Assalamuallaikum Bu Guru !!

Assalamuallaikum Bu Guru !!
Bab 53 #Sepi


__ADS_3

Plappp...


Kedua mata Aruni terbuka perlahan, pagi ini tak sedingin cuaca kemarin. Matahari sudah tersenyum cerah menyapa.


'Kemana suamiku?? hmmm... hoamm...


ahh nyenyaknyaa.. Diliriknya seisi kamar, tak mendapati keberadaan suaminya.


Apa sedang mandi ya?? Maass??? mass..


kamu di dalam?? Aruni mengetuk - ketuk pintu kamar mandi namun tak mendengar suara suaminya.


Tap


tap


tap


' Eh.. kok pada diluar sih!!

__ADS_1


Ibu, mas kok semuanya diluar sih? Ada apa? Aruni penasaran.


"Reni, Edwin dan Indra sudah duluan pulang. Reni ada kerjaan di Jogja katanya. Edwin dan Indra mungkin mengantar sampai perbatasan. Ujar suami Aruni sembari meneguk kopi.


"Iya nduk.. tak usah khawatir. Semuanya akan baik - baik saja. cukup kamu istirahat saja di kamar. Nanti kan bisa telfon Reni kalau dia sudah sampai. Ucap Bu Ratmini duduk bersama nenek Jamilah di teras sembari mengupas kacang tanah.


"Ya buk. Tapi kenapa tadi gak bangunin aku mas?? Dia nyetir sendiri ya??


"Heem dek, jangan berfikiran buruk sayang. Sudahlah tak usah dipikirkan.!! Mas sudah minta Indra untuk menyetir, Reni biar duduk aja. Kasian perempuan nyetir jauh - jauh meskipun dia bisa bawa mobil tapi keselamatan tetap yang utama. Apalagi nanti kalau Firman tau adiknya gak dijaga nanti ngamuk dia.


Edwin kan bawa mobil sendiri dek, jadi biarkan aja mereka kenalan. Nanti pasti


akrab juga, siapa tau salah satu diantara mereka ada yang berjodoh dengan sahabatmu itu.


"Makasih ya mas!! Makasi ibuk, nenek juga udah mau menerima Reni disini. Aruni gak tau kalau gak ada Reni pasti Aruni gak bisa lulus jadi seperti ini. Pasti masih minder, merasa tak pantas jadi guru, merasa tak pantas juga jadi istri mas Agas. ucapnya lirih.


"Sssttt.


Sayang stop!! Dont tell anything. Mas gamau denger apapun hal - hal yang lalu. Sekarang kita udah mau nikah resmi. Jangan sampai istriku sedih, lagain sahabatmu itu cuma kerja maksimal satu minggu. Nanti kalau dia sudah selesai pasti bakalan langsung jadi team wara wiri kita. Agastya menghibur istrinya yang tengah sedih..

__ADS_1


"Gas.. mending kamu bawa istrimu ke rumah sakit. Nenek gamau tahu pokoknya cucu mantu nenek harus sembuh. Jangan sampai sakit lagi!! Punya lakik kok gabisa lindungi kesehatannya!! Sindir nenek Jamilah pada Agastya yang mengerucutkan bibirnya.


Alhamdulillah Ya Allah. Aku sangat bahagia sekali!! Berkali - kali tiada henti aku berucap. Semua yang Engkau berikan begitu nikmat, indah dan luar biasa.


Aku bersyukur sekali suamiku, ibu mertua dan nenekku mau menerima aku dan ibuku yang sudah tak punya siapa - siapa lagi disini.


ditambah lagi temanku juga bersama kami.


Namun suamiku tak menjadikan hal tersebut untuk jadi suatu masalah.


Cambuk motivasi menghampiriku tiap hari. Agar aku terus belajar menjadi istri yang baik.


"Mas, karena Reni di Jogja.. Sing mau ngajar sekolah siapa?? mmm.. Aku ijin besok mulai ngajar lagi ya? Bolehkan?


Mass??


Aruni tersenyum getir menunggu jawaban suaminya mengijinkan atau tidak jika kembali mengajar.


Karena sudah beberapa kali sering bolos ijin mengajar.

__ADS_1


"Mmh.. besok mas pikirkan dulu dek. Sekalipun mas memberi ijin padamu, ya tetap saja mas yang akan antar jemput kamu kalau kerja. Gimana??? Hem??


Padahal ada sepeda motor. Bisa karatan kalau tak pernah dipakai. Aruni sudah tidak kaget karena sang suami memang overprotective sekali dengan dia.


__ADS_2