ApakahKau Bahagia?

ApakahKau Bahagia?
Nama untuk adik


__ADS_3

Suasana syahdu yang terasa sangat menentramkan hati dengan do,a do,a yang di bacakan pak ustadz dan para ulama yang ada di sekitar tempat tinggal Titi, acara aqiqah sedang berlangsung,beberapa orang selain Rasyid, adik ipar Rasyid (suaminya Risya adiknya Rasyid) dan beberapa ulama yang di mintai tolong untuk mencukur rambut sang bayi, Rasyid juga meminta Tuan Lion dan Fero sang asisten dan Harun juga untuk ikut mencukur sedikit rambut putrinya


Awalnya tuan Lion menolak karena merasa tidak berhak, tapi Rasyid dan Titi memaksa nya karena bagi mereka Tuannya Desi adalah orang yang penting bagi Desi,maka penting bagi mereka juga, Desi sering bercerita banyak tentang kebaikan hati tuannya pada Titi, kebaikan seseorang yang berhati mulia, sehingga timbullah rasa hormat Titi dan Rasyid pada orang itu walau mereka baru pertama kali ini bertatap muka


Alhasil mereka melihat mata tuan yang masih muda itu berkaca kaca,mungkin karena terharu, tapi hanya sepersekian detik saja karena setelah itu wajah tuan Lion kembali ke mode datar, Desi yang melihat kejadian itu hanya bisa tersenyum senang karena tuannya mau menuruti kemauan kakaknya


Sebenarnya Desi takut kalau tuannya merasa keberatan dan tersinggung akan desakan kakaknya tersebut, tapi saat Desi mendekat dan meminta maaf tuannya hanya mengelus kepalanya dan berkata ''tidak papa'' walau dalam mode wajah datangnya tapi Desi merasa kalau tuannya baik baik saja dan tidak marah 'syukurlah


Acara aqiqah selesai dengan diberikannya nama 'Putri Athifa Akbar' nama ini yang diberikan Putra sang kakak, Putra mencari rekomendasi nama untuk adiknya dalam sebuah buku yang berjudul ''Nama nama cantik sang buah hati'' dimana buku itu dibeli Titi di toko buku di kota


Putra selalu standby di dekat adiknya, bahkan dia meminta box bayi Putri agar di taruh di kamarnya, tapi Rasyid belum mengabulkan permintaan putranya, katanya ''nanti ya kalau adikmu sudah agak sedikit besar baru boleh tidur sama kakak''


Jadi Putra yang mengalah dengan membawa kasur kecil dan tidur di samping box bayi adiknya *manis banget si kakak mmuach..


Keesokan harinya Desi beserta rombongan pamit kembali ke Jakarta, ya orang penting seperti bosnya mana bisa santai terlalu lama, itu saja sudah seperti keajaiban bahwa mereka mau menyempatkan diri ikut menemani Desi pulang kampung


Rasyid menyiapkan banyak sekali sayur mayur hasil panen kebun mereka yang baru di petik dan masih segar untuk di bawa sebagai oleh oleh kembali ke Jakarta, walau tuan Lion menolak tapi Rasyid memaksa sehingga akhirnya mereka bawa juga dengan mengucapkan terima kasih banyak


Dan ada satu lagi moment yang sangat mengejutkan, saat Desi di lamar oleh Harun yang katanya si Harun ini adalah teman yang kerja di tempatnya tuan Lion juga sebagai supir pribadi, karena Desi hanya memiliki Titi sebagai kakak kandung maka Harun melamar Desi di hadapan Titi dan keluarganya, saat Desi meminta pendapat pada Titi akan diterima tidaknya lamaran dari Harun maka Titi menyerahkan semua keputusan pada Desi karena Desi lah nanti yang akan menjalani hubungan tersebut dan jawaban Desi adalah iya, Desi ternyata menerima lamaran Harun,dan pernikahan mereka akan dilangsungkan nanti 3 bulan yang akan datang, Desi menyerahkan semua persiapan keperluan untuk pernikahan kepada kakak iparnya dan Rasyid mengiyakan dengan senang hati, karena dulu saat pernikahan adik kandungnya sendiri dirinya tidak di libatkan dan hanya berperan sebagai wali saja, Rasyid tidak di libatkan dalam hal perencanaan, persiapan dll


Desi tetap harus pergi dulu ke kota tempatnya bekerja karena banyak hal yang harus dia tangani karena sekarang dia bertindak sebagai kepala pelayan pasca resign nya kepala pelayan yang lama


Tanggung jawab yang besar yang sama sekali tidak bisa dia abaikan, Desi merasa Tuannya harus tetap dia perhatikan karena sering mengabaikan kesehatan dan makan tidak teratur kalau Desi sedikit saja lalai, seperti saat Desi beberapa bulan yang lalu terkena sakit typus dan perlu di rawat di rumah sakit dalam waktu seminggu, setelah Desi sembuh kemudian tuannya lah yang jatuh sakit karena tidak teratur nya pola makan dan sering lupa minum vitamin


Desi yang baru sembuh kaget dengan kenyataan ini, padahal dirumah ada banyak pelayan yang lain tapi saat Desi bertanya pada mereka, mereka sudah melakukan kewajibannya sesuai perintah Desi tapi tuan mereka akan marah kalau mereka mengingatkan jam makan yang sudah terlewat atau vitamin yang belum di minum


Kata tuannya ''kalian mau dipecat ya, kenapa mengganggu saya, saya lagi sibuk''


Dan Desi hanya bisa mengelus dada kemudian saat mendengar jawaban pelayan yang lain yang dia beri tanggung jawab menjaga tuannya, begitulah...... (hal ini nanti akan lebih jelas dibahas di Lion ya, apa dan kenapa nya)


♡♡♡♡♡


POV PUTRA

__ADS_1


Aku senang sekali saat tau adik yang lahir adalah adik perempuan seperti yang aku mau yeaayy.. dan lihatlah dia sangat menggemaskan, aku ingin sekali memeluk dan mengendongnya di punggung ku


Tapi karena kata mamah adik masih sangat kecil dan rapuh maka sekarang belum bisa digendong dibelakang seperti aku saat di gendong ayah, dia baru bisa digendong di depan itupun harus sangat hati hati


Aku senang sekali melihat dia tersenyum walau dalam tidurnya, dia mirip sekali denganku, saat mamah mau memberi nama dan mama bertanya padaku aku memberi dia nama''Putri Athifa Akbar'' biar mirip mirip sama namaku haha.. dan mama menyetujuinya


Saat harus pergi sekolah aku menceritakan tentang adik kecilku pada teman temanku, mereka ingin sekali melihat adikku dan aku bilang pada mereka nanti saja kalau adikku sudah agak besar, seperti kata mamah


Aku sangat menyayangi adikku dengan sepenuh hati, sekarang aku tidur di dekat box bayinya dia, aku akan menjaganya takut dia di gigit semut atau nyamuk


POV PUTRA END


3 bulan kemudian hari H yang ditunggu tunggu akhirnya datang juga, hari ini adalah hari pernikahannya Desi, semua hal sudah dipersiapkan oleh Rasyid dengan baik, dari mulai penyewaan Tenda serta alat dekorasi, sound sistem, dan hiburan, hiburan di sini kami mengundang kyai atau mungkin masih ustadz karena beliau masih muda tapi tidak diragukan lagi ilmu agamanya, beliau juga pintar mencairkan suasana dengan banyolan banyolannya yang bisa di nikmati oleh lintas usia dalam artian dapat diterima oleh semua usia, tidak hanya orang tua tapi juga oleh anak muda


Ide untuk mengundang ustadz lucu ini datang dari Titi karena dia ingin melihat senyum tuan Lion sang bos dari adiknya tersebut yang selalu berwajah datar, karena sudah bisa di pastikan bahwa tuan muda tampan itu akan datang di pernikahannya Desi, bahkan tuan Lion akan menginap di rumah Titi karena rumah Desi pastilah sesak dengan semua keperluan pesta


Dan itu berhasil guys, beberapa kali senyum tuan Lion terlihat walau hanya senyum tipis, berbeda dengan asistennya Fero yang sampai tertawa ngakak.. sedangkan sang sekertaris pribadi wanita cantik bernama nona Lily itu juga tertawa sembari menutup mulutnya, yeaahh misi Titi berhasil..


Walau Titi sering bertemu dengan tuan Lion tapi dia tidak pernah berinteraksi secara langsung dengan tuan muda tampan itu, Titi merasa gugup dan takut padanya, takut salah bicara dan takut jatuh cinta wkwkwk


Saat tuan Lion akan makan Titi buru buru masuk ke rumah setelah menyiapkan semua makanan, kadang mereka berpapasan jalan lalu Titi segera menundukkan pandangannya, dan berhenti lalu bergeser untuk memberi jalan pada tuan muda itu


Tuan Lion hanya mengangguk tanpa ekspresi lalu berjalan kembali ke tujuan awalnya


Desi sudah menikah, ijab kabulnya sudah di laksanakan pagi jam 09.00 WIB dan acara pengajian di laksanakan di malam hari jam 21.00 WIB


Dan setelah 3 hari maka mereka semua akan kembali ke Jakarta


Dan kehidupan terus berjalan sampai kadang kita tidak menyadarinya, umur bertambah, yang berarti jatah hidup di dunia semakin berkurang


Suatu sore di mall kota Majenang Rasyid sedang membawa anak anak dan istrinya untuk berjalan jalan dan berbelanja kebutuhan toiletries serta membeli beberapa baju untuk anak anak yang semakin besar


2 tahun sudah berlalu sejak pernikahan Desi kini Putri sudah pintar berjalan dan Putra sudah kelas 2 SD

__ADS_1


Saat mereka akan kembali pulang setelah dari tempat perbelanjaan, mereka menaiki mobil pick up mereka, Rasyid kalau bepergian selalu pakai rumus SEKALIAN apa itu rumus sekalian, itu adalah rumus menghemat waktu (apaan si thor gaje banget)


Bukan gaje guys sini othor jelasin, Rasyid itu kalau memerlukan barang maka akan di list dulu, barang apa saja yang di perlukan, dan dia juga mengingatkan pada istrinya untuk membuat list keperluan rumah dan keperluan anak anak dan kebutuhan semua orang, NAH kalau list udah di bikin dan ada keperluan mendesak atau sekalian jalan jalan maka mereka akan membawa list tersebut dan ya.. sekalian belanja..


Pergi belanja benih, belanja pupuk dan teman temannya,alat perkebunan, keperluan rumah, keperluan anak anak dan atau pergi kulineran atau ajak anak main ditempat permainan elit itu perginya SEKALIAN


Jadi mereka bisa berangkat pagi pulang malam, tapi tetap bisa hemat waktu dan biaya transport karena perginya jarang jarang, jadi hemat bensin iya to?


Ketika mereka di perjalanan menuju pulang di pinggir jalan daerah sekitar pasar Karang Gendot Titi yang sedang memalingkan wajahnya ke sisi jendela dia melihat seseorang yang dia kenal sedang adu mulut dengan seorang pria, dan si pria terlihat menampar orang itu, sehingga membuat Titi terperanjat


''Mas mas lihat itu mas''Titi berseru pada suaminya sembari menunjuk dengan jari telunjuknya,Rasyid melirik apa yang di tunjukan istrinya


''Sudah lah mah biarin aja bukan urusan kita'' cegah Rasyid, dia tau kalau istrinya tidak tegaan, tapi dia tidak mau terlibat dengan urusan orang lain


Tapi Titi masih saja memperhatikan dua orang itu sampai dia berpaling ke belakang dan melihat dari kaca ke arah dua orang tadi


''Iihh itu mas dia sampai tersungkur, ih siapa sih laki laki itu kok mereka bertengkar di tempat umum gitu'' Titi terus saja memperhatikan mereka sampai tidak terlihat lagi karena mobil sudah berjalan sangat jauh, Rasyid hanya mendesah tidak mau perduli


''Iih mas kok gitu sih, kalau dia sampai kenapa napa gimana mas?'' seru Titi tapi Rasyid tidak menjawabnya




*cathor (catatan author♡)


Hemm.. siapa ya mereka kok Titi perduli gitu tapi Rasyid tidak perduli?


jangan tanya othor, othor juga nggak tau wkwkwk,


kalau mau tau tunggu up yang selanjutnya


see you

__ADS_1


♡LIANA ARIYAH♡


__ADS_2