Assalamuallaikum Bu Guru !!

Assalamuallaikum Bu Guru !!
Bab 41 #Teko ya!!


__ADS_3

Reni tampak menikmati perjalananya. Ia terfokus ke jalanan depan, ia play music kesukaannya.


"tringgg...


tringgg....


"Ya haloo???


Okeyy!!! kapan jadwalnya??


Hmmmm.. baiklah.. nanti aku bicarakan dengan Aruni dulu Dans.. okkey... thank you..


tut..


Reni menutup telfon nya.


"Dari siapa nduk??? kok malah pasang muka gak selera sih??? tanya bu Ratmini.


"Ehhh ibuu... Sudah bangunkah??? kebisingan suara Reni bernyanyi ya buk??? hihiiii Reni terkikik.


"enggak nduk... ibuk cuma heran kenapa anak gadis ibu murung??? apa ada masalah??


kalau kamu ingin memendamnya silahkan. kalau mau bicara ya terserah saja. ibu percaya asal kamu bahagia.


"Enggak papa buk.. cuma Reni ditawarin kerjaan di Jogja, tapi kan aku harus konfirmasi dulu sama Aruni buk, soalnya satu minggu kerjaannya baru selesai. jawab Reni


"iya kalau ibu sih tak apa nduk... tapi ya memang harus di diskusikan dulu sama Runi. Biar anak - anak dikondisikan dulu. sahut wanita paruh baya yang duduk di samping Reni.


"Belok lagi... Hmmm.. mulai jalan perlahan mobilnya... kayaknya kita mau sampai buk.. siap - siap buk!!


Dua mobil sampai di halaman luas rumah joglo. Tampak bu Hakim menyambut tamunya dengan senyum tulus.


"Alhamdulillah kita sampai ya nduk.. kamu pasti lelah.. Yukk turun..


"Iya bukk... yuuk.. dah di tunggu pasangan fenomenal inii... Reni meringis dan turun dari mobil.


"Reniiii.... Mbakkyuuu!!!! Bu Hakim histeris melihat tamunya sudah sampai.


"ibuuu... ibuuu... tamune sudah sampai bukk... ini besanku sampai.. Ibu Agastya memang suka hebring seperti anaknya.


Sedangkan Edwin masih di dalam mobil menata hatinya yang berdebar - debar. ia masih merasa bersalah salah menuduh Reni seperti itu.


tok..


tokk


Indra mengetuk kaca mobil Edwin.


"Ayokkk... cepetan aku udah di WA Agastya suruh masuk. Katanya penting.


"Ahh anak itu, kapan dia tak bilang tiada hari penting setiap WA. Hhhhhzzt!!! Edwin mendesah dan keluar mobil.


Keduanya melangkah menyusuri halaman untuk masuk ke rumah joglo itu. Didalam ada Reni dan Bu Ratmini.


"Assalamuallaikum Indra mengucap salam.


"Waalaikumsallam jawab ketiganya


"ehhh... kalian to lee... kapan datangnya??? Bareng rombongan??? Sinii masuk.. ayo duduk!?? duduk.... pinta bu Hakim

__ADS_1


Reni menatap sendu laki - laki di depannya. Sesungguhnya hati nya begitu bergetar saat melihat dia. Namun dia coba biasa saja karena disini ada tetua.


"Ohhh... tamuku sudah rawuh tohh??? gimana perjalanane... jauh ya??? Ealah.. cantik sekali diaaa... siapa dia kim??? tanya wanita tua itu.


"ini mbak Ratmi teman sekampung dulu aku buk.. ini Reni putrinya mbak Ratmi.


Reni menyalami nenek Agastya itu. meskipun sudah tua tapi tetap modis karena masih kencang kulitnnya.


"itu siapa cowok - cowok tampan yang duduk anteng saja??? tanya Nenek Agastya.


"itu teman kantor Agastya buk.. mereka sudah seperti saudara sendiri..


Tap


tap... tap... tiba - tiba suara berat laki - laki mengagetkan mereka.


"Uhuuyyy... dah sampai semua yaa... gimana perjalananya ibu??? tak tersesat kan?? Agastya menyalami ibu mertuanya.


"endak le.. ibu menikmati suasana seperti ini. Jarang disana ada kawasan banyak sawah. bu Ratmini memuji daerah basah itu.


"Gimana Dra... lancarkan jalannya??


"Ya seperti yang kamu bisa lihat. Kita sampai dengan selamat. hahaha tawa Indra lirih..


Agastya mengalihkan pandangannya pada Reni. Gadis itu tampak melamun, entah dia jenuh di perjalanan atau ilfil dengan Indra.


"Renn???? Kamu gak capek nyetir sendiri??? Agastya bertanya.


"Enggak.. besok pun aku harus ke Jogja nyetir sendirj juga. Dah biasa!!! jawabnya datar tanpa ekspresi apapun.


Edwin menatap Reni intens karena dia semakin penasaran kenapa gadis itu tak terpikat sama sekali dengan modelan polisi seperti Indra. biasanya Indra selalu tebar pesona. Tapi Reni tak tersetrum sedikitpun.


Klakkk...


klakk... empat mata itu beradu pandang. mereka memandang sesaat. dan kembali mengalihkan.


"Buk.. aku mau ketemu Aruni ya..


di mana dia buk?? tanya Reni pada Ratmini.


"Coba tanyakan pada Agastya atau budemu nduk.. mungkin di rias nduk. sahutnya


Srakk.. Reni menyibakan kordenn...


"Runiiii!!!!!!!!! Aaawww... rinduwww!!! Reni memeluk sahabatnya erat bagai teletabies.


"Kapan sampai?? Lancarkan semuannya?? tanya Aruni pada sahabatnya. Reni menjawab dengan anggukan kepala sambil tersenyum.


"Coba dulu bajunya. aku udah siapin buat kamu. tuhh disana!!! tunjuk Aruni.


"okke aku ke kamar sebelah dulu.. aku coba dulu.


Saat Reni akan melangkah keluar dia menubruk seseorang..


Brughhhh....


keduanya sama - sama tak melihat.


"Kamuu!!!! Miss Angel coba menyipitkann matanya mencoba mengingat - ingat siapa yang menabraknya.

__ADS_1


"Yaaa? Maaf saya tak sengaja?? Reni menjawab santai..


"Iya tak apa.. Kamu Reni kan?? Reni model Labella Agency kan?? tanya Miss Angela memastikan.


"Ya .. saya Itu.. Reni Handoko.. Mungkin biasa dikenal Reni Arzenita. ujarnya tersenyum


"Iya... iyaaa... aku ingat.. Cyinnn... saya itu langganana toko oleh - oleh mas Firman Handoko.. Kami semua kalau lebaran atau cari souvenir pasti ke toko kakakmu. Timpalnya pada Reni.


"Terima kasih say.. udah berlangganan.. Reni tersenyum ramah...


"Cantiknya kamu... Perawatannya apa bisa bening gituu.. Ya tuhannn... aku mau kulit seperti dia. Puji miss Angela.


"Saya mah rutih cuci muka dan pakai krim harian aja. Gapernah neko - neko. Tak ada resep apapun karena aku tipee orang yang doyan makan dari pada krim hehehhe... Kan kebanyakan krim Endorsan..


"Hahahahhaa mereka semua yang ada di dalam tertawa bersama.


"Di coba dulu . nanti yang kurang pas atau enggak suka di bagian mana biar kami perbaiki. ujar tim kostum.


"Okkey... Reni melesat pergi ganti..


Wahh... Aruni benar - benar tau seleraku.. baju ini Kuning arti bahasa jawanya Djenar.. benar - benar seperti jegeg bali hihihii... Reni membolak balikan badannya di cermin kamar pas itu.


Ceklekk... Reni keluar kamar pas, dan menunjukan Aruni.


"Bagus yaa. tak ada yang di rubah kok.. aku suka banget.. ngomong - ngomong kebaya ini


dipakai kapan??? Tanya Reni pada crew.


"Besok.. hari ini cuma foto pas sunset aja. cuma aku sama mas Agastya. tapi kalau kamu mau foto bisa kok, ya kan miss.. tanya Aruni pada miss Angela.


"Yuhuuw... Boleh banget. nanti aku promotin di instakilo aku. Kalau ada model terkenal kolaborasi sama WO aku. hihiihi miss Angela tos telapan tangan dengan Aruni.


"Wani piroooo????? Ha?? ha??ha??? Reni menjentikan jarinya sambil menaik turunkan kedua alisnya.


"Kamu kan udah banyak duit. masak masih butuh duit receh sih... Aruni memutar bola matanya.


"hhhh... Reni berdecih keluar ruangan. Ia berniat ganti baju mau istirahat. Dia ingin rebahan sambil mainan handphone nya.


"Hmmm... pap foto dulu ahh.. bagus banget Aruni pilihannya. Hihi.. lumayannm gratissszzzz..


Ceklek..


Dug...


Reni menabrak dada bidang di depannya. Tak ingin marah atau emosi karena dia sudah terpikat aroma maskulin dari tubuh itu.


"Maaf saya tak sengaja. Permisi. Reni melenggang pergi.


langkahnya terhenti karena lengannya di cekal oleh lelaki itu.


"Reni!!!!


Deg....


"Saya mau minta maaf atas perbuatan saya kemarin. Maafkan semua ucapan saya yang tidak mengenakan di hatimu. Aku mohon maafkan aku. Saya salah menilai wanita sebaik kamu. Terima kasih. Edwin membungkukan badannya dan pergi.


"Kenapa dia minta maaf seperti dengan istrinya atau mungkin pacarnya. Ahhh.. dia sudah menyadarii dimana letak kesalahannya. Baguslahh!!! Dia sangat manisss... Aku semakin kagum dengannya. Ohhh Edwin mengapa kau keturunan kulkas 2 pintu???... gumam Reni lirih..


bersambung

__ADS_1


__ADS_2