Assalamuallaikum Bu Guru !!

Assalamuallaikum Bu Guru !!
115 Mogok Makan!


__ADS_3

Drap


Drapp


Drapp..


''Permisi Nona, maaf apakah terjadi sesuatu? Maaf saya terlambat, saya hubungi dokter dulu!''


Perawat berbaju soft pink khas dari rumah sakit itu tampak terengah -engah kesulitan mengambil nafas. Reni semakin mengeryitkan dahinya karena merasa ada sesuatu yang tak beres.


''Apanya yang di kata sakit? Aku nggak apa kok sus, memang kenapa to?'' Reni bingung melihat susternya kelimpungan sambil terengah - engah, '' Suster baik - baik saja kan? Sini minum dulu!''


''Tadi Nona Reni berteriak kencang, apa tulangnya ngilu? Jangan bilang Nona sedang belajar jalan kaki? Hati - hati Non, kalau tak di dampingi nanti bisa berakibat fatal.''


'Andai suster tau, bukan sakit yang aku rasa sus. Tapi rindu!! Kata Dilan rindu itu berat, jamu gak akan kuat! Jadi jangan rindu, makan aja biar ringan! Hihihi...'


''Non? Non Reni?'' Panggilan suster berkali - kali menyadarkannya dari lamunan yang hampir menguasai jiwa halunya.


''Hmm.. Kenapa sus?'' Reni berusaha tampil datar, ia seolah hampir terpergok sedang kasmaran saja. Gengsi dong kalau sampai ketahuan.


''Tak apa Non, hanya bingung saja kenapa Nona senyum - senyum sendiri?''


Aku menggeleng pelan, segera memberi kode pada suster agar bisa kembali ke tempat kerjanya, aku semakin yakin kalau aku sedang jatuh cinta. Hihihi! Aku tiba - tiba pengen tidur sama Aruni, lama banget aku gak begitu? Tapi apa boleh sama singa satu itu?


Kringgg!!


Kringg!!!


''Haloo? Ya kenapa??''


''Baby? Lagi apa?'' Firman menyapa Reni lewat telfon.

__ADS_1


''Lagi mager, aku dah sembuh loh bang! Aku mau balik naik bis aja! Kereta juga bisa! Mau pulang!! Aku gabisa tidur secara baik di sini!''


''Siapa yang suruh? Hem?''


''Tak ada, tapi aku mau tinggal sama Aruni aku kangen banget sama dia!!!!!!! Aaaaaaarrrgghhhhh!!! Abang! Aku mau pulang!!! Mau Kaa...Wiiinn!!!''


''Setres!''


Tut..


Tut..


Ttut!!


Ahh!! Gemas sendiri dengan nasibku, kemarin aja aku bilang tak apa ditinggal sendirian. Sekarang aku kelimpungan rindu sana - sini. Berat banget hidup! Beruntung aku makannya banyak jadi gak ngerepotin se kecamatan! Semoga aja cepetan bisa balek! Pengen nonton Coldplay juga nih!


-


-


Tok


Tok


Tok


''Sepi! Kok gak di jawab ya?'' Bu Hakim terpaksa mencari ponselnya guna menghubungi sang menantu yang pintunya tak kunjung di buka - buka.


Ceklek!


''Buk!!!''

__ADS_1


''Ehhh sapi sapi sapi!!! Sapi sapi!'' Bu Hakim menepuk lengan menantunya itu, ''Astagfirullah anak ibu!!! Bikin kaget aja! Kalau ibu jantungan bagaimana?''


''Jangan lah buk! Tadi aku sudah mendengar tapi aku baru sholat asar, jadi maaf buk. Aruni tak membantu ibu di dapur.''


Bu Hakim tersenyum maklum...


''Yuk makan, kasian cucu - cucu ibu. Mereka pasti saking kelaparan sampai ibunya ngiler melihat cabe hijau koyor!'' Sindir Bu Hakim pada Aruni yang sudah ngeces liat menunya kali ini.


Tanpa di komando, Aruni sudah menyantap makan sorenya di meja makan bersama sang ibu mertua, mereka bertukar cerita mengenai makanan favorit dan makanan laknat yang tak ia suka.


Triiinggg


Triiiinggg


''Assalamullaikum ibuuuuu, budeeee!! Bu Kim Kim Ala - Ala Korea!!!'' Reni menyapa dengan suara khasnya melengking sampai ke jari - jari.


''Waalaikumsalam, gimana nduk ku? Sudah sehat tah? Ibu lagi makan ini, kamu lagi apa?''


''Lagi rebahan, menu di sini gak enak! Aku gabisa makan dengan baik di sini. Gak tahan aku bude! By the way, Aruni di mana?'' Reni bertanya di layar ponsel itu sembari makan roti sobek di atas ranjang.


Clinggg


Kamera belakang Bu Hakim menyoroti aang menantu yang tengah asyik makan.


Deg!


'Gilak Aruni! Itu makan apa gunung tidar pindah ke piring? Banyak amat?' Batin Reni.


''Napa? Heran kan? Banyak kan? Anak ku banyak onty! Makannya buruan sembuh biar bisa mukbang bareng. Mau makan banyak sama onty, di traktir pula!'' Sindir Aruni sembari makan siang.


''Udah kok! Aku dah bilang sama Mas Firman Run, kalau aku pengen pulang! Pengen tidur di rumahmu. Pengen kawin juga!'' Rengeknya dalam telfon bergambar itu.

__ADS_1


Brrrrruuuurrrrrr!!!


Uhukkk uhukkk!!!


__ADS_2