ApakahKau Bahagia?

ApakahKau Bahagia?
Quality time


__ADS_3

Hari sudah malam saat rombongan kembali ke rumah masing masing,malam itu Titi tidak menginap di rumah adiknya, dia mulai merasa ingin menjaga perasaan suaminya, karena pada dasarnya dia tidak mau membuat suaminya kesal dengan sengaja. Titi adalah tipe orang yang tidak mau mendahului membuat keributan atau membuat masalah.


Anak anak sudah di suruh mandi dan pakaian mereka sudah disiapkan di kamar, mereka tadi berkata akan membongkar mainan yang mereka beli sama om nya dan Titi mengizinkannya dengan senyum dan anggukan kepala lalu kemudian Titi beranjak ke kamarnya sendiri untuk mandi dan Titi baru ingat kalau dia harus mengecek pembukuannya


Saat Titi masuk dia melihat suaminya yang sudah segar sedang memakai baju piyama nya terlihat jelas kalau dia sehabis mandi, lalu kemudian diapun bergantian membersihkan diri.


Saat mengecek pembukuan sebelum tidur, Titi lega karena tidak ada masalah disana, dia menutup kembali bukunya dengan tarikan dan buangan nafas lega.


Beranjak ketempat tidur, suaminya sudah menunggu disana, dia tersenyum dan melambaikan tangan sebagai isyarat bahwa dia ingin istrinya itu mendekat


Titi mendekat dan Rasyid segera menarik Titi untuk masuk ke dalam pelukannya.


Mereka terdiam beberapa saat saling memeluk, lalu Rasyid mencium kening Titi lama.


''Apa kamu senang hari ini de?''


''He em senang sekali''


Rasyid mengulurkan tangannya ke arah laci dan mengambil sesuatu dari sana tanpa sepengetahuan Titi, saat itu Rasyid duduk bersandar pada sandaran tempat tidur dan Titi duduk bersandar ke dalam pelukan Rasyid, moment seperti inilah yang Rasyid rindukan yang sempat dia pikir bahwa dia mungkin tidak bisa seperti itu lagi


Sikap Titi yang membeku dan lebih banyak diam membuat seolah tidak ada harapan lagi bagi Rasyid, tapi sekarang dia banyak bersyukur karena mereka bisa kembali seperti itu


Tangan Rasyid terulur ke hadapan Titi diatas telapak tangannya ada sebuah kotak beludru berwarna merah,Titi melihatnya tapi dia biasa saja bahkan tidak mengulurkan tangan untuk mengambil


Tangan Rasyid tetap dalam posisi memegang kotak itu yang berada di depan Titi'' Ambil sayang... kamu nggak mau nih?"


''Apaan sih mas? kamu beli apa lagi sih? yang kemarin dulu itu aja belum sempat aku pakai!''ucap Titi


''Sini aku buka dan coba kamu lihat dulu, kayanya kamu bakal suka deh''ucap Rasyid seraya mendekatkan kotak itu kearah tangan satunya lagi untuk membuka kotak

__ADS_1


Dan terlihatlah sebuah kalung berwarna putih (emas putih) berliontin dan liontinnya berbentuk hati, Rasyid membuka liontinnya dan didalamnya ada dua buah poto yang ditaruh di masing masing sisi


Dan poto itu adalah potonya dan poto Titi


Titi langsung tersenyum dan tangannya terulur untuk menyentuh poto yang berada diliontin itu


''Kamu dapat dari mana potonya mas''ucap Titi sembari mengamati kedua poto itu bergantian,''inikan poto pas dulu kita menikah kan mas?''


''Iya ini pas poto yang aku buat untuk buku nikah itu loh,kan aku bikinnya ngga cuma satu ada beberapa lainnya yang aku simpan, dan sekarang aku taruh didalam sini, kamu suka?"


''Iya aku suka, makasih ya mas!''


''Terima kasih kembali sayangku, istri kecilku, cintaku, pujaan hatiku,''ucap Rasyid sambil menciumi puncak kepala Titi'' sini mas pakai kan''tangan Rasyid terbuka me meminta liontin yang ada ditangan Titi agar bisa dia pakaikan


''Ihh mas mah masih suka manggil aku istri kecil, padahal aku sudah ngga kecil lagi lah, aku sudah dewasa''rajuk Titi tapi bibirnya kemudian tertarik ke samping karena dia tersenyum


''Coba angkat rambut kamu dulu, biar aku masang kuncinya gampang''Rasyid berkonsentrasi memasang pengail pada kalung itu'' Nah sudah, jangan dilepas ya, pakai aja terus, coba lihat sini, setelah kamu pakai''Titi membalikan badannya agar suaminya bisa melihat liontin yang sudah terpasang di lehernya


''Cantik sekali! ''ucap Rasyid


''Liontinnya yang cantik''ucap Titi


''Kamu yang lebih cantik, kamu adalah bidadari surgaku, segalanya bagiku, mas benar benar minta maaf untuk kesalahan mas yang lalu,mas janji tidak akan mengulanginya lagi''


''Iya mas, sudah ngga usah diungkit lagi, aku juga banyak salah sama kamu, belum bisa jadi istri yang baik buat kamu, kadang aku berpikir aku mungkin tidak pantas berada di samping kamu''ucap Titi dan sejurus kemudian wajahnya berubah sendu


''Enggak sayang, kamu lah yang paling aku inginkan berada di sisiku tidak ada yang lain yang lebih pantas expecially untuk sekarang dan selajutnya,seterusnya sampai akhir hayatku,justru akulah yang mungkin tidak pantas untukmu, bagiku kau begitu sempurna, dimataku kaulah yang terindah, kau tau?? kau adalah hidupku! tanpa mu aku merasa udara didunia seakan menghilang,sesak di dada''tangan Rasyid berada dikedua sisi wajah Titi, mendekatkan wajahnya sendiri dan mencium kening Istri kecilnya itu


Lalu mereka berdua berpelukan sejenak, ''Ayo kita tidur, sudah malam.. kamu pasti capek kan! ucap Rasyid yang dijawab anggukkan oleh Titi'' mau mas Pijetin ngga de''

__ADS_1


''Enggak mas ahh... Makasih banyak.. aku beneran capek ahh ngga mau dipijat plus plus''rengek Titi yang saat itu sudah memejamkan matanya, Rasyid terkekeh dia tidak marah karena penolakan istrinya,dia juga tau istrinya sangat lelah, dan mereka pun akhirnya tidur bersisian


kadang posisi mereka saling berpelukan kadang mereka merasa pegal dan berganti posisi dengan sendirinya disaat tidur tanpa atau dengan mereka sadari, saat mereka terbangun pasti mereka kembali mencari pelukan mereka yang hilang terlepas


Seperti halnya seseorang perlu untuk pergi sejenak, melakukan pekerjaan atau pergi membeli sesuatu yang dibutuhkan dan pada akhirnya akan kembali lagi kerumah


Seperti itulah Titi bagi Rasyid, wanita itu adalah rumah, tempat untuk Rasyid kembali setelah pergi kemanapun, dan dengan tujuan apapun, pada akhirnya dia tetap akan mencari dan kembali pada Titi


♡♥♡♥♡♥


''Kak hari ini aku yang kerumah kakak ya?


kita bikin seblak yuk, mumpung aku lagi disini''ucap Desi diseberang sambungan telepon pagi itu


''Iya sini, kakak tunggu, emangnya bikin seblak bahannya apa aja de? kakak belum pernah bikin!"Titi menjawab telepon dari adiknya sembari membolak balikan gorengan tempe di wajan yang berada di hadapannya


''Kakak ngga usah repot mikirin bahan, entar aku ke pasar dulu baru aku tempatnya kakak, kakak tunggu aja dirumah dan jangan kemana mana''


''iya iya kakak ngga kemana mana kok, ya sudah kakak tutup dulu sambungan telepon nya ya''Titi meletakkan handphone nya di meja makan dan kembali melanjutkan kegiatannya


♡♥Bersambung


Jangan lupa like nya ya


komentar kek, kasih saran dan kritik!


Syukur syukur kasih poin dan koin


Selamat membaca.

__ADS_1


__ADS_2