ApakahKau Bahagia?

ApakahKau Bahagia?
Adik ipar rasa adik kandung


__ADS_3

Hari sudah berganti malam lagi


''Mas di hp aku ada panggilan masuk dari Desi, kamu yang angkat ya'' tanya Titi ke suaminya yang saat itu sedang duduk bersandar di tempat tidur dan di jadikan sandaran olehnya


''Oh iya, mas lupa ngasih tau kamu, dia menelpon kamu tadi pagi saat kamu tertidur, dan dia bilang kamu suruh nelpon balik ke dia, telpon dulu gih sana''jawab Rasyid


''Iih kamu mah pake lupa segala, jangan jangan penting nih Desi nelpon aku, ada apa ya?''


''Tadi sih dia bilang cuma mau curhat, tapi ngga tau mau curhat apaan, aku minta dia cerita tapi dia malah bilang suruh kamu aja nelpon balik dia''jawab Rasyid dengan tenang dan suara datar,padahal hatinya sedikit tercubit karena adik iparnya tidak mau membicarakan masalahnya sama dia, apalah aku ini kan cuma kakak iparnya, pikir Rasyid


''Eeem mungkin ini masalah wanita mas, makanya malu mau di ceritain ke kamu''jawab Titi ketika menangkap ada rasa sedih dan kecewa di nada datar perkataan suaminya


''Iya mungkin begitu''jawab Rasyid membenarkan,toh tidak semua hal bisa di bicarakan ke lawan jenis, walau itu kakak kandung sendiri pun


''Ya sudah aku nelpon Desi dulu sebentar ya mas''Titi beranjak dari tempat tidur menuju ke kursi kecil di depan meja riasnya


mendial nomer adik semata wayangnya yang sekarang berada di Jakarta, kerja bareng satu majikan bersama suaminya, tapi panggilannya tidak di angkat oleh adiknya itu, satu kali dua kali tiga kali tetap tidak diangkat, akhirnya Titi memutuskan untuk menelpon kembali besok saja, mungkin Desi sedang sibuk sekarang, ini sudah jam 10 malam


''Nggak diangkat ya? mungkin mereka lagi bikin adonan kali, besok aja nelponnya lagi, sekarang kita tidur yuk, udah malam juga biar besok nggak kesiangan sholat suburnya''


''iya mas.. '' Titi menjawab dengan lesu dan memanyunkan bibirnya, dia kesal kenapa panggilannya tidak diangkat oleh adiknya


Titi jadi kepikiran ada apa sebenarnya dengan Desi


Pagi datang selalu tepat waktu, tidak pernah terlambat atau terlalu dini, di saat Titi masuk ke kamar mandi karena ingin BAB handphonenya kembali menyanyikan nada dering dengan pilihan lagu For the rest of my life dari penyanyi tampan MAHER ZEIN sebagai nada deringnya


Tapi si pemilik handphone sedang larut dalam ritual panggilan alamnya


Rasyid masuk ke dalam kamar, tadi dia keluar untuk mengantar Putra ke sekolah sekalian membawa Putri jalan jalan naik motor, padahal jarak dari rumah ke sekolah tidak terlalu jauh hanya sekitar satu kilo meter saja, Putri langsung standby depan tv menonton acara kartun favorit nya

__ADS_1


Rasyid mencari istrinya dan melihat pintu kamar mandi tertutup,itu berarti istrinya sedang semedi di dalam sana sembari memenuhi panggilan alamnya (Titi kalau BAB sok lama jadi Rasyid mengatakan istrinya sedang semedi kalau lagi BAB)


Tiba tiba nada dering di handphone istrinya berbunyi,Rasyid memanggil istrinya


''Mama itu handphonenya bunyi''teriak Rasyid


''Angkatin yah, Desi kali tuh''terdengar suara sahutan dari dalam kamar mandi, Rasyid menghampiri dan mengangkat panggilan tersebut


''Hallo Des, ka Titi lagi semedi, kamu mau bicara sekarang aku anterin handphonenya ke kamar mandi atau nanti aja nunggu selesai?'' jawab Rasyid langsung disertai keterangan


''Yah ka Titi mah semedi nya lama, aku ngomong sama kak Rasyid aja boleh ngga?"sahut Desi


''Ngomong aja kenapa sih, kamu mau milih milih emang, mentang mentang aku cuma kakak ipar kamu jadi kamu milih kak Titi buat bicarain masalah kamu, ya itu kalau masalahnya bukan masalah khusus perempuan sih''


''Emm bukan masalah yang khusus perempuan sih, tapi kan aku takut kak Rasyid nya malas aja ngederin curhatan aku, sebenarnya gini kak.. aku lagi ngga sependapat sama suami aku, dia maunya aku cepet hamil dia pingin punya anak secepatnya, tapi aku belum siap kak, belakangan ini aku sibuk banget soalnya Tuan Lion sering pergi ke surabaya dalam jangka beberapa bulan sekali dan aku harus ikut, ya sama A Harun juga sih, tapi rasanya repot banget, capek''


''Ohh gitu.. ya kalau menurut kaka sih nih ya, sedikasihnya aja.. kenapa pake ditunda, siap ngga siap harus di siapkan! Harun itu sudah berumur 34 dia pasti sangat mendambakan seorang anak, dan kalian nikah juga udah setengah tahun lebih


''Ridho suami itu segala galanya loh Des, toh ini dalam hal kebaikan, anak itu memanglah titipan dari tuhan, mereka hadir itu tanggung jawab kita jadi bertambah,waktu istirahat kita jadi berkurang karena harus mengurus mereka juga, tapi apa kamu pernah melihat atau mendengar bagaimana perjuangan sebuah keluarga yang mendambakan keturunan yang sulit mereka dapatkan? ''


''Kamu dapat dan tidaknya titipan berupa anak, hanya tuhan yang bisa mengaturnya tapi kamu akan sangat bersyukur nantinya kalau kamu mempunyai mereka, anak anak kandung kamu sendiri,cahaya matamu pelipur laramu dan teman dikala sepimu'' Rasyid menjeda ucapannya kemudian melanjutkan nya lagi


''Kecuali kalian sepakat untuk menunda, maka silahkan ditunda, tapi jangan karena kamu merasa ingin lebih banyak punya 'me time sehingga kamu sengaja menunda maka kakak sarankan jangan.. takutnya nanti kamu sendiri yang menyesal, kamu pakai kontrasepsi kan? ''tanya Rasyid


''Iya kak Desi pake''


''Kakak ada cerita tentang efek samping kontrasepsi yang dipakai terlalu lama ketika belum mempunyai keturunan sama sekali, dia sepupu kakak.. dia terus menerus memakai kontrasepsi dan hanya akan mempunyai anak nanti setelah mereka bisa membangimun rumah Gedong, tahun berganti tahun rumah pun belum juga bisa di bangun, kemudian si istri memaksakan diri untuk pergi ke kota agar bisa mendapatkan uang uang banyak untuk membangun rumah


''Rumah pun kemudian bisa di bangun dan si istri kembali ke rumah, saat si istri sudah dirumah dan mereka sudah siap punya anak nahhh... tapi kehamilan tidak kunjung terjadi,lama kelamaan si istri tidak sabar dan memilih bercerai, si istri menceraikan suaminya melalui Pengadilan Agama''

__ADS_1


''Setahun kemudian si mantan istri tidak sengaja bertemu dengan suaminya di pasar dan pada saat itu si mantan suami sedang bersama seorang wanita yang sedang hamil besar dan sepertinya itu istrinya,pada saat itu si mantan istri juga sudah menikah lagi tapi belum juga bisa hamil''


''Poinnya di sini adalah saat seorang perempuan terlalu lama memakai kontrasepsi maka mungkin saja dia akan mengalami kesulitan untuk hamil, walau hal ini tidak terjadi pada setiap orang, kamu ngerti kan apa yang kakak coba sampaikan ke kamu Des?''


''Iya kak Desi ngerti''sahut Desi dengan suara lirih


Titi yang sudah selesai dari bertapa nya sudah duduk di samping Rasyid dari lima menit yang lalu tapi hanya diam mendengarkan pembicaraan suami dan adiknya itu, dia dapat mendengar suara adiknya juga karena di menloudspeaker sambungan telepon itu


''Ya sudah kamu pikirkan lebih dulu apa yang kakak bilang dan bicarakan hal ini baik baik dengan suamimu ya.. keputusan tetap di tangan kalian berdua, kakak hanya berusaha membuat kamu melihat masalah ini dari sisi lain, bukan dari sisi pandang kamu sendiri saja, hemm oke.. kakak tutup telponnya'' Rasyid menutup sambungan telponnya, barusan dia hendak memberikan kesempatan bicara pada Titi tapi Titi menolaknya, Titi menyuruh untuk menutup telponnya dengan isyarat bibir tanpa suara


Setelah menutup telponnya Rasyid lalau menceritakan apa yang dia bicarakan tadi dengan Desi karena Titi hanya mendengar setengahnya saja


Titi merasa setuju dengan pendapat suaminya karena dia tau juga tentang kasus adik sepupu suaminy itu, Titi bahkan tau bahwa si sepupu suaminya itu pada akhirnya berganti suami sampai tiga kali dan yang terakhir dia hamil duluan baru menikah dia frustasi karena merasa dirinya gagal dan mungkin tidak bisa mempunyai keturunan


Dia tidur dengan lelaki yang bahkan sudah punya istri dan istrinya sedang hamil tua, dia pikir kalau istri dari lelaki itu bisa hamil mungkin dia juga bisa, dan ternyata dia memang bisa hamil walau harus menjadi pelakor, saat dia tau dia hamil dan di saat itu istri dari lelaki yang menghamilinya baru saja melahirkan seorang bayi


Rasyid pada awalnya tidak tau kelakuan sepupunya tersebut, baru beberapa bulan belakangan ini saja dia tau dari bibinya tentang cerita itu


Sepupu Rasyid sekarang sudah menikahi pria tersebut dan si pria mencampakan si istri pertamanya yang mengurusi bayi mereka yang masih merah, Rasyid sangat kecewa pada kelakuan saudara sepupunya itu tapi dia tidak bisa berbuat apa apa


Sekarang Rasyid dan Titi berdo'a untuk kebahagiaan keluarga baru Desi dan keluarga mereka, semoga tidak ada masalah besar di kehidupan mereka di masa yang akan datang


♡♡♡


**jangan lupa tinggalkan like dan juga komentar


syukur syukur mau kasih hadiah koin dan poin


hope yu guys like it

__ADS_1


By LIANA ARIYAH**


__ADS_2