta kamu melayani ku dalam hal bercinta,aku cuma ingin tidur sambil memelukmu, selama kamu tidur di kamar lain aku tidak bisa tidur nyenyak, ya de... please''
''Oke nanti malam aku ke kamar kita... puas kamu!!!" Titi yang kesal membentak suaminya.
Nanti malam dia harus berhasil membuat Rasyid buka mulut tentang saat itu.. harus!!! Titi bertekad!
__ADS_1
♥♡berhasil enggak ya Titi menguak cerita yang membuatnya seakan akan mati penasaran?
♥bersambung