Assalamuallaikum Bu Guru !!

Assalamuallaikum Bu Guru !!
Bab 49 #Pingsan


__ADS_3

Reni meringis membayangkan bagaimana sakitnya ketika lontong sayur berubah jadi apem surabi yang disulap oleh para ahli bedah.


Benar saja, pemilik WO ini memang cantiknya seperti wanita tulen, bahkan glowngnya melebihi. Tapi tetap saja asalnya lontong.


"Nduk.. foto sama ibu yukk... bu Ratmini mengajak Reni duduk di saung.


"Yuuk buk.. ini pakai kacamata buk.. biar keren.. kita foto dari yang udik sampai yang keren buk.


nanti biar banyak yang melirik lumayan ibu dapet endorse san. ujarnya.


"Hah?? Gandoss?? apa itu gandoosss???


Edwin dan Indra yang masih berdiri di sisi gubug sawah menahan tawa mendengarnya.


"Endorse bu... Gandos kan kue.!!! saudaranya Rangin!!! Endors itu kita diminta iklanin barang orang, ya tergantung orang itu jualan apa. begituuuu ibuuuu....


"ohhh... Jawab bu Ratmini yang tak tahu sosmed seperti itu.


"Ayoo ibu dan mbak Reni.. Look at me..


1..


2...


3..


Cekrekkkk....


cekrekkkk... cekrekkk...

__ADS_1


"Bude mau ikutt Ren!!! Bu Hakim berlari ke saung. Karena sudah dapat pinjaman kacamata dan caping gunung.


Berbagai gaya bersama modelnya langsung memang beda. Sekarang tiba saatnya Agastya mengerjai mereka.


"Win... foto sama Reni.. Indra juga!! Cepet belaga jadi mbok - mbok emban di sawah. Kita nanti masih bikin video cinematic lohh!!! Awas aja kalau gamau!!! Awas aja gara - gara kalian kalau jadi jelek. Sinis Agastya pada ketiganya.


"Ahh yaudah kalau maksa!!! Masa foto sama model tenar di tolak!!!.. Indra mengusap keringat di dahinya.


Ia kepanasan meskipun sudah tertutup caping. Namun badannya dengan Edwin sendiri tak tertutup kain.


"Mas.. Foto sama aku yukk.. Reni mengajak Edwin. Gratisss!!! gak bayar... Kalau fansmeet baru bayar!!! canda Reni pada keduannya.


"Ehh?? Aku? Edwin kikuk.


"Ehh... aku aja.. nanti biar folowers ku biar tau kalau aku collab sama kamu. Indra tak mau kalah. Gimana enggak, Indra itu gila sosmed. Setiap ada kesempatan selalu live bareng dan menyapa kaum hallo dek.


"yaaa... kita bertigaa... ayokkk!!! Reni mengapit lengan kirinya di Indra dan yang kanan tepat di lengan kanan Edwin.


Deg..


Edwin menghela nafas, tubuhnya merasa bergetar karena berada di posisi seperti ini. Apalagi baru kali ini berada di samping perempuan apalagi sampai di gandeng.


Bisa di lihat bagaimana ekspresi miss Angela.. Ia memasang wajah sad girl, seperti melihat kekasihnya berselingkuh..


"Ohh.. mas Windd.. Winn... oh no!! Renii Handoko.. Itu win win akuhhhhh!!!! teriaknya.


"Gak akan aku makan!!! Santai aja napa. Reni menjawab dengan ekspresi datar.


"oke lanjut... Mbak Aruni.. Dan pak Agastya sebelah sini. Sambil menunjuk itu yaa.. Crew memposisikan gaya mereka berdua. Reni dan Indra malah bermain Tok Tok di sawah sambil becek - becekan.

__ADS_1


'Hhhftt.. Capek sekali ya mas..


Aku merasa sedikit pusing!!! Aruni mengeluh pada suaminya.


"Dek.. Kamu sakit?? kita udahan ajanya fotonya. Gausah banyak - banyak kalau kamu sakit. Kita ke rumah sakit yuk. Agastya melepas semua aksesories di tubuh istrinya biar lebih santai saat bernafas.


Bukkk!!! Ibuukkk!!!! Bukkk!!!! Agastya berteriak.


"Kenapa Gas??? Jangan Teriak- teriak ibuk gak budeg... Bu hakim keluar kamar berlari menuju ruang tengah.


"Aduhhh..sssssszzzttt.... Aruni memegang kepalanya yang berdenyut, ia bisa melihat semua yang ada di depannya menjadi bayangan kabur dan semakin banyak.


Plapp..


pandangan Aruni langsung gelap dan tak sadarkan diri.


"Ya Allah.. Nduk!!! Bu Hakim menutup mulutnya.


"Astagfirullah Runii!!!! bu Ratmini Kaget anaknya pingsan.


"Dekk.. kamu kenapa dek??? Ayokk bangun!!! Jangan seperti ini!!! Jangan bikin suamimu khawatir. Agastya menepuk pipi kanan kiri istrinya.


"Bu Hakim langsung membuat teh hangat untuk menantu kesayangannya itu.


"Buat apa Kim??? Tanya Nenek Jamilah.


"Aruni pingsan buk! Nggak tau kenapa. ini aku mau buatkan teh hangat.


"Apaaa??? Kenapa bisa??? Kim!!! Sebaiknya kamu ke pekarangan belakang. Ambilah 2 pucuk daun mint, cuci dan masukan ke teh nya!!! Aku cek Aruni dulu.

__ADS_1


Bu Ratmini sudah mengoles - olesi minyak angin. Semua tubuh yang di perlukan sudah di baluri minyak.


"Kenapa dengan cucu menantuku Kim??? Apa salah makan? Lalu?? Jatuhkah?? Agastya menjawab dengan gelengan kepala.


__ADS_2